Hubungan Keikutsertaan Pelatihan APAR dengan Pengetahuan Penggunaan APAR
DOI:
https://doi.org/10.32662/gjph.v6i2.2065Keywords:
APAR, pelatihan, pengetahuanAbstract
Hasil studi pendahuluan di PT Sampoerna Land pada bulan September 2021 melalui pengisian kuisioner terhadap 20 (dua puluh) orang karyawan menunjukkan bahwa ada 55% responden yang memiliki pengetahuan yang kurang. Dari 20 pertanyaan pengetahuan tentang APAR, jawaban yang paling banyak salah adalah pertanyaan tentang pencegahan bahaya kebakaran yaitu sebanyak 70% responden, juga 60% responden yang tidak mengetahui bahwa APAR Jenis CO2 efektif untuk memadamkan kebakaran type Kelas B: bahan cair dan gas dan type Kelas C: Panel Listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keikutsertaan pelatihan APAR dengan pengetahuan penggunaan APAR di PT Sampoerna Land tahun 2021 menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 85 responden. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 44 responden (51,8%), 69 responden (81,2%) ikut serta dalam Pelatihan APAR, 9 responden (56,2%) belum pernah mengikuti pelatihan dan memiliki pengetahuan yang kurang dan 37 responden (53,6%) yang sudah pernah mengikuti pelatihan dan memiliki pengetahuan yang baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan keikutsetaan pelatihan APAR terhadap pengetahuan tentang APAR pada karyawan PT Sampoerna Land Tahun 2021 dengan nilai p-value = 0,664 (p>0,05), sehingga disarankan untuk dilakukan penelitian kualitatif agar dapat mengetahui seberapa jauh pengetahuan dan juga dilakukannya praktik APAR pada karyawan.References
Ashalf. (1990). Fungsi APAR untuk mengatasi kebakaran.
Brenade, D. N. (2020). Hubungan pengetahuan tentang APAR terhadap keterampilan pekerja dalam menggunakan APAR di RS Kasih Ibu Surakarta.
Fauziah, A., Notoadmodjo, S., & Masyitah, S. (2018). determinan kejadian difteri di rumah sakit umum (rsu) kabupaten tangerang. Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati. https://doi.org/10.35842/formil.v3i2.175
Franco, E. A. (1991). Training (Kalayan Pr).
Krisanty. (2009). Asuhan Keperawatan Gawat Darurat. In Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan kupang.
Lestari, R. A. (2019). Pengaruh pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan pencegahan kebakaran pada siswa SMK Negeri di Kota Malang.
Maqpiroh, Li. (2014). PENGARUH PELATIHAN SIMULASI KEBAKARAN TERHADAP KETERAMPILAN PENGGUNAAN ALAT PROTEKSI KEBAKARAN AKTIF DI PT INDONESIA TEIJIN DUPONT FILMS TANGERANG.
Maulana, Heri, D. . (2009). Promosi Kesehatan (Penerbit B).
Notoatmodjo, S. (2007). Teori Perilaku. In Teori Perilaku.
Notoatmodjo, S. (2010). Promosi Kesehatan, Teori & Aplikasi, ed. revisi 2010. In Jakarta: Rineka Cipta. https://doi.org/10.1108/JMTM-03-2018-0075
Nugroho Purwo Sutopo. (2016). Manajemen Bencana di Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Rahma, A. S. (2020). Hubungan Pengetahuan APAR dan Pelatihan APAR dengan sikap penggunaan APAR di PT Kharisma Parwitex Karanganyar.
Ramli, S. (2010). Pedoman praktis manajemen risiko dalam perspektif K3 OHS risk management. In Jakarta : Dian Rakyat , 2010.
S. Notoadmodjo. (2012). PENDIDIKAN DAN PERILAKU KESEHATAN. JAKARTA: PT Rineka Cipta (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan.
S, N. (2003). Ilmu Kesehatan Masyarakat Prinsip-Prinsip Dasar. In Rineka Cipta.
Siagian, S. P. (2002). Kepemimpinan Organisasi dan Perilaku Administrasi. Gunung Agung.
Situmorang, T. F. (2015). No Title. “Faktor -Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan APAR Sebagai Sarana Proteksi Kebakaran Pada Pekerja Di PT. Binajasa Abadikarya Menara Jamsostek.â€
Sukanto. (2006). Suatu pengantar pengantar sosiologi. In Jakarta: CV Rajawali.
Tarwaka. (2016). Dasar-Dasar Keselamatan Kerja Serta Pencegahan Kecelakaan di Tempat Kerja. In Harapan Offset, Surakarta.
Teguh Sulistiyani, A. R., & Iskarim, M. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. In Manajemen Pendidikan Islam.
Triwibowo, C dan Pusphandani, M. (2013). Kesehatan Lingkungan dan K3 (Nuha Medik).
Umum, P. M. P. (2008). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 26/Prt/M/2008 Tanggal 30 Desember 2008 Tentang Persyaratan Teknis Sistem Proteksi Kebakaran Pada Bangunan Gedung Dan Lingkungan. PERMEN PU No.26/PRT/M/2008.
Wawan, A., & Dewi, M. (2001). Teori & Pengukuran Pengetahuan Sikap dan Perilaku Medika, Manusia. Yogyakarta: Nuha medika. In Journal of Applied Psychology.





