Faktor yang Berhubungan dengan Keragaman Konsumsi Sayuran dan Buah Remaja Di Wilayah Pesisir Kabupaten Gresik

Anggita Kurnia Ramadhani, Choirul Anna Nur Afifah

Abstract

Adolescence is a period of nutritional vulnerability due to various reasons, such as changes in lifestyle including consumption patterns because it is influenced by the surrounding environment. The study aimed to analyze the factors associated with the diversity consumption of vegetables and fruits in adolescents in the coastal area of the Gresik Regency. The research design used a cross-sectional study. The research was conducted in Panceng District, Gresik Regency. The number of samples were 100 teenagers. The data collection was using the semi-quantitative food frequency questionnaire (FFQ), questionnaire, knowledge test, checklist form, and food record form for one meal in 3 days. The results showed that the factors related to the amount of consumption vegetables and fruits in adolescents were gender (p < 0.01), consumption behavior (p < 0.01), preference (p < 0.01), the role of parents (p < 0.01), media exposure (p < 0.01), knowledge (p < 0.01), and various of fruit vegetables (p < 0.01), while the role of peer  group was not have association with diversity consumption of vegetables and fruit. It can be concluded that gender, consumption behavior, knowledge, and the amount of consumption vegetable and fruits have association related to the amount of consumption vegetables and fruits in adolescents.

Keywords: consumption diversity; fruit; vegetables; teenager

Abstrak

Usia remaja merupakan periode rentan gizi karena berbagai sebab antara lain terjadi perubahan gaya hidup termasuk pola konsumsi karena dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan keragaman konsumsi sayuran dan buah pada remaja di wilayah pesisir Kabupaten Gresik. Desain penelitian menggunakan cross sectional study. Penelitian dilakukan di Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik. Subyek penelitian berjumlah 100 remaja. Pengumpuan data menggunakan instrumen semi kuantitatif food frequency questionnaire (FFQ), kuesioner, tes pengetahuan, form checklist dan food record form foto sekali makan selama 3 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang berhubungan dengan jumlah konsumsi sayuran dan buah pada remaja adalah jenis kelamin (p < 0,01), perilaku konsumsi (p < 0,01), preferensi (p < 0,01), peran orang tua ( p < 0,01), keterpaparan media (p < 0,01), pengetahuan (p < 0,01), serta ragam sayuran buah (p < 0,01). Sementara peran teman sebaya tidak berhubungan dengan keragaman konsumsi sayuran dan buah. Disimpulkan bahwa jenis kelamin, perilaku konsumsi, pengetahuan, serta jumlah konsumsi sayur dan buah berhubungan dengan keragaman konsumsi sayur dan buah pada remaja.

Kata kunci: keragaman konsumsi; sayuran; buah; remaja

Full Text:

PDF

References

Anggraeni NA, Sudiarti T. 2018. Faktor Dominan Konsumsi Buah dan Sayur pada Remaja di SMPN 98 Jakarta. Indonesian Journal of Human Nutrition. 5(1): 18 - 32

Annur DR. 2014. Hubungan Faktor Indvidu dan Lingkungan dengan Konsumsi Buah dan Sayur Pada Siswa SMPN 19 Jakarta Tahun 2014. Naskah Publikasi. Universitas Indonesia. Jakarta.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Gresik. 2020. Jumlah Penduduk Menurut Kecamatan dan umur tahun 2019. Gresik: Badan Pusat Statistik.

Brown EJ. 2011. Nutrition. Fayetteville State University.

Farisa S. 2012. Hubungan Sikap, Preferensi, Pengetahuan, Ketersediaan, dan Keterpaparan Media Massa pada Siswa SMP Negeri 8 Depok Tahun 2012. Naskah Publikasi. Universitas Indonesia. Jakarta.

Fibrihirzani H. 2012. Hubungan Antara Karakteristik Individu, Orang Tua dan Lingkungan dengan Konsumsi Buah dan sayur pada Siswa SDN Beji 5 dan 7 Depok Tahun 2012. Naskah Publikasi. Universitas Indonesia. Jakarta.

Granner ML and Evans AE. 2012. Measurement Properties of Psychosocial and Environmental Measures Associated with Fruit and Vegetable Intake among Middle School Adolescents. Journal of Nutrition Education and Behavior. https://doi.org/10.1016/j.jneb.2010.12.008.

Hamidah I. 2017. Studi tentang Pola Konsumsi Masyarakat Pesisir Indramayu. Mangifera Edu: jurnal biologi dan pendidikan biologi. 1(2): 1-10.

Hatt L, Stanton C, Makowiecka K, Adisasmita A, Achadi E, Ronsmans C. 2007. Did the strategy of skilled attendance at birth reach the poor in Indonesia?. Bulletin of the World Health Organization. 85(10): 774–782.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2014. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 23 tahun 2014 tentang Upaya perbaikan Gizi. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2014. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 41 tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2018. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Khomsan. 2000. Teknik Pengukuran pengetahuan Gizi jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga. Institut Pertanian Bogor.

