Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Skabies pada Santri Putri di Pondok Pesantren Darul Qur’an Al-Imam, Yogyakarta

Herly Ana Fiana, Dyah Suryani, Suyitno Suyitno

Abstract

Abstrak

 

Skabies atau kudis merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei dan sering terjadi di pondok pesantren. Salah satu faktor penyebab skabies yaitu personal hygiene yang kurang, sehingga diperlukan perilaku pencegahan terkait personal hygiene untuk mencegah terjadinya skabies. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan skabies pada santri putri di Pondok Pesantren Darul Qur’an Al-Imam Yogyakarta. Desain yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh santri putri di Pondok Pesantren Darul Qur’an Al-Imam Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling (78 responden). Instrumen penelitian ini yaitu kuesioner. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji Chi square. Hasil uji Chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara umur dengan perilaku pencegahan skabies santri putri (PR = 2,64, CI 95%  0,977-2,780) Sedangkan lama tinggal, tingkat pengetahuan dan sikap santri putri terhadap pencegahan skabies tidak memiliki hubungan yang siginifikan secara statistik. Jadi, hasil penelitian ini menunjukan bahwa santri putri yang berada di umur remaja awal dan pertengahan memiliki perilaku tidak baik dalam pencegahan scabies. Oleh karen itu, di harapkan kepada setiap pondok pesantren agar memberikan pelatihan PHBS pencegahan scabies.

Keywords

Kata kunci; perilaku pencegahan; sikap; skabies; tingkat pengetahuan

Full Text:

PDF

References

Aslamiyah, M. (2018). Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Santri dalam Mencegah Skabies di Pondok Pesantren X Banyuwangi Tahun 2018. (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat), 3(4).

Astriyanti, T., Lerik, M. D. C., & Sahdan, M. (2010). Perilaku hygiene perorangan pada narapidana penderita penyakit kulit dan bukan penderita penyakit kulit di lembaga pemasyarakatan klas II A Kupang Tahun 2010. Jurnal MKM, 5(1), 33–40.

Azizah, U. (2012). Hubungan antara pengetahuan santri tentang phbs dan peran ustadz dalam mencegah penyakit skabies dengan perilaku pencegahan penyakit skabies (Studi pada Santri di Pondok Pesantren Al-Falah Kecamatan Silo Kabupaten Jember).

Azwar, S. (2011). Sikap dan perilaku, dalam: Sikap manusia teori dan pengukurannya. Pustaka Pelajar.

Engelman, D., Yoshizumi, J., Hay, R. J., Osti, M., Micali, G., Norton, S., Walton, S., Boralevi, F., Bernigaud, C., & Bowen, A. C. (2020). The 2020 international alliance for the control of scabies consensus criteria for the diagnosis of scabies. British Journal of Dermatology, 183(5), 808–820.

Hilma, U. D., & Ghazali, L. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian skabies di pondok pesantren mlangi nogotirto gamping sleman yogyakarta. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 6(3), 148–157.

IASC. (2014). About Scabies.

Ibadurrahmi, H., Veronica, S., & Nugrohowati, N. (2017). Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kejadian penyakit skabies pada santri di Pondok Pesantren Qotrun Nada Cipayung Depok Februari tahun 2016. Jurnal Profesi Medika: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 10(1).

Kuspriyanto. (2013). Pengaruh Sanitasi Lingkungan dan Perilaku Sehat Santri Terhadap Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Kabupaten Pasuruan Jawa Timur. Jurnal Geografi, 11(21), 64–73.

Mading, M., & Bule Sopi, I. I. (2019). Kajian Aspek Epidemiologi skabies pada manusia.

Mubarak, W. I. (2012). Promosi Kesehatan. In Graha Ilmu.

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehtan. Rineka Cipta.

Putri, I. P. N., Wibowo, D. A., & Nugraheni, A. (2016). Hubungan Tingkat Pengetahuan Santri Dengan Perilaku Pencegahan Skabies di Pondok Pesantren Darut Taqwa Bulusan Semarang Tahun 2016. Diponegoro University.

Ramadhan, R. H. (2020). Hubungan pengetahuan sikap dan tindakan kesehatan santri mengenai kejadian skabies di pesantren nurul musthofa tanjung tabalong. Universitas Islam Kalimantan MAB.

Ridwan, A. R., Sahrudin, S., & Ibrahim, K. (2017). Hubungan pengetahuan, personal hygiene, dan kepadatan hunian dengan gejala penyakit skabies pada santri di Pondok Pesantren Darul Muklisin Kota Kendari 2017. (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat), 2(6).

Riyanto, & Budiman. (2013). Kapita Selekta Pengetahuan Dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Salemba Medika.

Sungkar, S. (2016). Skabies: Etiologi, patogenesis, pengobatan, pemberantasan, dan pencegahan. Jakarta: Badan Penerbit FKUI, 48–57.

Suryani, D., Juliansyah, E., Damayanti, R., Yulianto, A., & Oktina, B. R. (2020). The Clean and Healthy Life Behavior (PHBS) Among Elementary School Student in East Kuripan, West Nusa Tenggara Province. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(01), 10–22.

Widuri, N. A., Candrawati, E., & AF, S. M. (2017). Analisis Faktor Risiko Scabies Pada Santri di Pondok Pesantren Nurul Hikmah Desa Kebonagung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 2(3).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.