Analisis Kecurangan Laporan Keuangan: Pendekatan Fraud Pentagon Theory

Estu Ratnasari, Badingatus Solikhah

Abstract

The purpose of this study aims to test the fraud pentagon theory in detecting fraudulent financial statements. It consisting of three variables from the pressure component, e.g., financial target, financial stability, and external pressure. Others, two variables from the opportunity component (effectivity monitoring and external auditor quality), one variable from the rationalization component (changes in auditor), two variables from the competency component (change of directors and board members with international experience), as well as one variable from the arrogance component (CEO duality). The research population was banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2015-2017. Data analysis tool used is panel data regression using the program EViews 9. The results of the study show that financial stability has a negative and significant effect on fraudulent financial statements. Meanwhile, financial target, external pressure, effectivity monitoring, external auditor quality, changes in auditor, change of directors, board members with international experience, and CEO duality  doesn’t effect on fraudulent financial statements.

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji teori fraud pentagon dalam mendeteksi kecurangan laporan keuangan. Terdiri dari tiga variabel komponen tekanan yaitu target keuangan, stabilitas keuangan, dan tekanan eksternal. Selain itu, dua variabel dari komponen kesempatan (efektivitas pengawasan dan kualitas auditor eksternal), satu variabel dari komponen rasionalisasi (pergantian auditor), dua variabel dari komponen kompetensi (pergantian direksi dan pengalaman internasional anggota dewan), serta satu variabel dari komponen arogansi (CEO duality). Populasi penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2015-2017. Alat analisis data yang digunakan yaitu regresi data panel dengan menggunakan program Eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas keuangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Sementara itu, target keuangan, tekanan eksternal, efektivitas pengawasan, kualitas auditor eksternal, pergantian auditor, pergatian direksi, pengalaman internasional anggota dewan, dan CEO duality tidak berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan.

Keywords

fraud pentagon theory; kecurangan laporan keuangan

Full Text:

PDF

References

ACFE. (2018). Report to the nation 2018 Global Fraud Study on occupational fraud and abuse Asia-Pacific Edition.

Apriliana, S., & Agustina, L. (2017). The Analysis of Fraudulent Financial Reporting Determinant through Fraud Pentagon Approach. Jurnal Dinamika Akuntansi, 9(2), 154–165.

Bawekes, H. F., Simanjuntak, A. M. A., & Daat, S. C. (2018). Pengujian Teori Fraud Pentagon terhadap Fraudulent Financial Reporting. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Daerah, 13, 114–134.

Crowe. (2012). The Mind Behind The Fraudsters Crime : Key Behavioral and Environmental Elements. Crowe Horwath LLP, 1-62.

Crowe, H. (2011). IIA Practice Guide: Fraud and Internal Audit. Western Regional Conference, 1–49.

Detikfinance. (2018). Bank Bukopin Permak Laporan Keuangan, ini kata BI dan OJK (online). https://finance.detik.com/moneter/d-3994551/bank-bukopin-permak-laporan-keuangan-ini-kata-bi-dan-ojk. Diakses pada 5 Maret 2019.

Jensen, M., & Meckling, W. (1976). Theory of The Firm: Managerial Behaviour, Agency Costs and ownership Structure. Journal of Financial Economics, 3, 305–360.

Jones, J. (1991). Earning Management During Import Relief Investigations. Journal of Accounting Research. 29(2), 193-228.

Kurnia, A. A., & Anis, I. (2017). Analisis Fraud Pentagon dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan dengan Menggunakan Fraud Score Model. Simposium Nasional Akuntansi XX, 1–30.

Lin, C., Chiu, A., Huang, S. Y., & Yen, D. C. (2015). Detecting The Financial Statement Fraud : The Analysis of The Differences Between Data Mining Techniques and Experts’ Judgments. Elsevier.

Nainggolan, N., & Solikhah, B. (2016). Pengaruh Asset Growth, Leverage, dan Earning Variability terhadap Risiko Sistematik. Accounting Analysis Journal. 5(2), 86-94.

Nurochman, A., & Solikhah, B. (2015). Pengaruh Good Corporate Governance, Tingkat Hutang dan Ukuran Perusahaan terhadap Persistensi Laba. Accounting Analysis Journal. 4(4), 1-9.

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33 /POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

Razali, W. A. A. W. M., & Arshad, R. (2014). Disclosure of Corporate Governance Structure and The Likelihood of Fraudulent Financial Reporting. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 145, 243–253.

Saputra, M. A. R., & Kesumaningrum, N. D. (2017). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Fraudulent Financial Reporting dengan Perspektif Fraud Pentagon pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2015. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 22(2).

Septriani, Y., & Handayani, D. (2018). Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan dengan Analisis Fraud Pentagon. Jurnal Akuntansi, Keuangan Dan Bisnis, 11(1), 11–23.

Setiawati, E., & Baningrum, R. M. (2018). Deteksi Fraudulent Financial Reporting menggunakan Analisis Fraud Pentagon : Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur yang Listed Di BEI Tahun 2014-2016. Riset Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 3(2), 91.

Siddiq, F. R., Achyani, F., & Zulfikar. (2015). Fraud Pentagon dalam Mendeteksi Financial Statement Fraud. Seminar Nasional Dan The 4th Call for Syariah Paper 1, 1–14.

Skousen, C. J., Smith, K. R., & Wright, C. J. (2009). Detecting and predicting financial statement fraud: The effectiveness of the fraud triangle and SAS No. 99. Emerald Insight, 19(1), 15–28.

Tessa, C., & Harto, P. (2016). Fraudulent Financial Reporting: Pengujian Teori Fraud Pentagon pada Sektor Keuangan dan Perbankan di Indonesia. Simposium Nasional Akuntansi XIX, Lampung, 1–21.

Ulfah, M., Nuraina, E., & Wijaya, A. L. (2017). Pengaruh Fraud Pentagon dalam Mendeteksi Fraudulent Financial Reporting (Studi Empiris pada Perbankan di Indonesia yang Terdaftar di BEI). The 9th FIPA: Forum Ilmiah Pendidikan Akuntansi - Universitas PGRI Madiun, 5(1), 399–417.

Vivianita, A., & Indudewi, D. (2018). Financial Statement Fraud pada Perusahaan Pertamangan yang Dipengaruhi oleh Fraud Pentagon Theory. Dinamika Sosial Budaya, 20(1), 1–15.

Yang, D., Jiao, H., & Buckland, R. (2017). The Determinants of Financial Fraud in Chinese Firms : Does Corporate Governance as an Institutional Innovation Matter ? Technological Forecasting & Social Change.

Yusof, M., Khair, A., & Simon, J. (2015). Fraudulent Financial Reporting: An Application of Fraud Models to Malaysian Public Listed Companies. The Macrotheme Review, 4(3), 126–145.

Zulaikha, N. O., & Smith, A. J. M. (2017). Predicting fraudulent financial reporting using artificial neural network. Journal of Financial Crime, 24(2).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.