Efektivitas Konsumsi Jus Buah Pare terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Sewaktu Penderita Diabetes Melittus Tipe II

Authors

  • Mike Susianti Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Ani Retni Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Widya Ningsih Djafar Universitas Muhammadiyah Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.32662/gjph.v6i2.3239

Keywords:

diabetes melittus, gula darah sewaktu, jus buah pare

Abstract

Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah dan gangguan metabolisme tubuh. peningkatan kadar gula darah akibat kelainan sekresi insulin, salah satu atau dua kerja insulin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas konsumsi jus buah pare terhadap penurunan kadar gula darah sewaktu. Desain penelitian yang digunakan adalah quasy eksperimen, dan tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Penelitian dilakukan di desa Mongolato Dengan melibatkan 30 responden, dengan 15 responden menjadi kelompok control dan 15 responden menjadi kelompok eksperimen. Analisa data yang digunakan adalah uji T dependent t test (paired sampel t test) dan uji T independent. Hasil uji t dependent (paired sampel t test) pada kelompok eksperimen didapatkan nilai p=0.000 dan pada kelompok control didapatkan nilai p=0.013. Hasil uji T independent menunjukan adanya pengaruh yang signifikan pada kadar gula darah sewaktupenderita Diabetes melitus sesudah pemberian jus buah pare pada kelompok eksperimen, dengan nilai p=0,000. Hasil penelitian ini merekomendasikankonsumsi jus buah pare pada penderita diabetes melitus untuk menurunkan kadar gula darah sewaktu.

Author Biography

Mike Susianti, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Fakultas Ilmu Kesehatan

References

Adriana, J., Prihantini, N. N., & Raizza, F. D. (2018). Hubungan Glukosa Darah Sewaktu dengan Indeks Massa Tubuh pada Usia Produktif. Jurnal Ilmiah WIDYA

Afifah, Andi Retno, Wahyu, S., Gayatri, Sri Wahyuni, Kanang, Indah Lestari, & Abdullah, Rezky Putri. (2021). Pengaruh pemberian ekstrak pare terhadap penurunan kadar glukosa pada mencit(mus musculus). Ina Journal of Health, 01 no. 03.

Astuti, N. R. (2015). Makanan-Makanan Tinggi Kolesterol (p. 96). FlashBooks.

Bahagia, W.,Kurniawaty, E., Mustafa, S.(2018).Potensi ekstrak buah pare (momordhica charantia) sebagai penurun kadar glukosa darah: Manfaat dibalik rasa pahit. Majority.7.2:180

Cahyati, Y., Somantri, I., Cahyati, A., Rosdiana, I., Sugiarti, I., Iman, Arief Tarmansyah, & Puruhita, Tri Kusuma Agung. (2021). Penatalaksanaan terpadu penyakit tidak menular. deepublish.

Dawam Maghfoer, M., Yursila, K., Aini, N., & Dwi Yamik, Wiwin Sumiya. (2019). Sayuran lokal indonesia (press UB (ed.)). Press UB.

Deswita, & Cahyati, Mia. (2023). Diabetes melitus pada anak dan perawatannya (Nia Duniawati (ed.); pertama). penerbit adab

Farhan, Chaidir, & ahmad, husen. (2022). manfaat jus pare(momordica charantia)terhadap glukosa darah dan kualitas hidup pasien diabetes melitus dalam skema pengobatan holistik`. Farmamedika, vo.7 No.1,.

Febrinasari, R., sholikah, Tri, Pakha, Dyonisa, & Putra, Stefanus. (2020). Buku saku diabetes melitus untuk awam ( Ratih Febrinasari (ed.)). UNS PRESS.

Hartini,Sri. (2016). Diabetes? Siapa Takut - Google Books. penerbit qanita. https://www.google.co.id/books/edition/Diabetes_Siapa_Takut/XNTQ5i458c C?hl=en&gbpv=1&dq=diabetes+melitus+siapa+takut&printsec=frontcover

Harismayanti.(2017). Pengalaman diabetisi dalam mengendalikan kadar glukosa darah diwilayah kerja puskesmas limboto kabupaten gorontalo

Krisnatuti, D., Yenrina, R., & Rasjmida, Dini. (n.d.). diet sehat untuk penderita diabetes melitus. penebar swadaya gorup.

Luthfianto, D., Noviyanti, R., & Kurniawati, I. (2019). Mengontrol gula darah dengan bekatul (D. Luthfianto (ed.)). oase pustaka.

Nasrudin, Juhana. (2020). Refleksi keberagaman dalam sistem pengobatan tradisional masyarakat pedesaan ( Shara Nurachma ( ed.)). pt rajagrafindo persada.

Prihaningtyas, Rendi. (2013). Hidup manis dengan diabetes. mediapressindo. Puspitasari, V., & Choerunisa, N. (2021). Kajian Sistematik : Efek anti diabetes buah pare (Momordica charantia Linn.) terhadap kadar glukosa darah pada tikus yang diinduksi aloksan. Generics: Journal of Research in Pharmacy, 1(2), 18–27. https://doi.org/10.14710/genres.v1i2.11052

Riamah. (2022). Perilaku kesehatan pasien diabetes melitus. In Nasya Expanding Manajemen (NEM).

Savitri, A. (2016). Tanaman ajaib! BASMI PENYAKIT DENGAN TOGA (TANAMAN OBAT KELUARGA) (N. Aisyah (ed.)). bibit publisher.

Simatupang, Rumiris. (2020). Pedoman diet penderita diabetes melitus ( Abdul Rahman (ed.)). yayasan pendidikan dan sosial.

Siyoto, Sandu. (2015). Dasar metodologi penelitian. literasi media publishing Sunarjoo,H., & Nurrohmah, F. (2018). Bertanam sayuran buah ( B Prasetya w (ed.)). penebar swadaya.

Tandra, Hans. (n.d.). Diabetes bisa sembuh. pt gramedia pustaka utama.

Tandra, Hans. (2018). Dari diabetes menuju jantung dan stroke. pt gramedia pustaka utama.

WHO (2022) World Health Organization, Diabetes Research and Clinical Practice.

Downloads

Published

2023-10-01

Issue

Section

Articles