Kristjansdottir AG, Thorsdottir I, De Bourdeaudhuij I, Due P, Wind M, Klepp KI. 2006. Determinants of fruit and vegetable intake among 11-year-old schoolchildren in a country of traditionally low fruit and vegetable consumption. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity. 3(41). https://doi.org/10.1186/1479-5868-3-41.

Krolner R, Rasmussen M, Brug J, Klepp KI, Wind M, Due P. 2011. Determinants of fruit and vegetable consumption among children and adolescents: a review of the literature. Part II: qualitative studies. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity. https://doi.org/10.1186/1479-5868-8-112.

Lestari DA. 2013. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Konsumsi Buah dan Sayur Pada Siswa SMP Negeri 226 Jakarta Selatan. Skripsi. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.

Melinda K. 2013. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Konsumsi Buah dan Sayur Pada Siswa Di SMP Negeri 28 Jakarta dan SMP Negeri 1 Jakarta Tahun 2013. Naskah Publikasi. Universitas Indonesia. Jakarta.

Muna, Nadya I, Mardiana M. 2019. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Konsumsi Buah dan Sayur pada Remaja. Sport and Nutrition Journal. 1(1). https://doi.org/10.15294/spnj.v1i1.31187.

Noviyanti RD dan Marfuah D. 2017. Hubungan Pengetahuan Gizi, Aktivitas Fisik, Dan Pola Makan Terhadap Status Gizi Remaja Di Kelurahan Purwosari Laweyan Surakarta. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Magelang.

Nurhasanah. 2013. Perbedaan proporsi konsumsi buah dan sayur menurut faktor individu, lingkungan sosial, dan lingkungan fisik pada siswa SDIT Ummu’l Quro Tahun 2013. Naskah publikasi. Universitas Indonesia. Jakarta.

Nurlidyawati. 2015. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Konsumsi Buah dan Sayur Pada Siswa Kelas VIII Dan IX SMP Negeri 127 Jakarta Barat Tahun 2015. Naskah publikasi. Universitas Syarif Hidayatullah Jakarta. Jakarta.

Nuryani dan Paramata Y. 2018. Intervensi pendidik sebaya meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku gizi seimbang pada remaja di MTSN Model Limboto. Indonesian journal of human nutrition. 5(2): 96 – 112.

Nuryani and Paramata Y. 2020. Associated factors of adolescents malnutrition in junior high school student. Indoensian journal of nutrition and dietetic. 8 (1): 9 – 21.

Nuryani. 2019. Gambaran pengetahuan, sikap, perilaku dan status gizi pada remaja di Kabupaten Gorontalo. Jurnal dunia gizi. 2(2); 63 – 70.

Oktavia, Alfonsa, Reni. 2019. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Konsumsi Buah-Sayur Pada Remaja di daerah Rural-Urban, Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Raflesia. 1(1).

Pearson N, Timperio A, Salmon J, Crawford D, Biddle SJH. 2009. Family influences on children’s physical activity and fruit and vegetable consumption. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity. https://doi.org/10.1186/1479-5868-6-34.

Rachman, Bella N, 2017. Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku konsumsi Buah dan sayur Siswa SMP di Denpasar. Jurnal Gizi Indonesia. 6 (1).

Ramadhani, Devi T, Hidayati, Listyani. 2017. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi Sayur dan Buah Pada Remaja Putri SMP N 3 Surakarta. Seminar Nasional Gizi. 45–58.

Rasmussen M, Krølner R, Klepp KI, Lytle L, Brug J, Bere E, Due P. 2006. Determinants of fruit and vegetable consumption among children and adolescents: A review of the literature. Part I: Quantitative studies. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity. 3(22). https://doi.org/10.1186/1479-5868-3-22.

Sholehah A. 2016. Faktor Yang Berhubungan Dengan Konsumsi Buah dan Sayur Pada Remaja(Studi Di SMP Negeri 45 Surabaya). Skripsi. Universitas Airlangga. Surabaya.

World Health Organization. 2005. Guidelines for Adolescent Nutrition services: Nutrition Needs of Adolescents. World Health Organization.

Worsley A. 2002. Nutrition knowledge and food consumption: can nutrition knowledge change food behaviour?. Asia Pacific journal of clinical nutrition. 11 (Suppl 3): 579–585.

Yanti SAP, Ambartana IW, Dewantari NM. 2018. Pola Konsumsi Sayur dan Buah, Kebiasaan Olahraga dan Status Gizi Anggota Persatuan Pencak Silat Ranting Bayad Desa Bayad Tegallang Gianyar. Jurnal ilmu gizi: Journal of Nutrition Science. 7(3): 115–121.

Article Metrics

Abstract View : 55 times
PDF Download : 44 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.