STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA KARST DI DUSUN RAMMANG-RAMMANG KABUPATEN MAROS

Muliana Djafar, Muh Faisal Mappiasse

Abstract

Ekowisata merupakan suatu bentuk perjalanan wisata ke areal alami yang dilakukan dengan tujuan mengkonservasi lingkungan dan melestarikan kehidupan serta kesejahteraan penduduk setempat.  Penelitian ini bertujuan:  (1) mengidentifikasi potensi wisata yang ada pada Dusun Rammang-Rammang(2) menyusun strategi pengembangan ekowisata karst di Dusun Rammang-Rammang.Pendekatan penelitian ini kualitatif dengan teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif dan SWOT. Pengumpulan data melalui observasi lapangan,wawancara dan studi literatur.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman obyek wisata yang terdapat pada Dusun Rammang-Rammang sangat beragam, dimana dapat diketahui dengan teridentifikasinya potensi-potensi wisata yang terdapat pada kawasan tersebut, baik secara fisik, biologi maupun sosial budaya. Faktor pendukung yang terdiri dari kekuatan dan peluang, yaitu: merupakan tujuan wisata yang jarang ditemui karena keindahan karst yang eksotis, memiliki obyek wisata yang beragam,meningkatkan potensi sosial yang ada serta sumberdaya alam dapat terjaga dengan baik. Sedangkan faktor penghambat terdiri dari kelemahan dan ancaman, yaitu; obyek dan daya tarik wisata belum tertata dengan baik, pengelolaan obyek wisata yang kurang professional, kurangnya fasilitas pendukung, dan terbatasnya sumber dana bantuan dari pemerintah. Hasil perhitungan matrik IFAS dan EFAS menghasilkan nilai sumbu X sebesar 1.2 dan sumbu Y sebesar 0.8. Hal ini menunjukkan posisi strategis berada pada kuadran I, dengan rumusan strategi S-O, yaitu; mempertahankan keindahan serta keunikan sumberdaya alam agar tetap terjaga,melibatkan masyarakat luar dalam pengelolaan ekowisata, pembentukan lembaga potensi ekowisata dan menambah keragaman atraksi budayayang dikemas dalam satu paket wisata.

Keywords

strategi; ekowisata; karst; SWOT

Full Text:

PDF

References

Arief A. (1994). Hutan, Hakikat dan Pengaruhnya terhadap Lingkungan.Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Achmad A. (2002). Potensi Kawasan Kars Maros-Pangkep dan Usulan Taman Nasional Hasanuddin. Jurnal Penyuluhan, 4 (1): 27 – 45.

Achmad A. (2011). Rahasia kosistem Hutan Bukit Kapur. Surabaya: Brilian Internasional.

Hanafi. (2007). Analisis Potensi Ekowisata Kabupaten Pangkep.Jurnal Ilmiah Pariwisata, 12 (3): 207-216.

Hadiwijoyo S.S. (2012). Perencanaan Pariwisata Perdesaan Berbasis Masyarakat. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Indrawati A. (2004). Kajian Potensi dan Pengembangan Ekowisata Goa pada Kawasan Karst Kabupaten Gunungkidul.Jurnal Tesis. Yogyakarta: Program Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada.

Iwan N. (2011). Ekowisata dan Pembangunan Berkelanjutan.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Latupapua Y.T. (2008). Study Potensi Kawasan dan Pengembangan Ekowisata di Tual Kabupaten Maluku Tenggara. Jurnal Ichsan Gorontalo, 3 (1):1360-1375.

Nugroho P. & Suryono M.Y. (2013).Strategi Pengembangan Ekowisata di Pantai Pangandaran Kabupaten Ciamis Pasca Tsunami. Journal of Marine Research, 2(2): 11-21.

NugrohoI.(2011). Ekowisata dan Pembangunan Berkelanjutan.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Psikozone. (2011). Masyarakat Kota Lebih Mudah Stress.Diakses 27 Oktober 2012.Available from http://www.psikologizone.com.

Rangkuti F. (2012). SWOT Balance Scorecard.Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Rangkuti F.(2013). Analisis SWOT.Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Soegianto A. (1994). Ekologi Kuantitatif. Surabaya: Usaha Nasional.

Santosa W.L. (2006). Identifikasi Kerusakan Kawasan Karst Akibat Aktivitas Penambangan di Kabupaten Gunung Kidul. Gunung Sewu Indonesia Cave dan Karst. Jurnal 2 (1): 22-37.

Winarno G.D. (2004). Kajian Pengembangan Wisata di Taman Hutan Raya WanAbdul Rachman Propinsi Lampung (Tesis). Bogor: Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.