Studi Kasus: Kegagalan Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi di Wilayah Puskesmas Banjarsari, Lebak

Authors

  • Siti Yuyun Yulianah Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA University
  • Debby Endayani Safitri
  • Nursyifa Rahma Maulida

Abstract

Abstract

 

The infant mortality rate in Indonesia is still high, which is 2 times higher than the target set by the Sustainable Development Goals (12 per 1000 live births in 2030). To overcome these problems, it can be prevented by giving exclusive breastfeeding. In the preliminary study in the working area of the Banjarsari Health Center of 11 mothers, only 2 mothers succeeded in providing exclusive breastfeeding for up to 6 months. The study was aimed to understand the factors that play a role in the failure of exclusive breastfeeding in the working area of the Banjarsari Health Center. The research was case-study research to provide a quantitative and qualitative description. Quantitative data was carried out by distributing questionnaires to 111 respondents and qualitative research was carried out by in-depth interviews and FGDs. The results showed that there was an influence on the perception of insufficient breastfeeding, the attitude of mother's family support, mother's education, and promotion of formula milk. In addition, knowledge and work affected exclusive breastfeeding, although statistically there was no relationship. The conclusion of the study was showed that mothers who did not know about exclusive breastfeeding, receive recommendations from their families to give food, feel that breast milk is not enough which characterized by fussy babies, and occopational cause mothers fail to give exclusive breastfeeding. it is suggested for the Health Center to increase the promotion of exclusive breastfeeding.

 

Keywords: exclusive breastfeeding; knowledge; attitude

 

Abstrak

 

Angka kematian bayi di Indonesia masih tinggi, yaitu 2 kali lipat lebih tinggi dari target yang telah ditetapkan oleh Suistainable Development Goals (12 per 1000 kelahiran hidup pada tahun 2030). Untuk mengatasi permasalahan tersebut dapat dicegah dengan memberikan ASI eksklusif. Studi pendahulan di wilayah kerja Puskesmas Banjarsari dari 11 ibu hanya 2 ibu yang berhasil memberikan ASI eksklusif sampai 6 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor yang berperan dalam kegagalan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Banjarsari. Penelitian ini adalah penelitian studi kasus untuk memberikan gambaran secara kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitaif dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner pada 111 responden dan penelitian kualitatif dilakukan dengan wawancara mendalam dan FGD. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh persepsi ketidakcukupan ASI, sikap dukungan keluarga ibu, pendidikan ibu, dan promosi susu formula selain itu pengetahuan dan pekerjaan berpengaruh terhadap ASI eksklusif walaupun secara statistik tidak ada hubungan. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukan bahwa ibu yang tidak mengetahui ASI eksklusif, mendapat anjuran dari keluarga untuk memberikan makanan, merasa ASI tidak cukup yang ditandai bayi rewel, dan pekerja menyebabkan ibu gagal memberikan ASI eksklusif. Disarankan bagi pihak Puskesmas untuk meningkatkan promosi mengenai ASI eksklusif.

 

Kata kunci: ASI eksklusif; pengetahuan; sikap

Author Biography

Siti Yuyun Yulianah, Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA University

Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Program Studi Ilmu Gizi

References

Alim A dan Samman SBM. 2020. Studi kualitatif: perilaku ibu terhadap pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Banemo, Kabupaten Halmahera Tengah. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 30(2): 163–182.

Alabi TA, Adejoh SO, Atinge S, Umahi E. 2020. Social and bio-medical predictors of exclusive breastfeeding among nursing mothers in Lagos and Taraba States, Nigeria. Journal of Pediatric Nursing.

Cascone D, Tomassoni D, Napolitano F, Di Giuseppe G. 2019. Evaluation of knowledge, attitudes and practices about exclusive breastfeeding among women in Italy. International Journal of Environmental Research and Public Health. 16(12).

Damayanti D. 2010. Asyiknya Minum ASI. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Dinkes Provinsi Banten. 2019. Profil Kesehatan Provinsi Baten Tahun 2019. Serang: Dinkes Provinsi Banten.

Ekawati S, Parlindungan DR, Morita K. 2015. Kampanye program pemberian ASI eksklusif: studi deskriptif implementasi program peningkatan pemberian ASI eksklusif di Kota Administrasi Jakarta Utara. Jurnal Bisnis dan Komunikasi. 2: 1–10.

Fox R, McMullen S, Newburn M. 2015. UK women’s experiences of breastfeeding and additional breastfeeding support: a qualitative study of Baby Café services. BMC Pregnancy and Childbirth.

Golda T, Haurissa B, Manueke I. 2019. Pengetahuan dan sikap ibu menyusui dengan perilaku pemberian ASI eksklusif. Jurnal Ilmiah Bidan. 6(2).

