Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Ibu Hamil Melakukan Pemeriksaan ANC (Antenatal Care) pada Masa Pandemi COVID-19 di Kota Pontianak

Authors

  • Trivina Trivina Institute Akademi Kebidanan St. Benedicta Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.32662/gjph.v5i1.2083

Keywords:

ANC, Ibu Hamil, Pandemi Covid-19, Perilaku

Abstract

Pemeriksaan kehamilan saat ini dilakukan modifikasi demi mencegah penularan COVID-19, yaitu menerapkan proses skrining untuk setiap pengunjung yang datang, menyediakan ruang khusus untuk pemerikasaan ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut), mengubah posisi tempat duduk dan memberikan jarak minimal 1 meter dan memanfaatkan media online untuk pendaftaran pemeriksaan kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besarannya antara ketersediaan fasilitas, peran tenaga kesehatan dan dukungan keluarga terhadap perilaku ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan pada masa pandemi COVID -19 di Puskesmas Kota Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang menggunakan desain cross-sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 80 ibu hamil sebagai responden. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM) mengunakan SmartPLS dan SPSS. Hasil pengujian hipotesis dengan Structural Equation Model (SEM) dengan metode smartPLS didapat temuan bahwa variabel perilaku ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan dipengaruhi oleh pengaruh fasilitas kesehatan (23,29%), peran tenaga kesehatan (6,87%) dan dukungan keluarga (15,94%), Fasilitas kesehatan merupakan faktor yang dominan mempengaruhi perilaku ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Kota Pontianak

References

Akhenan, N. F., & Puspitasari, N. (2011). Determinan pada ibu nifas yang berhubungan dengan pelaksanaan post-natal care. Jurnal Biometrika Dan Kependudukan, 1(1), 1–10.

Ariestanti, Y., Widayati, T., & Sulistyowati, Y. (2020). Determinan perilaku ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan (antenatal care) pada masa pandemi covid-19. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 10(2), 203–216.

Arisanti, A. Z. (2021). Dampak Psikologis Ibu Hamil pada Masa Pandemi COVID-19 (Literature Review). Jurnal Sehat Masada, 15(2), 241–250.

Emilia, O., & Prabandari, Y. S. (2019). Promosi kesehatan dalam lingkup kesehatan reproduksi. UGM PRESS.

Fatmawati, S. S. T., & Keb, M. (2021). Peran telemedicine bagi tenaga kesehatan di era new normal. Insan Cendekia Mandiri.

Goyal, M., Singh, P., Singh, K., Shekhar, S., Agrawal, N., & Misra, S. (2021). The effect of the COVIDâ€19 pandemic on maternal health due to delay in seeking health care: experience from a tertiary center. International Journal of Gynecology & Obstetrics, 152(2), 231–235.

Handayani, L., & Ma’ruf, N. A. (2010). Peran tenaga kesehatan sebagai pelaksana pelayanan kesehatan puskesmas. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 13(1), 21298.

Hasanah, U., Puspitaningrum, D., & Rahmawati, A. (2014). Hubungan Dukungan Suami Dengan Frekuensi Kunjungan Ulang Nifas di Wilayah Puskesmas Purwoyoso Kota Semarang. Jurnal Kebidanan, 3(2), 38–42.

Kemenkes, R. I. (2015). kesehatan dalam kerangka sustainable development goals (SDGs). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kinansi, R. R., Mayasari, R., & Sitorus, H. (2021). Malaria pada kelompok wanita usia subur dan anak di Indonesia: analisis data Riskesdas 2013. Jurnal Vektor Penyakit, 15(1), 17–32.

Liang, H., & Acharya, G. (2020). Novel corona virus disease (COVID-19) in pregnancy: What clinical recommendations to follow?

Mugiati, M., & Rahmayati, E. (2021). Analisis Pelaksanaan Pelayanan Antenatal pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Kesehatan, 12(1), 147–155.

Pountoukidou, A., Potamiti-Komi, M., Sarri, V., Papapanou, M., Routsi, E., Tsiatsiani, A. M., Vlahos, N., & Siristatidis, C. (2021). Management and prevention of COVID-19 in pregnancy and pandemic obstetric care: a review of current practices. Healthcare, 9(4), 467.

Prasanti, D., & Fitriani, D. (2017). Membangun Ketahanan Informasi Nasional Dalam Komunikasi Kesehatan Bagi Kalangan Perempuan Urban Di Jakarta. Jurnal Ketahanan Nasional, 23(3), 338–358.

Pujihartati, S. H., Wijaya, M., & Demartoto, A. (2020). The importance of socializing maternity waiting home in the attempt of reducing maternal mortality rate in wonogiri regency. Adv Soc Sci Educ Humanit Res, 389, 116–120.

Refiani, D., Dewi, Y. I., & Utami, S. (2021). Gambaran Perilaku Ibu Hamil dalam Melakukan Antenatal Care saat Pandemi Covid-19 di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Kota Pekanbaru. Health Information: Jurnal Penelitian, 13(2), 67–74.

Roobiati, N. F., Sumiyarsi, I., & Musfiroh, M. (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Trimester Iii Dengan Motivasi Ibu Melakukan Antenatal Care Di Bidan Praktik Swasta Sarwo Indah Boyolali. Jurnal Kesehatan, 12(1), 30–39.

Samudro, E. G., & Madjid, M. A. (2020). Pemerintah Indonesia Menghadapi bencana nasional COVID-19 yang mengancam ketahanan nasional. Jurnal Ketahanan Nasional, 26(2), 132–154.

Sulistyowati, N., & Trisnawati, Y. (2021). Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Terhadap Kunjungan Antenatal Care Di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Kebidanan, 13(01), 96–103.

Tunçalp, Ӧzge, Pena-Rosas, J. P., Lawrie, T., Bucagu, M., Oladapo, O. T., Portela, A., & Gülmezoglu, A. M. (2017). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience-going beyond survival. Bjog, 124(6), 860–862.

Yanti, Y. E. (2018). Hubungan pengetahuan ibu dan dukungan suami pada ibu hamil terhadap keteraturan kunjungan antenatal care (anc) di puskesmas wates lampung tengah tahun 2014. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 1(2).

Yunida, H. (2021). Pengaruh PPKM Darurat Dan Protokol Kesehatan 5 M Terhadap Penurunan Covid-19. Journal of Innovation Research and Knowledge, 1(4), 547–556.

Downloads

Published

2022-04-29

Issue

Section

Articles