ANALISIS KELENGKAPAN ALAT KESELAMATAN KAPAL PENANGKAP IKAN DI PELABUHAN PERIKANAN TENDA KECAMATAN HULONTHALANGI KOTA GORONTALO
DOI:
https://doi.org/10.32662/gfj.v7i2.3800Keywords:
Kelengkapan, Alat Keselamatan, Kapal PerikananAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan keberadaan peralatan keselamatan di atas kapal penangkap ikan dan mengevaluasi kemahiran nakhoda dalam menggunakan peralatan tersebut untuk menjamin keselamatan awak kapal. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif, sedangkan strategi sampel yang digunakan adalah non-probability sampling, yaitu menggunakan strategi purposive sampling dan aksidental sampling. Penelitian ini memiliki jumlah sampel sebanyak 15 informan/responden, dengan tujuan utama untuk mengidentifikasi peralatan keselamatan yang ada di kapal penangkap ikan dan menilai tingkat kesadaran nakhoda terhadap penggunaan peralatan keselamatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapal telah mempunyai peralatan keselamatan sesuai Petunjuk Teknis atau Tata Cara Pelayanan Sertifikat Kelaikan Laut Kapal Penangkap Ikan, sesuai dengan Kriteria Perlengkapan Aspek Kelaikan Laut. Peralatan keselamatan ini meliputi peralatan pemadam kebakaran, sistem navigasi, dan perangkat komunikasi radio. Perlengkapan keselamatan dan kehidupan pribadi yang disertakan di atas kapal meliputi pelampung penyelamat, jaket pelampung, dan sinyal marabahaya. Ketentuan ini mungkin dianggap memadai untuk memenuhi standar yang ditentukan berdasarkan kategori ukuran kapal dan wilayah pelayaran yang ditentukan. Ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi mereka yang melakukan aktivitas operasi atau penangkapan ikan saat ini masih belum mencukupi, hanya tersedia sarung tangan. Namun perlu diperhatikan bahwa tidak semua kapal dilengkapi dengan sarung tangan tersebut. Alat pelindung diri tidak termasuk dalam parameter persyaratan kualifikasi untuk klasifikasi peralatan. Selain itu, pemahaman nakhoda mengenai penggunaan peralatan keselamatan sebagian besar terbatas pada tingkat keahlian dasar. Hanya sebagian kecil nakhoda yang mengaku memiliki pengetahuan yang cukup, dan tidak ada satupun dari mereka yang tidak familiar dengan pengoperasian peralatan keselamatan di atas kapal.References
Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Semarang. (2023). Instalasi Dan Perawatan Radio Di Kapal, Apa Saja Yang Harus Diperhatikan? https://balmonsemarang.postel.go.id/instalasi-dan-perawatan-radio-dikapal-apa-saja-yang-harus-diperhatikan/
Effendi, A. H. (2008). Selimut Api sebagai Sarana Pemadam Kebakaran Pada Bangunan Rumah, Gedung dan Kendaraan. Jurnal Permukiman, 3(3), 165–175.
Hutabarat, A. M. C. (2020). Optimalisasi Kesiapan Penggunaan Alat-Alat Pemadam Kebakaran Di Kapal MV. Manalagi Samba [Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang].
Laily, I. N. (2022). Pengertian Penelitian Deskriptif, Ciri-Ciri, Jenis, dan Pelaksanaannya. https://katadata.co.id/iftitah/berita/624689b762261/pengertianpenelitiandeskriptif-ciri-ciri-jenis-dan-pelaksanaannya
Nalle, C. Y. A., & Mahendra, P. G. P. S. (2022). Optimalisasi Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) : Studi Kasus Di KMP. Kirana II. Prosiding Seminar Nasional “SIPMA 2022†Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara, 186–190.
Putra, R. S., Purwangka, F., & Iskandar, B. H. (2017). Pengelolaan Keselamatan Kerja Nelayan Di Ppi Batukaras Kabupaten Pangandaran. ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 1(1), 037–046. https://doi.org/10.29244/core.1.1.37-46
Suryani, D., Pratiwi, A. Y., Sunarji, & Hendrawan, A. (2018). Peran Syahbandar dalam Keselamatan Pelayaran. Jurnal Saintara.
Wijaya, A. B., & Fauzie, A. (2020). Pemaknaan Hidup Nelayan (Analisis Makro dan Mikro pada Kemiskinan Nelayan). Indonesian Psychological Research, 2(2), 96–108.