PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTEK KONSERVASI LAHAN PADA AGROFORESTRY ILENGI

Abdul Samad Hiola, Dian Puspaningrum

Abstract

 

Informasi pengetahuan yang terbatas tentang praktik konservasi lahan di agroforestri ilengi menjadi penghalang bagi penerapan agroforestri secara luas. Praktek konservasi lahan dan adaptasinya oleh  petani di Desa Modelidu dengan mengeksplorasi pengetahuan, sikap, dan persepsi mereka di agroforestri  ilengi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan praktek konservasi lahan di agroforestri  ilengi.  Hasil penelitian menunjukan tingkat pengetahuan dan sikap sebagian besar petani responden di Desa Modelidu mengenai penerapan konservasi lahan di agroforestri  ilengi  berada  pada  kategori  buruk (43% dan 46%)  sampai dengan   sedang (37% dan 34%).  Sehingga berdampak pada praktik   berada pada kategori buruk (66%) sampai dengan sedang (28%).  Sedangkan faktor tingkat pendidikan dan sikap petani responden yang  mempengaruhi  praktik  penerapan konservasi lahan di agroforestri  ilengi.

Keywords

pengetahuan; sikap; konservasi lahan; agroforestry

Full Text:

PDF

References

Adi, R. N., & Pramono, I. B. (2018). REHABILITASI LAHAN KRITIS DENGAN POLA AGROFORESTRI DAN PREDIKSI. In Seminar Nasional Geografi UMS IX 2018 (pp. 76–87).

Aini,FK.,Kurniawan,S, Wibawa,G,danHairiah,K.(2010).Studi Biodiversitas: Apakah agroforestri mampu mengkonservasi keanekaragaman hayati di DASKonto?.WorldAgroforestryCentreICRAF.Bogor.Indonesia.

Chaiklin. (2011). Attitudes , Behavior , and Social Practice. The Journal of Sociology & Social Welfare, 38(1).

Debara, M., & Gebretsadik, T. (2017). Assessment of knowledge , Attitude and practice of the local community on watershed management at kindo koysha woreda of wolayta zone. International Journal Agriculture, 2(1), 1–17

Dufour, L., Metay, A., Talbot, G., & Dupraz, C. (2013). Assessing light competition for cereal production in temperate agroforestry systems using experimentation and crop modelling. Journal of Agronomy and Crop Science, 199(3), 217–227. http://doi.org/10.1111/jac.12008

FAJRI, I. (2015). Pengetahuan, persepsi, dan sikap ibu terhadap paud nonformal. INSTITUT PERTANIAN BOGOR.

Fuadi, R. T., & Wicaksono, K. P. (2018). APLIKASI HERBISIDA BERBAHAN AKTIF ATRAZIN DAN MESOTRION TERHADAP PENGENDALIAN GULMA DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS ( Zea Mays L . Saccharata ) VARIETAS BONANZA, 6(5), 767–774.

Goutille, F., Crini, V., & Jullien, P. (2009). Knowledge, Attitudes and Practices for Risk Education: how to implement KAP surveys - Guideline for KAP survey managers. http://doi.org/ISBN: 978-2-909064-21-5

Harihanto. 2001. Persepsi, Sikap, dan Perilaku Masyarakat terhadap Air Sungai: Kasus Program Kali Bersih di Kaligareng, Jawa Tengah [tesis]. Bogor: Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Hairiah, K., Sarjono, M.A, Sabarudin, M.S. 2003. Pengantar Agroforestry. Bruno Verbist World Agroforestry Center (ICRAF), Bogor.

Hiola, A. S., Bachtiar, & Husain, A. W. (2012). Analisis Kekayaan dan Keanekaragaman Spesies Pohon pada Agroforestri ilengi ; Studi Kasus di Hutan Pendidikan Universitas Gorontalo. Jurnal Ilmiah Agropolitan, 5(9), 765–772.

Lubis, M. R., Kaskoyo, H., Yuwono, S. B., & Wulandari, C. (2018). Kearifan lokal dalam pengelolaan mata air di desa sungai langka, kecamatan gedong tataan, kabupaten pesawaran, provinsi lampung. Jurnal Hutan Tropis, 6(1), 90–97.

Ma’ruf, A. (2017). AGROSILVOPASTURA SEBAGAI SISTEM PERTANIAN TERENCANA MENUJU ( AGROSILVOPASTURAI AS PLANNED FARMING SYSTEMS TOWARDS SUSTAINABLE AGRICULTURE ). Jurnal Penelitian Pertanian Bernas, 13(2), 81–90.

Michon G. and de Foresta H. 1995. The Indonesian Agroforest Model: Forest Resource Management and Biodiversity Conservation. Dalam: Halladay P and Gilmour DA (eds.), Conserving Biodiversity outside protected areas. The role of traditional agroecosystems. IUCN: 90-106.100.

Nair, P.K.R. 1993. An Introduction to Agroforestry. Kluwer Academic Pugusher in Cooperation with International Center for Research in Agroforestry. Bogor.

Nandini, R. (2018). Benefits Analysis of Agroforestry Farming Patterned Candlenuts , Cacao , Coffee and Banana in Sesaot Community Forest , West Lombok. Jurnal Faloak, 2(1), 1–12.

Notoatmodjo,s. 2005. Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta : PT Rineka Cipta.

Rahaditya, S. I. (2015). Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Pedagang Unggas di Pasar Jatinegara Terhadap Pengendalian Avian Influenza. Institut Pertanian Bogor.

Sarwono J. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta (ID): Graha Ilmu.

Safira, G. C., Wulandari, C., & Kaskoyo, H. (2017). Kajian Pengetahuan Ekologi Lokal Dalam Konservasi Tanah Dan Air Di Sekitar Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman. Jurnal Sylva Lestari, 5(2), 23–29.

Sari, R. R., Hairiah, K., & Suyanto. (2018). KARAKTERISTIK HUTAN RAKYAT JATI DAN SENGON SERTA MANFAAT EKONOMINYA DI KABUPATEN MALANG. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis (JEPA), 2(2), 129–137.

Sarwono SW. 2002. Psikologi Sosial: Individu dan Teori-Teori Psikologi Sosial. Jakarta (ID): Balai Pustaka.

Sundari, M. T. (2011). Analisis biaya dan pendapatan usaha tani wortel di kabupaten karanganyar. SEPA, 7(2), 119–126.

Wahyuningsih, S., & Astuti, A. (2015). MODEL PENGELOLAAN AGROFORESTRI KAKAO ( THEOBROMA CACAO L .) TERHADAP KONTRIBUSI PENDAPATAN RUMAH TANGGA ( Suatu Kasus di Kecamatan Anyar Kabupaten Serang Provinsi Banten ), 3(2), 113–134.

Yasir, J. R., Fuad, A., & Wahida. (2018). JURNAL OF ECONOMIC , MANAGEMENT AND ACCOUNTING. JURNAL OF ECONOMIC, MANAGEMENT AND ACCOUNTING, 1(1), 34–41.

Yuantari, M. G. C., Widiarnako, B., & Sunoko, H. R. (2013). Tingkat Pengetahuan Petani dalam Menggunakan Pestisida ( Studi Kasus di Desa Curut Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan ). In Prosiding Seminar Nasional Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan 2013 Tingkat (pp. 142–148).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.