Faktor yang Berhubungan dengan Keaktifan Kunjungan Lanjut Usia ke Posyandu Lansia
DOI:
https://doi.org/10.32662/gjph.v1i2.376Keywords:
lansia, layanan kesehatan, pengetahuanAbstract
Populasi lanjut usia (Lansia) membawa berbagai implikasi dari aspek sosial, ekonomi, keadilan, politik terutama kesehatan. Masalah kesehatan adalah salah satu masalah utama bagi penduduk lanjut usia, karena berhubungan dengan masalah fisiologis yang terjadi secara alami serta kekhawatiran yang subsistensi. Salah satu upaya penanganan masalah kesehatan lansia adalah melalui perawatan kesehatan masyarakat lansia. Tujuan penelitian untuk menentukan faktor-faktor yang terkait dengan kunjungan lansia ke Posyandu Lansia. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian lansia yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Bongomeme, Puskesmas Tibawa, Puskesmas Batudaa dan Puskesmas Limboto Barat di Kabupaten Gorontalo sebanyak 349 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2017 - Februari 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p value = 0,006) dengan kunjungan lansia ke Posyandu Lansia. Namun, tidak ada hubungan yang signifikan antara keaktifan kader (p value = 0,871), dukungan keluarga (p value = 0,642) dan jenis layanan (p value = 0,225) dengan kunjungan lansia ke Posyandu Lansia di beberapa Puskesmas di Kabupaten Gorontalo. Kepada semua penyelenggara Posyandu Lansia kiranya dapat menempatkan Posyandu pada posisi yang strategis dan tidak terlalu jauh dari rumah kelompok Lansia, untuk memudahkan akses Lansia berkunjung ke Posyandu Lansia.References
Depkes RI. (2010). Pedoman Pelatihan Kader Kelompok Usia Lanjut Bagi Petugas Kesehatan. Jakarta: Direktorat Kesehatan Keluarga.
Dianasari. (2011) Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kunjungan Lanjut Usia Ke Posyandu Lanjut Usia. Naskah Publikasi : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Dikes Kabupaten Gorontalo. 2017. Profil Kesehatan kabupaten gorontalo.
Dikes, P, Gorontalo. (2014) Profil Kesehatan Provinsi Gorontalo. Gorontalo : Dikes Provinsi Gorontalo.1–189.
Erfendi. (2008). â€Pengelolaan Posyandu lansia†dalam www.erfendi-blogspot.com. Tanggal Akses 17 Desember 2010, pukul 11:20 WIB.
Hikmawati Laela. (2014) Hubungan Dukungan Keluarga Dan Peran Kader Dengan Keaktifan Lanjut Usia Dalam Mengikuti Kegiatan Di Posyandu Desa Pucangan. Naskah Publikasi :Fakultas Ilmu Kesehatan
Kemenkes. (2013) Pedoman Pembinaan Kesehatan Usia Lanjut Bagi Petugas Kesehatan. Jakarta: Bina Kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan.
Kurniasari. (2013) Hubungan Akses Ke Posyandu, Dukungan Keluarga, Dan Keluhanfisik Dengan Keaktifan Lansia Mengikuti Kegiatan Posyandu Puspasari Abadi V Di Gonilan Kartasura. Publikasi Ilmiah Program Studi Keperawatan.
Sukmawati, dkk. (2015) Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Lansia Dalam Memanfaatkan Posyandu Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Landono.Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo
Yuni 2009. Posyandu Lansia. http://bidandesa.com/posyandu-lansia.html (16 Januari 2010)





