Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi di Puskesmas Ngadirejo

Authors

  • Putri Lilis Pratami Universitas Negeri Semarang
  • Yunita Dyah Puspita Santik Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.32662/gjph.v6i1.2979

Keywords:

usia, hipertensi, merokok, obesitas

Abstract

Hipertensi merupakan Penyakit Tidak Menular yang masih menjadi prioritas masalah kesehatan di Indonesia. Hipertensi adalah terjadinya peningkatan tekanan darah di dalam arteri yang terus menetap, hipertensi ini terjadi tanpa gejala namun menjadi faktor resiko berbagai penyakit mematikan seperti stroke, gagal jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang memengaruhi kejadian hipertensi dan faktor apa yang paling berpengaruh terhadap kejadian hipertensi. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh warga di wilayah kerja puskesmas Ngadirejo yang memenuhi kriteria inklusi. Proses analisis bivariat menggunakan Chi-square. Dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil analisis bivariat menujukkan bahwa usia (p= 0,002; OR=7,500; 95%CI=2,109-26,673), status pekerjaan (p= 0,027; OR= 4,308; 95%CI=1,323-14,023), obesitas (p=0,002; OR= 6,857; 95%CI= 2,138-21,991), konsumsi garam (p= 0,017; OR= 4,524; 95%CI= 1,441-14,203), aktivitas fisik (p=0,005; OR= 5,806; 95%CI= 1,827-18,452) dan yang terakhir adalah kebiasaan merokok (p= 0,001; OR= 8,364; 95%CI=2,481-28,192). Hasil multivariat menujukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian hipertensi adalah usia (p=0,005; OR= 15,382; 95%CI= 2,277-103,910), obesitas (p= 0,002; OR= 22,293; 95%CI= 3,164-157,052), dan konsumsi rokok (p= 0,002; OR= 21,529; 95%CI= 3,110-149,023). Disarankan bagi responden yang memiliki tekanan darah tinggi untuk mengurangi konsumsi garam, rokok, dan emmperbanyak aktivitas fisik

References

Anggara, F. H. D., & Prayitno, N. (2013). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tekanan Darah Di Puskesmas Telaga Murni,.Jurnal Ilmiah Kesehatan, 5(1), 20–25.

Diaz, K. M., & Shimbo, D. (2013). Physical Activity And The Prevention Of Hypertension. Current Hypertension Reports, 15(6), 659–668. Https://Doi.Org/10.1007/S11906-013-0386-8

Elvivin, Hariati, L., & Ibrahim, K. (2015). Analisis Faktor Risiko Kebiasaan Mengkonsumsi Garam, Alkohol,Kebiasaan Merokok Dan Minum Kopi Terhadap Kejadian Dipertensi Pada Nelayan Suku Bajo Di Pulau Tasipi Kabupaten Muna Barat Tahun 2015. 1–12.

Firmansyah, M. R. (2011). Hubungan Merokok Dan Konsumsi Kopi Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi. Jurnal Kesehatan, 263–268.

Herawati, N. T., Alamsyah, D., & Hernawan, A. D. (2020). Hubungan Antara Asupan Gula, Lemak, Garam, Dan Aktifitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Pada Usia 20 – 44 Tahun Studi Kasus Posbindu Ptm Di Desa Secapah Sengkubang Wilayah Kerja Puskesmas Mempawah Hilir. Jurnal Mahasiswa Dan Penelitian Kesehatan, 7(1), 34–43.

Jateng. (2021). Profil Kesehatan Jawa Tengah 2021.

Kearney, P. M., Whelton, M., Reynolds, K., Muntner, P., Whelton, P. K., & He, J. (2005). Global Burden Of Hypertension: Analysis Of Worldwide Data. The Lancet, 365(9455), 217–223. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.1016/S0140-6736(05)17741-1

Kemkes. (2013). Riset Kesehatan Dasar.

Kemkes. (2019). Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi). Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(1), 87. Https://Doi.Org/10.26714/Jkj.7.1.2019.87-94

Mayasari, Farich, A., & Sary, L. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi Pada Kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Di Puskesmas Rawat Inap Kedaton Kota Bandar Lampung. Jurnal Kemas, 56–62.

Natsis, M., Antza, C., Doundoulakis, I., Stabouli, S., & Kotsis, V. (2020). Hypertension In Obesity: Novel Insights. Current Hypertension Reviews, 16(1), 30–36. Https://Doi.Org/10.2174/1573402115666190415154603

Nuraeni, E. (2019). Hubungan Usia Dan Jenis Kelamin Beresiko Dengan Kejadian Hipertensi Di Klinik X Kota Tangerang. Jurnal Jkft, 4(1), 1. Https://Doi.Org/10.31000/Jkft.V4i1.1996

P2ptm Kemkes. (2017). Fakta Dan Angka Hipertensi. Https://P2ptm.Kemkes.Go.Id/Kegiatan-P2ptm/Subdit-Penyakit-Jantung-Dan-Pembuluh-Darah/Fakta-Dan-Angka-Hipertensi

Purwono, J., Sari, R., Ratnasari, A., & Budianto, A. (2020). Pola Konsumsi Garam Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia. Jurnal Wacana Kesehatan, 5.

Rihiantoro, T., & Widodo, M. (2017). Hubungan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Di Kabupaten Tulang Bawang. Jurnal Keperawatan, Xiii(2), 159–167.

Sartik, Tjekyan, R. S., & Muhammad, Z. (2017). Faktor – Faktor Risiko Dan Angka Kejadian Hipertensi Pada Penduduk Palembang. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 8(November), 180–191.

Shah, S., & Cook, D. G. (2001). Inequalities In The Treatment And Control Of Hypertension: Age, Social Isolation And Lifestyle Are More Important Than Economic Circumstances. Journal Of Hypertension, 19(7), 1333–1340. Https://Doi.Org/10.1097/00004872-200107000-00020

Suoth, M., Bidjuni, H., Malara, R. T., Studi, P., Keperawatan, I., Kedokteran, F., Sam, U., & Manado, R. (2014). Hubungan Gaya Hidup Dengan Kejadian Hipertensi Di Puskesmas Kolongan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara. Ejournal Keperawatan, 2.

Tiara, U. I. (2020). Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Hipertensi. Journal Of Health Science And Prevention, 167–171.

Virdis, A., Giannarelli, C., Neves, M. F., Taddei, S., & Ghiadoni, L. (2010). Cigarette Smoking And Hypertension. Current Pharmaceutical Design, 16(23), 2518–2525. Https://Doi.Org/10.2174/138161210792062920

Weinberger, M. H. (1991). Salt Sensitivity As A Predictor Of Hypertension. American Journal Of Hypertension, 4(11), 615s-616s. Https://Doi.Org/10.1093/Ajh/4.11s.615s.

Downloads

Published

2023-04-01

Issue

Section

Articles