Kelimpahan dan Keanekaragaman Ikan yang Tertangkap di Muara Sungai Biau Kabupaten Gorontalo Utara

Authors

  • Saipul Saipul Universitas Gorontalo
  • Asniati Ningsih Universitas Gorontalo
  • Meriyanti Ngabito
  • Nurul Auliyah Universitas Gorontalo
  • Izza Mahdiana Apriliani Universitas Padjajaran

DOI:

https://doi.org/10.32662/gfj.v6i1.3320

Keywords:

Kelimpahan, Keanekaragaman, Ikan, Muara Sungai, Biau

Abstract

Sungai Biau merupakan sungai besar yang berada di kecamatan Biau, kabupaten Gorontalo Utara. Muara sungai Biau mempunyai potensi sumber daya ikan yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk konsumsi sehari-hari atau untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan keanekaragaman ikan yang ditangkap di muara sungai Biau kabupaten Gorontalo Utara. Hasil penelitian menunjukkan jenis ikan di muara sungai Biau kabupaten Gorontalo Utara yang berhasil ditangkap pada saat pendataan adalah ikan Petek (Photopectoralis bindus), Kwe Lilin (Caranx Tille), Kerong-kerong (Terapon jarbua), Belanak (Chelon subviridis), Besot (Sillago sihama), Gelagah Laut (Lepidamia hyalosoma), Tantan (Lutjanus sp.), Bandeng (Chanos chanos), Baronang (Siganus vermiculatus). Kelimpahan ikan di muara sungai Biau pada stasiun I yang tinggi adalah ikan kwe lilin sebesar 27% dan terendah Ikan tantan sebesar 4%, stasiun II yang tertinggi yaitu ikan kerong-kerong sebesar 25% yang terendah yaitu ikan besot sebesar 1% dan kelimpahan jenis ikan tertinggi di stasiun III adalah ikan kerong-kerong sebesar 25% terendah yaitu ikan petek sebesar 1%. Nilai keanekaragaman yang terendah yaitu pada stasiun I sebesar 1,79 H’ kemudian stasiun III sebesar 1,88 H’ dan yang tertinggi terdapat pada stasiun II yaitu sebesar 1,96 H’.

References

Arifin Z, Puspitasari R, Miyazaki N. (2012). Heavy Metal Contamination in Indonesian Coastal Marine Ecosystems: A Historical Perspective. Coastal Marine Science, Vol 35 No. 1, (2012): 227-233.

Burhannudin, Iqbal A. (2014). Ikan dan Segala Aspek Kehidupannya. Yogyakarta: Deepublish.

Wahyu, W., Agung., Sugyarto. (2013). Keanekaragaman jenis ikan di kawasan inletdan outlet Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Jurnal Bioteknologi, Vol. 10, No. 2, (2013): 43-50.

Effendie. (2002). Biologi Perikanan. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusantama.

Ghufran, H., M. & Tancung, A., B. (2007). Pengelolaan Kualitas Air dalam Budidaya Perairan. Jakarta: Rineka Cipta.

Gunawan E. H, & Jumadi. (2016). Keanekaragaman jenis dan sebaran ikan yang dilindungi, dilarang dan invasif di Kawasan Konservasi Rawadanau Banten. Jurnal Perikanan dan Kelautan, Vol. 6, No. 1, (2016): 67-73.

Hamidah A. (2004). Keanekaragaman jenis ikan di sungai Enim Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatra selatan. Jurnal Iktiologi Indonesia, Vol. 4, No. 2, (2004): 51-55.

Lantang, B., & Merly, SL. (2021). Hasil tangkapan ikan target dan non target yang tertangkap dengan gill net di Muara Sampai Kawasan Gudang Arang Sungai Maro Kabupaten Merauke. Jurnal IPTEKS PSP, Vol. 6, No. 12, (2021): 186 -197.

Latupapan, M.J.J. (2011). Keanekaragaman jenis nekton di mangrove kawasan Segoro Anak Taman Nasional Alas Purwo. Jurnal Agroforestri, Vol. 6, No. 2, (2011): 81-92.

Nurhayati., Fauziyah., Bernas, SM. (2016). Hubungan panjang-berat dan pola pertumbuhan ikan di Muara Sungai Musi Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Maspari Journal, Vol. 8, No. 2, (2016): 111-118.

Odum, Z.P. (1993). Dasar-dasar Ekologi. Edisi ke-3. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.

Prianto E, Suryati NK, Kamal MM. (2012). Keragaman jenis dan kebiasaan makan ikan di muara Sungai Musi. Bawal, Vol. 4, No. 1, (2012): 35-43.

Rejeki, S., Irwani, & Hisyam, F.M. (2013). Struktur Komunitas Ikan pada Ekosistem Mangrove di Desa Bedono, Sayung, Demak. Buletin Oseanografi Marina. 2: 78-86.

Restu, I.W. (2002). Kajian Pengembangan Wisata Mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai Wilayah Pesisir Selatan Bali. (Tesis). Bogor: Program Pasca Sarjana, Institut Pertanian Bogor.

Ridwan, M., Fathoni, R., Fatihah, I., & Pangestu, D.A. (2016). Struktur Komunitas Makrozoobenthos di Empat Muara Sungai Cagar Alam Pulau Dua, Serang, Banten. Al- Kauniyah Jurnal Biologi. 9 (1): 57-65.

Ruiyana, La Anadi dan La Ode Abdul Rajab Nadia. (2016). Studi morfometrik Ikan Kuweh (Caranx sexfaciatus) di Perairan Desa Bajo Indah Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan, Vol 1, No. 4, (2016): 91-103.

Romadhon, A. (2008). Kajian Nilai Ekologi Melalui Inventarisasi dan Indeks Nilai Penting (INP) Mangrove Terhadap Perlindungan Kepulauan Kangean. Jurnal Embryo. Vol. 5 No. 1, (2008): 82-87.

Saanin, (1984). Taksonomi dan Kunci Identifikasi Ikan Volume I dan II. Bina Rupa Aksara. Jakarta.

Syafei, L. S., (2017). Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Volume 11 Nomor 1 April 2017 Halaman: 48-62.

Wedjatmiko, Ernawati, T., dan Sukarniaty. (2007). Komposisi jenis dan distribusi ikan petek (Leiognathidae) di Perairan Selat Makassar. Jurnal. Lit. Perikan. Ind. Vol.13, No.1, (2007): 53-60.

William, T.W., Peter, R.L., Dharmadi, Ria, F., Umi, C., Budi, I.P., John, J.P., Melody, P., Stephen J.M.B. (2013). Market Fish of Indonesia. Australia Centre for Internasional Agricultural Research.

Yustina. (2009). Keanekaragaman Jenis Ikan di Sepanjang Perairan Sungai Rangau Riau Sumatra. Jurnal Natur Indonesia, Vol 1 hal 1-14.

Downloads

Published

2024-01-01