Hubungan Masa Kerja dan Umur dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Petani

Authors

  • Ni Wayan Dimkatni Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika
  • Fachri Rumaf Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika
  • Nurhalisa Dolot Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika
  • Sarman Sarman Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika
  • Moh. Rizki Fauzan Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika
  • Chriestien Gloria Tutu Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika

DOI:

https://doi.org/10.32662/gjph.v6i2.3327

Keywords:

masa kerja, musculoskeletal, petani, umur

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris dengan jumlah penduduk yang tinggi, bekerja di bidang pertanian memiliki resiko kesehatan seperti Gangguan muskuloskeletal memiliki keluhan pada otot-otot rangka gejala yang sering terjadi yaitu nyeri, kaku bahkan sampai terjadi penurunan fungsi gejala tersebut merupakan akibat dari kerusakan pada nervus dan pembuluh darah pada berbagai titik pada tubuh seperti leher, bahu, pergelangan tangan, pinggul, lutut, tumit dan lain sebagainya. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik kuantitatif dengan menggunakan rancangan cross sectional. Tempat penelitian bertempat di Poyowa Besar Kecamatan Kotamobagu Selatan Kota Kotamobagu, dengan jumlah sampel 100 orang Petani, penentuan sampel menggunakan rumus lameshow pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling, instrument penelitian yang digunakan yaitu kuisioner . Hasil Penelitian menunjukkan bahwa diperoleh p-value yaitu 0,083 dengan begitu maka masa kerja tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan keluhan muskuloskeletal.  Kemudian Variabel umur Hasil Penelitian menunjukkan bahwa nilai p-value diperoleh yaitu 0,610 dengan begitu maka umur tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan keluhan musculoskeletal pada petani. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi acuan dalam melakukan penelitian lebih mendalam dan acuan dinas terkait  untuk memperhatikan Kesehatan petani

References

BPJS Ketenagkerjaan 2022

Cho K, Cho H.-Y, Han G.-S. Risk factors associated with musculoskeletal symptoms in Korean dental practitioners. J Phys Therapy Scie. 2016; 28(1):56–62)

Danur, Sheren dkk. 2022. Hubungan Postur Kerja Dan Masa Kerja Terhadap Keluhan Muskuloskeletal Pada Pengemudi Bus.Hasanuddin Journal of Public Health jurnal Vol 3 Issue 2 diakses pada 23 desember 2023

https://www.inews.id/finance/bisnis/angka-kecelakaan-kerja-meningkat-3-tahun-terakhir-menaker-ada-265334-kasus-di-2022

Irzal. 2016. Dasar-dasar Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Jakarta Kencana

ILO. 2017. Laporan Ketenagakerjaan. ILO

Kemenkes 2013. Riskesdas 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehata

Suriya, Melti dan Suriati. 2019. Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Gangguan pada Sistem Muskuloskeletal. Padang : Pustaka Galeri Mandiri

Widajati, Noeroel dan Salsa Daffania Mawaddah. 2021. Complaints of Musculoskeletal Disorders on Sales Promotion Girl at Cosmetic Stores in Surabaya, Indonesia. Jurnal Folia Medika Indonesiana vol 57 no.4 2021 diakses pada 23 desember 2023

Sari, Erna. dkk. 2017.Hubungan antara umur dan masa kerja dengan keluhan musculuskeletal pada pekerja laundry . Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 13 No. 2 diakses tanggal 24 desember 2023

Satoto, H.F. (2020) Perspektif Safety Leadership Dalam Peningkatan Kinerja Keselamatan Kerja, Heuristic. Doi: 10.30996/he.v17i1.3571

Tarwaka. (2015). Dasar-dasar pengetahuan ergonomi dan aplikasi di tempat kerja dan produktivitas. Surakarta: UNIBA PRESS.

Downloads

Published

2023-10-01

Issue

Section

Articles