Asuhan Kebidanan Continuity Of Care pada Ny. M.R di Puskesmas Suwawa Kabupaten Bone Bolango
DOI:
https://doi.org/10.32662/gjph.v3i2.1112Keywords:
Continuity of care, multipara, normalAbstract
Program pembangaunan kesehatan di Indonesia dewasa ini masih diprioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak, terutama pada kelompok yang paling rentan kesehatan yaitu ibu hami, bersalin dan bayi pada masa perinatal. Hal ini ditandai dengan tingginya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Asuhan kebidanan continuity of care dapat mengoptimalkan deteksi resiko tinggi maternal dan neonatal. Pendekatan continuum of care merupakan konsep lintas tahapan dalam siklus hidup, serta lintas dari rumah tangga sampai rumah sakit. Konsep ini sangat penting diterapkan untuk mengatasi masalah kesehatan pada masa reproduksi, masa kehamilan, persalinan dan masa nifas (pascapersalinan). Konsep continuum of care diharapkan dapat memenuhi tantangan dalam meningkatkan kesehatan dan survival dari ibu, bayi baru lahir dan anak. Upaya ini dapat melibatkan berbagai sektor untuk melaksanakan pendampingan pada ibu hamil sebagai upaya promotif dan preventif dimulai sejak ditemukan ibu hamil sampai ibu dalam masa nifas berakhir melalui konseling, informasi dan edukasi (KIE) serta kemampuan identifikasi resiko pada ibu hamil sehingga mampu melakukan rujukan. Tujuan memberikan asuhan berkesinambungan pada Ny. M.R umur 20 tahun multipara di Puskesmas Suwawa. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukan asuhan yang diberikan pada Ny. M.R umur 20 tahun multipara mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir berjalan dengan lancar serta ibu dan bayi dalam keadaan normal. Simpulan, setelah diberikan asuhan continuity of care mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir semua berjaan lancar dan kondisi ibu serta bayi dalam keadaan normal.
References
A Y Rukiyah, L Yulianti, Maemunah, L. S. 2009. Asuhan Kebidanan II Persalinan. Edited by TIM. Jakarta.
BPS. 2018. ‘Katalog: 4203002’, p. 312. doi: 4203002.
C.K Sari, M. J. (no date) Implementasi Pijat Bayi oleh Kader di RW 1dan RW 2 Kelurahan Tambakharjo Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang.
Desvita Anggraini Wulandari dan Is Hadri Utomo. 2017. Responsivitas Dinas Kesehatan Karanganyar Dalam Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu Dan Bayi. Responsivitas Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar Dalam Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu Dan Bayi. 1(3): 40–49.
Diana, S. 2017. Model Asuhan Kebidanan Continue of Care.
E S Walyani, T. E. P. 2017. Asuhan Kebidanan Masa Nifas dan Menyusui. Edited by P. P. Baru. Yogyakarta.
Evans, J. et al. 2020. ‘The future in their hands: Graduating student midwives’ plans, job satisfaction and the desire to work in midwifery continuity of care’, Women and Birth. Australian College of Midwives. 33(1): e59–e66. doi: 10.1016/j.wombi.2018.11.011.
Hidayanti, L. and Rahfiludin, M. Z. 2020. Dampak Anemi Defisiensi Besi pada Kehamilan : a Literature Review’, Gaster, 18(1): 50. doi: 10.30787/gaster.v18i1.464.
Journal, T., Community, I. and Vol, N. 2020. JGMI: The Journal of Indonesian Community Nutrition Vol. 9 No. 1, 2020. 9(1): 51–62.
Katalog: 4201005. 2019. Profil statistik kesehatan.
S Mujahidah, N. S. 2020. Penarapan Accupressure Pada Titik Meridian SP 6 dan BL 67 Terhadap Lama Persalinan Kala I. Journal of Midwifwery and Public Health).
Sari, P. and Djannah, S. N. 2020. Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Kotagede II Yogyakarta 1 Larasajeng Permata Sari, 2 Sarwinanti, 1 Sittti Nur Djannah. 2(1): 24–28.
Sulistiyanti, A. 2015. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang Anemia dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Di Wilayah Kerja Puskesmas Masaran I Sragen.
Sumarmi, S. 2017. Model Sosio Ekologi Perilaku Kesehatan Dan Pendekatan Continuum of Care Untuk Menurunkan Angka Kematian Ibu. The Indonesian Journal of Public Health. 12(1): 129. doi: 10.20473/ijph.v12i1.2017.129-141.
Sumedang, J. K. 2010. Hubungan antara Tingkat Kecemasan dengan Kualitas Tidur pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Jatinangor Kabupaten Sumedang. Jurnal Psikologi. pp. 1–16. doi: 10.1089/ees.2013.0409.
Suryani, P. and Handayani, I. 2018. Senam Hamil dan Ketidaknyamanan Ibu Hamil Trimester Ketiga. Jurnal Kebidanan. 5(01): 33–39.
Susilaningrum, R., Nursalam and Utami, S. 2013. Asuhan Keperawatan Bayi Dan Anak Untuk Perawat Dan Bidan.
Susiloningtyas, I. 2012. Pemberian Zat Besi (Fe) dalam Kehamilan oleh : Is Susiloningtyas. Suhardjo, 2003, 50, p. 128.
U Kasanah, S. A. 2020. Efektifitas mobilisasi dini dalam mempercepat involusi uteri ibu post partum 1. Community of Publising in Nursing, 8(April), pp. 11–16.
Yanti. 2009. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Persalinan. Edited by P. Rihana. Yogyakarta.
Yulianingsih, E., Porouw, H. S. and Loleh, S. 2019. Teknik Massage Counterpressure terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Kala l Fase Aktif pada Ibu Bersalin di RSUD. Dr. M.M Dunda Limboto Kabupaten Gorontalo. Gaster, 17(2): 231. doi: 10.30787/gaster.v17i2.374.
Yulita, N., Juwita, S. and Indonesia, R. 2019. Analisis Pelaksanaan Asuhan Kebidanan Komprehensif (Continue Of Care/COC) di Kota Pekanbaru. JOMIS (Jurnal Of Midwifery Science). 3(2): 36–39.





