Pengaruh Media Penetasan Berbeda Terhadap Fekunditas dan Daya Tetas Telur Ikan Nila

Authors

  • Yulianty Adipu Universitas Gorontalo
  • Meriyanti Ngabito Universitas Gorontalo
  • Mohammad Yasin Omsini Putra Olii Universitas Gorontalo
  • Jarik Pigome Univeristas Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.32662/gfj.v6i2.3343

Keywords:

Ikan Nila, Daya Tetas Telur, Inkubasi, Fekunditas

Abstract

Pemenuhan kebutuhan akan ikan perlu adanya penguasaan teknik pembenihan, salah satu kendala yang dihadapi dalam kegiatan pembenihan adalah penguasaan teknologi penetasan. Sistem inkubasi merupakan salah satu teknik penetasan yang dapat diterapkan, teknik ini diharapkan dapat meningkatkan fekunditas dan daya tetas telur ikan nila. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai fekunditas dan daya tetas telur ikan nila yang menggunakan media penetasan yang berbeda. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan yang terdiri dari Perlakuan A. Sistem Inkubasi, B. sistem Air Tenang dan C. Kontrol, terdiri dari tiga kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan nilai fekunditas tertinggi pada perlakuan A.10.700 butir dan terendah perlakuan B. 4.200 butir, daya tetasa telur tertinggi pada perlakuan A. 67% dan perlakuan B sejumlah 20% paling rendah. Kualitas air selama penelitian seluruh perlakuan terdiri dari suhu 23 -310C, pH 6,0 – 7,5 dan kandungan oksigen 3,02 – 5,91 sehingga disimpulkan nilai fekunditas dan daya tetas telur ikan nila yang menggunakan media penetasan yang berbeda menujukkan keberhasilan yang cukup baik pada sistem inkubasi.

References

Afifa Muning Saputry, H. L. (2022). Evaluasi Pembenihan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Instalasi Perikanan Budidaya, Kepanjen - Kabupaten Malang. Journal of Science and Technology, 3(1), 80–89.

Afriani, D. T. (2016). Peranan Pembenihan Ikan Dalam Usaha Budidaya Ikan. Jurnal Warta Edisi, 49(224), 1–16.

Akhmad Rasyid Redha, Eka Indah Raharjo, dan H. H. (2014). Pengaruh Suhu Yang Berbeda Terhadap Perkembangan Embrio Dan Daya Tetas Telur Ikan Kelabau (Osteochilus melanopleura). Jurnal Ruaya VOL.4., 4(1980), 1–8.

Anjar, R., & , Ayi Yustiati, Y. A. (2022). Teknik Pembenihan Ikan Patin (Pangasius hypopthalmus) Sistem Corong Fishing Engineering Catfish (Pangasius hypopthalmus) Funnel System. Jurnal Akuatek, 3(1), 33–40.

Angriani, R., Halid, I., & Baso, H. S. (2020). Analisis pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila salin (oreochromis niloticus, linn) dengan dosis pakan yang berbeda. Fisheries Of Wallacea Journal,1 (2), 84 - 92

Ardiansyah,V., Samuel., Y.C. Ditya., D.P. Mentari., Mersi., M. Gobai. (2016). Karakteristik Habitat, Potensi, dan Biologi Ikan di Danau Paniai Papua. Balai Penelitian Perikanan Perairan Umum. Kementerian Kelautan dan Perikanan

Aryani, N. (2015). Nutrisi Untuk Pembenihan Ikan. In Bung Hatta University Press : Padang.

Bangkit Aldin Pratama, Titik Susilowati, T. Y. (2018). Pengaruh Perbedaan Suhu Terhadap Lama Penetasan Telur, Daya Teteas Telur, Kelulushidupan Dan Pertumbuhan Benih Ikan Gurame (Osphronemus gouramy) Strain Bastar. Jurnal Sains Akuakultur Tropis, 2(1), 59–65.

Effendie, M. I. 1985. Penilaian Perkembangan Gonad Ikan Belanak (Liza subviiridiss valenciences) Di Perairan Sungai Cimanuk. Disertasi Fakultas Pascasarjana IPB: Bogor.

Hutagalung, J., Alawi, H., & Sukendi. (2016). Pengaruh Suhu dan Oksigen terhadap Penetasan Telur dan Kelulushidupan Awal Larva Ikan Pawas (Osteochilus hasselti C.V.). Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Riau, 4(1), 1–13.

Katon Adhi Wicaksono, Titik Susilowati, R. A. N. (2016). Analisis Karakter Reproduksi Ikan Nila Pandu (F6) (Oreochromis niloticus) Dengan Strain Ikan Nila Merah Lokal Kedung Ombo Dengan Menggunakan Sistem Resiprokal. Journal of Aquaculture Management and Technology, 5(1), 8–16.

Korwin-Kossakowski, M. (2012). Fish hatching strategies: A review. Reviews in Fish Biology and Fisheries, 22(1), 225–240. https://doi.org/10.1007/s11160-011-9233-7

Muthmainnah, S. M. (2020). Inkubator Sederhana Untuk Menurunkan Tingkat Mortalitas Benih Ikan Nila Merah. Universitas Bina Darma.

Pandit, N. P., Wagle, R., & Ranjan, R. (2017). Alternative Artificial Incubation System For Intensive Fry Production Of Nile Tilapia ( Oreochromis niloticus ). International Journal of Fisheries and Aquatic Studies, 5(4), 425–429.

Prakoso, V. A., Subagja, J., Radona, D., Kristanto, A. H., & Gustiano, R. (2018). Derajat Penetasan dan Sintasan Larva Ikan Baung (Hemibagrus nemurus) dalam Dua Sistem Penetasan Berbeda Vitas. LIMNOTEK Perairan Darat Tropis Di Indonesia 2018, 25(2), 58–64.

R Rahmadi, A Syahril, F M Nur, S Maulida, Z. A. M. (2021). Embryogenesis of climbing perch fish Anabas testudineus Bloch 1792 at incubation temperature of 28 ° C Embryogenesis of climbing perch fish Anabas testudineus Bloch 1792 at incubation temperature of 28 o C. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science, 1, 1–7. https://doi.org/10.1088/1755-1315/869/1/012061

Rusna Benedikta Hasibuan, Henky Irawan, T. Y. (2018). Pengaruh Suhu terhadap Daya Tetas Telur Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer). INTEK AKUAKULTUR, 2(2), 49–57.

Rustadi. (2002). Pengaruh Suhu Air Terhadap Daya Tetas Telur Dan Perkembangan Larva Nila Merah (Oreochromis sp.). Jurnal Perikanan UGM (GMU, 4(2), 22–29.

Siska, Ramadhan, R. D., Hasri, I., & Nurfadillah, N. (2022). The incubation of Tinfoil barb (Barbonymus schwanenfeldii) eggs using funnel system at different temperatures. Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir Dan Perikanan (2022), 11(1), 1–6. https://doi.org/10.13170/depik.11.1.24768

Downloads

Published

2024-01-19