Gambaran Pengetahuan, Status Gizi, Konsumsi Zat Gizi dan Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus

Authors

  • Devrianti Nalole Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo
  • Nuryani Nuryani Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo
  • Maesarah Maesarah Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo
  • Deysi Adam Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo

Abstract

Abstract

 

Diabetes mellitus is a disease characterized by hyperglycemia and metabolic disorders associated with absolute or relative insulin deficiency, the efforts to control progression of diabetes mellitus can be done by adjusting the diet. The purpose of this study was to determine the description of knowledge, nutritional status, consumption of nutrients and dietary compliance in patients with diabetes mellitus. The type of research was descriptive study and the sample was taken using a total sampling technique with a total of 93 patients with diabetes mellitus at MM Dunda Limboto Hospital. Research variable data were collected using questionnaires and interviews. Knowledge variables were categorized as insufficient and sufficient, nutritional status measured using body mass index was categorized as thin, normal and overweight, dietary compliance was categorized as sufficient and good, energy and nutrient intake was categorized as poor and good. The results showed that the duration of suffering from diabetes mellitus in respondents < 5 years was 77.4%, nutritional status was 25.8% oveweight, knowledge of nutrition and diabetes mellitus was 84.9% in the less category, 83.9% of respondents knew that diabetes mellitus was a diabetes disease caused by insulin disorders, diet compliance moderate category was 83.9%, with the level of compliance rarely consume foods and drinks that taste sweet and contain a lot of sugar 82.8%, and 100% of respondents never consume salty food, the average energy intake was 1,687 ± 299.7 kcal with less category 98.9%, carbohydrates 231 ± 41.2 g with less category 64.5%, protein 46.3 ± 8.3 g with less category 77.4%, fat 83.8 ± 14.9 g and fiber intake 2.8 ± 1.3 g with  less category 100%. The conclusion of the nutritional status most respondents with normal nutritional status, lack of knowledge, adequate level of compliance, low consumption of fat and fiber.

 

Keywords: diabetes mellitus; diet compliance; food consumption; knowledge;

nutritional status

 

Abstrak

 

Diabetes mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan hiperglikemia dan gangguan metabolisme yang dihubungkan dengan kekurangan insulin secara absolut atau relative, upaya pengendalian progresivitas diabetes dapat dilakukan dengan pengaturan diet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan, status gizi, konsumsi zat gizi dan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus. Jenis penelitian adalah deskriptiv dan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 93 pasien diabetes mellitus di RSUD MM Dunda Limboto. Data variabel penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner dan wawancara. Variabel pengetahuan dikategorikan kurang dan cukup, status gizi diukur menggunakan indeks massa tubuh dikategorikan kurang, normal dan lebih, kepatuhan diet dikategorikan cukup dan baik, asupan energy dan zat gizi dikategorikan kurang dan baik. Hasil penelitian menunjukkan lama menderita diabetes mellitus pada responden < 5 tahun 77,4%, status gizi lebih 25,8%, pengetahuan gizi dan diabetes mellitus 84,9% kategori kurang, 83,9% responden mengatahui bahwa diabetes mellitus merupakan penyakit kencing manis yang disebabkan gangguan insulin, kepatuhan diet 83,9% kategori cukup, dengan tingkat kepatuhan jarang mengkonsumsi makanan dan minuman yang terasa manis dan banyak mengandung gula 82,8%, serta 100% responden tidak pernah mengkonsumsi makanan asin, rata – rata asupan energy 1.687 ± 299,7 kkal dengan kategori kurang 98,9%, karbohidrat 231 ± 41,2 gr dengan kategori kurang 64,5%, protein 46,3 ± 8,3 gr dengan kategori kurang 77,4%, lemak 83,8 ± 14,9 gr dan asupan serat 2,8 ± 1,3 gr dengan kategori kurang 100%. Kesimpulan status gizi sebagian besar responden dengan status gizi normal, pengetahun kurang, tingkat kepatuhan cukup, konsumsi lemak dan serat rendah.

 

Kata kunci: diabetes mellitus; kepatuhan diet; konsumsi makanan; pengetahuan;status gizi

References

Ayu DUS dan Lestari MD. 2018. Peran Dukungan Sosial Dan Penerimaan Diri Pada Status Diabetes Mellitus Tipe II Terhadap Kepatuhan Menjalani Diet Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe Ii Berusia Dewasa Madya Di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Kota Denpasar. Jurnal Psikologi Udayana. 187 – 200.

