Determinan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di Kabupaten Minahasa Utara

Authors

  • Olly Koloay Universitas Sam Ratulangi
  • Lydia Tendean Universitas Sam Ratulangi
  • Oksfriani Jufri Sumampouw Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.32662/gjph.v6i1.2739

Keywords:

keluarga berencana, metode kontrasepsi jangka panjang, sikap

Abstract

Angka pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) merupakan salah satu indikator pada Sustainable Development Goals (SDGs). Penggunaan MKJP memiliki banyak keuntungan seperti lebih efisien, dapat dipakai dalam waktu yang lama, lebih aman dan efektif serta tidak mengandung hormonal sehingga tidak menyebabkan efek samping. Ada banyak faktor yang memengaruhi penggunaan MKJP seperti umur, tingkat pendidikan, sikap, aksesibilitas terhadap layanan kesehatan dan dukungan suami. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan MKJP di Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan di Kabupaten Minahasa Utara pada bulan September-Desember 2022. Pengambilan sampel dilakukan pada 5 klinik bidan dengan menggunakan metode consecutive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 100 ibu sebagai akseptor KB. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner yang dibuat oleh peneliti. Data dianalisis menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden dominan menggunakan MKJP (55%), berumur ≥30 tahun (53%), berpendidikan tinggi (51%), aksesibilitas yang mudah (85%), suami mendukung (54%) dan bersikap kurang baik (92%). Analisis multivariat menunjukkan bahwa umur (0,016) dan tingkat pendidikan (0,000) yang memiliki nilai signifikansi <0,05 sehingga umur dan tingkat pendidikan berpengaruh secara signifikan terhadap penggunaan MKJP dimana tingkat pendidikan merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap penggunaan MKJP. Perlu adanya pemberian pendidikan kesehatan terhadap pasangan usia subur agar bisa mengatur kehamilan melalui penggunaan MKJP sehingga pertumbuhan penduduk bisa dikendalikan.

References

Annur, C.M. (2022). Indonesia Peringkat ke-4 Negara Berpenduduk Terbanyak Dunia.

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2020/12/15/indonesia-peringkat-ke-4-negara-berpenduduk-terbanyak-dunia

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Kemenkes and BPS. (2018). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017. Jakarta: BKKBN.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2015). Situasi dan Analisis Keluarga Berencana. Jakarta.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2017). Peningkatan Kesertaan Ber-KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Melalui Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) di kampong KB. Jakarta: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.

Budiarti, I., Nuryani, D. D., & Hidayat, R. (2017). Determinan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada Akseptor KB. Jurnal Kesehatan, 8(2), 220-224.

Dewi, G. N. T., Nugroho, R. D., & Dharmawan, Y. (2020). Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang pada Akseptor Wanita di Desa Lengkong Kecamatan Rakit Kabupaten Banjarnegara Tahun 2019. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 8(2), 210-216.

Dewi, P. H. C., & Notobroto, H. B. (2015). Rendahnya Keikutsertaan Pengguna Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Pasangan Usia Subur. Biometrika Dan Kependudukan, 3(1).

Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencanak Kabupaten Minahasa Utara (2022). Jumlah pengguna MKJP di Manahasa Utara. Airmadidi.

Handayani, D. (2010). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ibu dalam Pengambilan Keputusan Memilih Alat Kontrasepsi dalam Rahim (AKDR) di Wilayah Bidan Praktik Swasta Titik Sri Suparti Boyolali. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada.

Kementerian Kesehatan RI. (2014). Situasi dan Analisis Keluarga Berencana. InfoDATIN. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.

Nelwan, J. E. (2022). Sosio-Antropologi Kesehatan. Yogyakarta: CV. Deepublish.

Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S., 2014, Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pinem, S. (2009). Kesehatan Reproduksi dan Kontrasepsi. Trans Info Media. Jakarta.

The United Nations. (2022). World Population Prospects 2022. Department of Economic and Social Affairs. Population Division. New York. https://www.un.org/development/desa/pd/sites/www.un.org.development.desa.pd/files/wpp2022_summary_of_results.pdf

World Health Organization. 2022. Family Planing/ Contraception.

https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/family-planning-contraception

Yanuar. (2010). Pengaruh Pengetahuan dan Sikap Pasangan Usia Subur Tentang KB terhadap Pemilihan Kontrasepsi di Lingkungan Kelurahan Joho Kecamatan Sukoharjo. Skripsi. Yogyakarta.

Yulizawati, Y., Nurdiyan, A., Iryani, D., & Insani, A. A. (2017). Pengaruh pendidikan kesehatan metode peer education mengenai skrining prakonsepsi terhadap pengetahuan dan sikap wanita usia subur di wilayah Kabupaten Agam Tahun 2016. Journal of Midwifery, 1(2), 11-20.

Downloads

Published

2023-04-01

Issue

Section

Articles