Selektivitas Alat Tangkap Purse Seine Waring di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Dadap Kabupaten Indramayu

Authors

  • Lantun Paradhita Dewanti Universitas Padjajaran
  • Muhmmad Adhietya Ramadhani Burhanuddin Universitas Padjajaran
  • Ayi Yustiati Universitas Padjajaran
  • Muhammad Rudyansyah Ismail Universitas Padjajaran
  • Izza Mahdiana Apriliani Universitas Padjajaran

DOI:

https://doi.org/10.32662/gfj.v6i2.3365

Keywords:

hasil tangkapan, ikan teri, ukuran ikan, tangkapan sampingan

Abstract

Purse seine merupakan alat tangkap yang banyak digunakan oleh nelayan di Kabupaten Indramayu. Purse seine memiliki hasil tangkapan yang multi species sehingga memiliki tingkat selektivitas yang rendah. Hal ini dapat menjadi salah satu indikasi sumber daya perikanan tangkap di Pantai Utara Jawa berpotensi mengalami overfishing. Riset ini bertujuan untuk menganalisis tingkat selektivitas alat tangkap purse seine waring berdasarkan frekuensi ukuran panjang ikan, proporsi hasil tangkapan, indeks keanekaragaman, dan indeks dominansi alat tangkap purse seine waring di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Dadap Kabupaten Indramayu. Pelaksanaan riset dilakukan di PPP Dadap pada Bulan September – Oktober 2022. Metode riset yang digunakan yaitu metode survey dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil riset menunjukkan bahwa hasil tangkapan utama adalah jenis ikan teri (Stolephorus sp.) dengan total bobot sebesar  30.415 kg. Sedangkan hasil tangkapan sampingan didominasi oleh ikan tembang (Sardinella fimbriata) dengan total bobot sebesar  74.296 kg. Distribusi ukuran Panjang ikan teri berada pada kisaran panjang 2,7 – 8,5 cm dengan proporsi ikan teri layak tangkap sebesar 66,58%. Hasil tangkapan utama berdasarkan bobot memiliki proporsi sebesar 23,32% dan sampingan 76,68%. Nilai indeks keanekaragaman spesies (H') sebesar 0,85 dan nilai indeks dominansi (C) sebesar 0,49. Alat tangkap purse seine waring memiliki sifat selektif positif terhadap ukuran, namun negatif terhadap spesies. Sedangkan berdasarkan indeks keanekaragaman dan indeks dominansi, alat tangkap purse seine waring memiliki nilai selektivitas yang rendah.

References

Aisyaroh, M., & Zainuri, M. (2021). Selektivitas Alat Tangkap Pukat Cincin (Purse Seine) di Perairan Pasongsongan Sumenep. Journal of Fisheries and Marine Research, 5(3), 604–616. http://jfmr.ub.ac.id

Baskoro, M. S., Taurusman, A. A., & Sudirman. (2011). Tingkah Laku Ikan Hubungannya dengan Ilmu dan Teknologi Perikanan Tangkap. Bandung: CV. Lubuk Agung.

Chodriyah, U., & Tuti, H. (2010). Musim Penangkapan Ikan Pelagis Kecil di Laut Jawa. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 3, 217–223.

Dinisia, A., Enan, M. A., & Yonvitner. (2015). Kelimpahan Zooplankton dan Biomassa Ikan Teri (Stolephorus spp.) Pada Bagan di Perairan Kwatisore Teluk Cenderawasih Papua. Marine Fisheries. 6(2): 143 – 154.

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Indramayu. (2011). Laporan Akhir Kinerja dan Evaluasi UPTD Perikanan dan Kelautan Kecamatan Juntinyuat dan Sliyeg. Indramayu.

Fathurohim, Thomas, N., & Solihin, I. (2012). Faktor-Faktor Penentu Kinerja Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Dadap di Kabupaten Indramayu. Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management, 3(1), 91. https://doi.org/10.29244/jmf.3.1.91-101

Fridman, A. (1986). Calculation for Fishing Gear Designs. FAO an Agriculture Organitation of The United Nation. Rome.

Handayani, M. (2018). Karakteristik Biologi dan Teknologi Daerah Penangkapan Ikan Karang di Perairan Karimunjawa. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents.

Lestari, T. P. (2015). Karakteristik Alat Tangkap Purse Seine Waring di Pelabuhan Perikanan Pantai Dadap Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Martasuganda, S. (2004). Jaring Insang (Gillnet). Serial Teknologi Penangkapan Ikan Berwawasan Lingkungan. FPIK. IPB. Bogor. 68 hal.

Maulina, D. I., Imam, T., & Kukuh, E. P. (2019). Daerah Potensi Penangkapan Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) di Laut Jawa Berdasarkan Satelit Aqua Modis. Journal of Fisheries Science and Technology, 15(1), 32–40. www.oceancolor.nasa.gfsc.gov

Mulyawan, Masjamir, & Yuli, A. (2015). Pengaruh Perbedaan Warna Cahaya Lampu Terhadap Hasil Tangkapan Cumi-Cumi (Loligo spp.) Pada Bagan Apung di Perairan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Jurnal Perikanan Kelautan. 6(2): 116 – 124.

Octavera, C. (2019). Selektivitas Alat Tangkap Jaring Insang (Gillnet) Terhadap Hasil Tangkapan Ikan Tenggiri (Scomberomorus commerson) di Perairan Pangandaran. Universitas Padjadjaran.

Rusmilyansari, R. (2012). Inventarisasi Alat Tangkap Berdasarkan Kategori Status Penangkapan Ikan yang Bertanggungjawab di Perairan Tanah Laut. Fish Scientiae, 2(4), 141. https://doi.org/10.20527/fs.v2i4.1170

Suadela, P. (2004). Analisis Tingkat Keramahan Lingkungan Alat Tangkap Rajungan (Studi Kasus di Teluk Banten).

Subani, W. & Barus H. R. (1989). Alat penangkap ikan dan udang laut di Indonesia. Jurnal Penelitian Perikanan Laut. No.50. tahun 1998/1999. Edisi Khusus. Balai Penelitian Perikanan Laut. Jakarta. 284 p.

Triaso, I. (2012). Potensi Dan Peluang Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap di Pantura Jawa Tengah. Jurnal Saintek Perikanan, 8(1). https://doi.org/10.14710/ijfst.8.1.65-73

Brandt, A.V. (1984). Fishing Catching Method of the World. Fishing New Books Ltd, England.

Wiyono, E. S. (2009). Selektivitas Species Alat Tangkap Garuk di Cirebon Jawa Barat. Jurnal Bumi Lestari

Downloads

Published

2023-10-05