Bhatt H, Saklani S, Upadhayay K. 2016. Anti-oxidant and anti-diabetic activities of ethanolic extract of Primula Denticulata Flowers. Indonesian Journal of Pharmacy. 27(2): 74–79.

Dafriani P. 2017. Hubungan Pola Makan dan Aktifitas Fisik Terhadap Kejadian Diabetes Melitus di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD dr. Rasidin Padang. NERS Jurnal Keperawatan. 13(2): 70-77.

Handayani DS, Yudianto K, Kurniawan T. 2013. Perilaku Self-Management Pasien Diabetes Melitus (DM). Jurnal Keperawatan Padjadjaran. 1(1): 30–38.

Han CY, Chan CGB, Lim SL, Zheng X, Woon ZW, Chan TY, Bhaskaran K, Tan KF, Mangaikarasu K, Chong MFF. 2020. Diabetes-related nutrition knowledge and dietary adherence in patients with Type 2 diabetes mellitus: A mixed-methods exploratory study. Proceedings of Singapore Healthcare. 29(2): 81 – 90.

Harsari RH, Fatmaningrum W, Prayitno JH. 2018. Hubungan Status Gizi dan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. eJournal Kedokteran Indonesia. 6(2): 2–6.

Herlena EP dan Widiyaningsih. 2013. Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap Penderita DM dengan Kepatuhan Diet DM di RSUD AM. Parikesit Kalimantan Timur. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah. 1(1): 58-74.

Insiyah I dan Hastuti RT. 2016. Tingkat Pengetahuan Dan Kepatuhan Tentang DIIT Diabetes Mellitus Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Puskesmas Sibela Kota Surakarta. Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan. 5(1): 14–21.

Ilmah F dan Rochmah TN. 2015. Kepatuhan Pasien Rawat Inap Diet Diabetes Mellitus Berdasarkan Teori Kepatuhan Niven. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia. 3(1): 1 – 10.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Laia J. 2020. Hubungan Tingkat Kepatuhan Diet Makan Dengan Tingkat Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus. Jurnal Ilmiah Wijaya. 12(2): 92 – 97.

Legi NN, Montol AB, Langi GKL, Soplanit S. 2018. Perilaku Kepatuhan Diet Dan Aktivitas Fisik Terhadap Pengendalian Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe II. Gizido. 10(1): 1 – 10.

Nuryani dan Sandalayuk M. 2020. Hubungan riwayat penyakit keluarga, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol dengan faktor risiko sindrom metabolik. Media Ilmu Kesehatan. 9(1): 85 – 94.

Phitri HE dan Widiyaningsih. 2013. Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Penderita Diabetes Mellitus Dengan Kepatuhan Diet Diabetes Mellitus Di RSUD AM Parikesit Kalimantan Timur. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah. 1(1): 58–74.

Risnasari N. 2014. Hubungan Tingkat Kepatuhan Diet Pasien Diabetes Mellitus dengan Munculnya Komplikasi di Puskesmes Pesantren IIKota Kediri. Efektor. 01(25): 15–19.

Sam N, Lestari H, Afa JR. 2017. Analisis Hubungan Activity of Daily Living (ADL), Aktivitas Fisik dan Kepatuhan Diet terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat. 2(4): 1–12.

Sasiarini L, Puspitasari IA, Sunarti S. 2018. Peran Edukasi Gaya Hidup Terhadap Status Gizi, Status Fungsional, Dan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Lanjut Usia. Majalah Kesehatan. 5(1): 42–49.

Suryani, Rosdiana D, Christianto E. 2016. Gambaran Status Gizi Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Bangsal Penyakit Dalam Rsud Arifin Achmad Provinsi Riau Suryani. Jom. 3(1): 1–12.

Susanti M dan Sulistyarini T. 2013. Family Support Increasing the Diet Compliance Diabetes Mellitus Patients in Inpatient Ward of Kediri Baptist Hospital Ward. Jurnal Penelitian STIKES Kediri. 6(1): 21-30–30.

Downloads

Published

01.08.2021

Issue

Section

Articles