Efektivitas Program Pemberdayaan Keterampilan Bagi Penyandang Disabilitas oleh Dinas Sosial Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi

Authors

  • Mulyanah Mulyanah Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.32662/gjgops.v4i1.1382

Keywords:

efektivitas program, pemberdayaan keterampilan, Dinas Sosial

Abstract

This research is motivated by the large number of people with disabilites in Bekasi Regency, however the level of empowerment carried out by the Social Service has not been evenly distributed to person with disabilities in Bekasi Regency. This research method uses descriptive qualitative method, with data analysis using Milles and Huberman. The results of this study indicate that the effectiveness of the skills empowerment program for person with disabilities has not been effective, seen in the Integration variable in the precess of implementing the skill empowerment program, there is no socialization carried out either from the Social Service or from the South Tambun District, which has an impact on the lack of information for people variables of Facilities and Infrastructure provide during the preocess of empowering the skills of facilities and infrastucture, it was Social Service or Tambun District regarding the tools. That given toeach group were not used properly and there were some tools. That given by the office of social affairs is lost due to the lack of supervision carried out by the Social Service or Tambun District.

 

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya jumlah penyandang disabilitas di Kabupaten Bekasi, namun tingkat pemberdayaan yang dilakukan oleh Dinas Sosial belum merata kepada penyandang Disabilitas yang ada di Kabupaten Bekasi. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deksriptif, dengan analisa data mengunakan Milles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa efektivitas program pemberdayaan keterampilan bagi penyandang disabilitas belum berjalan dengan efektiv dilihat pada variabel Integrasi dalam proses pelaksanaan program pemberdayaan keterampilan tidak ada sosialisasi yang dilakukan baik dari pihak Dinas Sosial ataupun dari Kecamatan Tambun Selatan, yang berdampak pada kurangnya informasi bagi penyadang disabilitas terkait dengan adanya program pemberdayaan keterampilan. Kemudian pada variabel Sarana dan Prasarana yang diberikan pada saat proses program pemberdayaan keterampilan sarana dan prasraana sudah memadai hanya saja kurang pengawasan baik dari Dinas Sosial atau Kecamatan Tambun terkait dengan alat-alat yang diberikan pada setiap kelompok tidak digunakan dengan baik dan ada sebagian alat-alat yang diberikan Oleh Dinas Sosial hilang karena kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Sosial ataupun Kecamatan Tambun.

References

Sugiyono, 2007. Metode Penelitian Kualitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabet

Anwar, 2007. Manajemen Pemberdayaan Perempuan (Perubahan Sosial Melalui Pembelajaran Vocational Skill Pada Keluarga Nelayan. Bandung. Alfabeta.

Streers, M Richard. Efektivitas Organisasi. Jakarta: Erlangga 1985 hal 53

Syobah, Nurul. Sy. 2018. Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Di Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol 15, No 2 2018 Doi: http://dx. Doi.org/10.19105/nuansa.v15i2.2057.

Horsfall. D. & Ollerton. (2013). Rights to research: untilizing the Convention on the Rights of Persons with Disabilities as an inclusive participatory action research tool. Disability & Society, 28 (5), 616-630. Doi: 10. 1080/09687599.2012.717881

Turchi, G. P &, A., Favaretto, G. (2019). Community perspective: How volunteers, professionals, families and the general population construct disability: Social, clinical and health implications. Disability and Health Journal, 12(2) 171-179. https://Doi.org/10.1016/j.dhjo.2018.11.014.

Geminastiti, Purinami dan Nanang Mulyana. Pemberdayaan Disabilitas dalam dunia kerja. Jurnal Pekerjaan Sosial 1, No. 3 (2019). https://Doi.org/10.24198/focus.v1i3.20499.

Safri, Sholehuddin. 2020. Corporate Social Responsibiity (CSR) Alfamart Dalam Mempekerjakan Penyandang Disabilitas. Jurnal Prosoding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masayarat. https://doi.org/10.24198/ippm.v712.29054.

Kartiko, Wahyu. 2019. Studi Perbandingan Perlindungan Hak Penyandang Disabilitas Di Indonesia Dan Asia Tenggara. Jurnal Polinter Prodi Imlu Politik FISIP UTA 45 Jakarta Vol. 4 No. 2 (September 2019).

Hayati, Suhailah. 2018. Peran Dinas Sosial Dalam Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Di Kota Banjai. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat. Volume 6 No. 2 Tahun 2018.

Kementrian Sosial Republik Indonesia: www.kemensos.go.id. Hasil Pendataan tahun 2017/survey Jumlah Penyandang Cacat dibeberapa Provinsi di Indonesia. Diakses Pada 20 November 2020.

Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi 8 Nomor 10 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Soial Pasal 16 ayat 1 dan 2

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas.

Downloads

Published

2021-04-02