Hamidah S. 2016. Hubungan antara dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan. jurnal MIDPRO. 8(1).

IDA. 2012. Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif 6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kemiri Muka Kota Depok Tahun 2011. (Skripsi). Universitas Indonesia. Depok.

Infodatin. 2014. Situasi dan Analiaisis ASI Eksklusif. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.

Iqmy LO. 2017. Hubungan antara pengetahuan, penidikan, pekerjaan ibu yang mempunyai bayi umur 6-12 bulan dengan pemberian ASI eksklusif di Desa Purwodadi Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus.

Kementerian Kesehatan RI. 2019. Profil Kesehatan Indonesia 2018. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan RI. 2020. Profil Kesehatan Indoneisa 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Lindawati R. 2019. Hubungan pengetahuan, pendidikan dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif. Faletehan Health Journal. 6(1): 30–36.

Listiani AA, Irasanti SN, Zulmansyah, Nurhayati E, Budiman. 2019. Hubungan tingkat pengetahuan tentang ASI eksklusif dengan pemberian ASI eksklusif pada wanita pekerja di Subang. Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains (JIKS). 1(1):45-48.

Metasari D dan Sianipar BK. 2019. Hubungan persepsi ibu tentang ketidakcukupan ASI (PKA) Kelurahan Kuala Lempuing Kota Bengkulu. JNPH. 7(1):41-45.

Nasution SI, Liputo NI, Mahdawaty. 2016. Faktor-faktor yang berhubungan dengan pola pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Bungus Tahun 2014. Jurnal Kesehatan Andalas. 5(1).

Netty, Rabiathul S, Qariat NI. 2019. Hubungan pengetahuan, sikap dan iklan susu formula dengan pemberian ASI ekslusif di Wilayah Puskesmas Rawat Inap Cempaka Kota Banjarbaru. Jurkessia. 9(2).

Nislawaty. 2018. Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI pada bayi di Kelurahan Langgini Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Tahun 2018. Jurnal Doppler Universitas Pahlawan.

Palupi RA dan Devy SR. 2014. Perilaku pemberian ASI oleh ibu dengan usia di bawah 20 tahun. Jurnal Promkes. 2(2): 206–219.

Prabasiwi A, Fikawati S, Syafiq A. 2015. Exclusif breasfeeding and perception of insufficient milk suply. Kesmas: National Public Health Journal. 9(3).

Pusporini AD, Pangestuti DR, Rahfiludin M. 2021. Faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik ASI eksklusif di Daerah Pertanian Kabupaten Semarang (studi pada ibu yang memiliki bayi usia 0−6 bulan). Media Kesehatan Masyarakat Indonesia.

Pitaloka DA, Abrory R, Pramita AD. 2018. Hubungan antara pengetahuan dan pendidikan ibu dengan pemberian ASI eksklusif di Desa Kedungrejo Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Research study.

Ramli R. 2020. Hubungan pengetahuan dan status pekerjaan ibu dengan pemberian ASI eksklusif di Kelurahan Sidotopo. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education. 8(1):36-46.

Roslina R. 2018. Faktor-faktor yang mempengaruhi ibu dalam pemberian asi eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di Puskesmas Rangkasbitung KaBupaten Lebak. Jurnal Obstretika Scientia. 6(2).

Safon C, Keene D, Guevara WJU, Kiani S, Herkert D, Muñoz EE, Pérez-Escamilla R. 2017. Determinants of Perceived Insufficient milk among new mothers in León, Nicaragua. Maternal and Child Nutrition. 13(3).

Sakti ES. 2018. Menyusui sebagai dasar kehidupan tema pekan ASI sedunia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Sandhi A, Lee GT, Chipojola R, Huda MH, Kuo SY. 2020. The relationship between perceived milk supply and dan exclusive breastfeeding during the frist six months postpartum: a crosectional study.

Setiawan TA. 2016. Berilmu Pengetahuan. Relasi Inti Media. Yogyakarta.

Sihombing S. 2018. Hubungan pekerjaan dan pendidikan ibu dengan pemberian ASI ekslusif di Wilayah Kerja Puskesmas Hinai Kiri Tahun 2017. Jurnal Bidan Midwife Journal.

Susanti IY dan Hety DS. 2021. Dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Mojosari Kabupaten Mojokerto. Hospital Majapahit. 13(2).

Thet MM, Khaing EE, Diamond-Smith N, Sudhinaraset M, Oo S. 2016. Barriers to exclusive breastfeeding in the Ayeyarwaddy Region in Myanmar: Qualitative findings from mothers, grandmothers, and Husbands. Elsevier. 62-69.

WHO and UNICEF. 2019. Global Breastfeeding Scorecard 2019. In Global Breastfeeding Scorecard.

Downloads

Published

02.02.2022

Issue

Section

Articles