Hubungan Sumber dan Pengolahan Air Minum terhadap Kejadian Stunting pada Balita

Authors

DOI:

https://doi.org/10.32662/gjph.v6i2.3258

Keywords:

balita, pengolahan air, status gizi, sumber air

Abstract

Angka kejadian stunting di Kabupaten Sumenep pada tahun 2022  sebesar 21,6%, nilai tersebut masih jauh dari target penurunan stunting Pemerintah Indonesia yaitu sebesar 14%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sumber penyediaan air minum dengan kejadian stunting pada balita di Kabupaten Sumenep. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan analisis data uji Chocran untuk hubungan sumber air minum dengan kejadian stunting dan uji Chi-Square untuk hubungan pengolahan air minum dengan kejadian stunting. Data sumber air minum dilakukan dengan mewawancarai ibu balita dan hasil data stunting diperoleh dari pengukuran Tinggi/Panjang badan balita menurut umur balita, dibandingkan dengan standar baku dari WHO-MGRS yaitu nilai z-score-nya kurang dari -2 SD/standar deviasi (stunted) dan kurang dari -3 SD (severely stunted). Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan signifikan antara sumber air minum yang dikonsumsi balita dengan kejadian stunting  dengan p=0,047 dan ada hubungan antara pengolahan air minum dengan kejadian stunting sebesar p=0,038 sehingga perlu diberikannya edukasi kepada masyarakat tentang pengolahan air minum untuk meminimalisir terjadinya diare pada balita.

References

Abidin, K., Ansariadi, A., & Thaha, I. L. M. (2022). Faktor Air, Sanitasi, Dan Higiene Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Permukiman Kumuh Kota Makassar. Hasanuddin Journal of Public Health, 3(3), 301–311. https://doi.org/10.30597/hjph.v3i3.22002

Apriluana, G., & Fikawati, S. (2018). Analisis Faktor-Faktor Risiko terhadap Kejadian Stunting pada Balita (0-59 Bulan) di Negara Berkembang dan Asia Tenggara. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 28(4), 247–256. https://doi.org/10.22435/mpk.v28i4.472

Dewey, K. G., Arnold, C. D., Ryan Wessells, K., Prado, E. L., Abbeddou, S., Adu-Afarwuah, S., Ali, H., Arnold, B. F., Ashorn, P., Ashorn, U., Ashraf, S., Becquey, E., Brown, K. H., Christian, P., Colford, J. M., Dulience, S. J. L., Fernald, L. C. H., Galasso, E., Hallamaa, L., … Stewart, C. P. (2022). Preventive small-quantity lipid-based nutrient supplements reduce severe wasting and severe stunting among young children: an individual participant data meta-analysis of randomized controlled trials. American Journal of Clinical Nutrition, 116(5), 1314–1333. https://doi.org/10.1093/ajcn/nqac232

Fufa, D. A. (2022). Determinants of stunting in children under five years in dibate district of Ethiopia: A case-control study. Human Nutrition and Metabolism, 30(January), 200162. https://doi.org/10.1016/j.hnm.2022.200162

Hasan, A., Kadarusman, H., & Sutopo, A. (2022). Air Minum, Sanitasi, dan Hygiene sebagai Faktor Risiko Stunting di Wilayah Pedesaan. Jurnal Kesehatan, 13(2), 299. https://doi.org/10.26630/jk.v13i2.2984

Hidayah, N., Rita, W., Anita, B., Podesta, F., Ardiansyah, S., Subeqi, A. T., Nasution, S. L., & Riastuti, F. (2019). Hubungan pola asuh dengan kejadian stunting (rekomendasi pengendaliannya di Kabupaten Lebong). Riset Informasi Kesehatan, 8(2), 140. https://doi.org/10.30644/rik.v8i2.237

Hijrawati, Usman, A. N., Syarif, S., Hadju, V., As’ad, S., & Baso, Y. S. (2021). Use of technology for monitoring the development of nutritional status 1000 hpk in stunting prevention in Indonesia. Gaceta Sanitaria, 35, S231–S234. https://doi.org/10.1016/j.gaceta.2021.10.028

Humphrey, J. H., Mbuya, M. N. N., Ntozini, R., Moulton, L. H., Stoltzfus, R. J., Tavengwa, N. V., Mutasa, K., Majo, F., Mutasa, B., Mangwadu, G., Chasokela, C. M., Chigumira, A., Chasekwa, B., Smith, L. E., Tielsch, J. M., Jones, A. D., Manges, A. R., Maluccio, J. A., Prendergast, A. J., … Makoni, T. (2019). Independent and combined effects of improved water, sanitation, and hygiene, and improved complementary feeding, on child stunting and anaemia in rural Zimbabwe: a cluster-randomised trial. The Lancet Global Health, 7(1), e132–e147. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(18)30374-7

Khulafa’ur Rosidah, L., & Harsiwi, S. (2019). Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Balita Usia 1-3 Tahun (Di Posyandu Jaan Desa Jaan Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk). Jurnal Kebidanan, 6(1), 24–37. https://doi.org/10.35890/jkdh.v6i1.48

Mokosandib, V., Rumajar, P. D., & Suwarja. (2017). Penyediaan Air Bersih Dan Jamban Keluarga Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Betelen Kecamatan Tombatu Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 7(2), 52–62.

N, M., & M, W. (2020). Hubungan Kondisi Lingkungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Rt 08 , 13 dan 14 Kelurahan Mesjid Kecamatan Samarinda Seberang 2019. Borneo Student Research, 1(2), 750–754.

Oginawati, K., Yapfrine, S. J., Fahimah, N., Salami, I. R. S., & Susetyo, S. H. (2023). The associations of heavy metals exposure in water sources to the risk of stunting cases. Emerging Contaminants, 9(4), 100247. https://doi.org/10.1016/j.emcon.2023.100247

Singh, K. J., Chiero, V., Kriina, M., Alee, N. T., & Chauhan, K. (2022). Identifying the trend of persistent cluster of stunting, wasting, and underweight among children under five years in northeastern states of India. Clinical Epidemiology and Global Health, 18(April), 101158. https://doi.org/10.1016/j.cegh.2022.101158

SSGI. (2022). Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022 - Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan | BKPK Kemenkes. 1–154. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/buku-saku-hasil-survei-status-gizi-indonesia-ssgi-tahun-2022/

Ulfa, F., & Handayani, O. W. K. (2018). Higeia Journal of Public Health. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 2(2), 227–238.

Downloads

Published

2023-10-01

Issue

Section

Articles