Pengetahuan dan Sikap Remaja Sekaa Teruna Teruni (STT) Tentang Pernikahan Usia Dini di Desa Kerta, Gianyar Bali

Sang Ayu Intan Indra Dewi, Desak Nyoman Widyanthini, Ni Putu Widarini

Abstract

Abstrak

 

Pernikahan usia dini akibat kehamilan yang tidak direncanakan pada remaja terjadi setiap tahun di Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar. Jumlah kasus yang terjadi meningkat setiap tahunnya dimana semuanya diakhiri dengan pernikahan. Oleh sebab itu peneliti ingin mengetahui pengetahuan dan sikap remaja yang tergabung dalam wadah Sekaa Teruna Teruni (STT) tentang pernikahan usia dini di Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain Cross-sectional. Pengambilan 83 sampel remaja STT dilakukan secara systematic random sampling. Data pengetahuan dan sikap remaja STT tentang pernikahan usia dini diukur dengan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan analisis deskriptif 44,6% menunjukkan pengetahuan cukup dan kategori sikap 53,0% menunjukkan sikap positif tentang pernikahan usia dini. Aspek pengetahuan kurang yaitu kategori umur yang termasuk dalam pernikahan dini dan faktor penyebab serta dampak yang akan ditimbulkan apabila remaja melakukan pernikahan usia dini. Sedangkan aspek sikap yang kurang adalah masih ada pandangan remaja yang memiliki rasa malu apabila menjadi perawan/perjaka tua dari pada menikah di usia muda. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang pernikahan usia dini adalah memperhatikan dampak pernikahan usia dini akibat kehamilan dini dengan mengikuti pelatihan dan pendidikan tentang pencegahan dan penanganan masalah kesehatan reproduksi termasuk HIV/AIDS baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Bagi instansi kesehatan perlu mengembangkan kerjasama dengan lintas sektor yang ada di Kecamatan Payangan terkait dengan pemberian edukasi tentang kesehatan reproduksi pada remaja termasuk tentang pernikahan usia dini.

Keywords

Kata kunci; pengetahuan; pernikahan usia dini; remaja; sikap

Full Text:

PDF

References

Afifah, K.N. & Susilawati, D., 2016. Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Dampak Pernikahan Dini Di Desa Lempong Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar. MUSWIL IPEMI Jateng, pp.31–37. Available at: https://ppnijateng.org/wp-content/uploads/2016/11/prosiding-muswil-ii-ipemi-jateng_magelang-17-september-2016.40-46.pdf.

Agustina, 2016. Survey Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Resiko Pernikahan Usia Dini Terhadap Proses Kehamilan Dan Persalinan Di Desa Ranto Lhoksukon. , (3). Available at: jurnal.umuslim.ac.id/index.php/jka/article/download/800/685.

Ayu C, A., Nugroho, B. & M, E.A., 2014. Gambaran Sikap Remaja Tentang Perkawinan Dini Di MTs Sunan Gunung Jati Katemas Kecamatan Kudu Kabupaten Jombang.

BKKBN, 2011. BKKBN : Usia Pernikahan Ideal 21-25 Tahun. Available at: https://www.bkkbn.go.id/detailpost/bkkbn-usia-pernikahan-ideal-21-25-tahun.

BKKBN, 2016. Survey Sosial dan Ekonomi Nasional. , pp.1–351. Cipto Susilo, A.A., 2014. Pernikahan Dini Dalam Perspektif Kesehatan Reproduksi. the Indonesian Journal of Health Science, 4(2), pp.112–120. Available at: http://digilib.unmuhjember.ac.id/download.php?id=2665.

Damayanti, I., 2012. Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Dampak Pernikahan Dini Pada Kesehatan Reproduksi Siswi Kelas XI Di SMK Batik 2 Surakarta Tahun 2012. Available at: http://digilib.stikeskusumahusada.ac.id/files/disk1/1/01-gdl-iradamayan-33-1-iradama-i.pdf.

Desa Kerta, 2017. Profil Desa Kerta Tahun 2017, Gianyar.

Dewi, D.A.D.K. & Lubis, D.S., 2012. Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Tentang Kehamilan Usia Dini Di Kota Denpasar. Indonesian Journal of Public Health, 1(1), pp.63–68. Available at: https://ojs.unud.ac.id/index.php/ach/article/view/8727.

Diska, A.I., 2016. Efektivitas Program Bina Keluarga Remaja Dalam Upaya Pendewasaan Usia Pernikahan. Available at: http://digilib.unila.ac.id/21456/3/skripsi tanpa bab pembahasan.pdf.

Esa, R.M., 2016. Pentingnya Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) Bagi Remaja. , p.2016. Available at: sumsel.bkkbn.go.id/.../pentingnya pendewasaan usia perkawinan.pdf.

Mantiri, S.I.E., 2015. Hubungan Antara Usia Waktu Menikah Dengan Kejadian Kekerasan Dalam Rumah Tangga Di Manado Periode September 2012 - Agustus 2013. , (September 2012), pp.1–9. Available at: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/eclinic/article/view/4398.

Meriyani, D.A. et al., 2016. Faktor Risiko Kehamilan Usia Remaja di Bali. , 4. Available at: https://media.neliti.com/media/publications/164459-id-none.pdf.

Mubasyaroh, 2016. Analisis Faktor Penyebab Pernikahan Dini dan Dampaknya Bagi Pelakunya. Yudisia, 7(2), pp.385–411. Available at: journal.stainkudus.ac.id/index.php/Yudisia/article/download/2161/1789.

Padmiari, E. et al., 2015. Pemberdayaan Sekaa Teruni Pada Pendampingan Ibu Hamil Dalam Pemberian ASI Eksklusif Di Kabupaten Klungkung Provinsi Bali Tahun 2014. Available at: https://media.neliti.com/media/publications/20958-ID-empowering-sekaa-teruni-on-assisting-pregnant-mothers-for-giving-exclusive-breas.pdf.

Rahmat, S., 2017. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Terhadap Pernikahan Dini Pada Remaja Putri Kelas XI Di SMA Negeri 2 Wonosari Gunung Kidul. Available at: http://digilib.unisayogya.ac.id/2502/1/a im silviana rahmat %28naskah publikasi.pdf.

Rumekti & Pinasti, 2016. Peran Pemerintah Daerah (DESA) Dalam Menangani Maraknya Fenomena Pernikahan Dini Di Desa Plosokerep Kabupaten Indramayu. , pp.1–16. Available at: http://eprints.uny.ac.id/35882/.

Sari, H.R., 2014. Pernikahan Dini (Suatu Kajian Perilaku Menyimpang di Kanagarian Limau Gadang Lumpo Timur Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan). Available at: http://download.portalgaruda.org/article.php?article=274324&val=6303&title=pernikahan dini (suatu kajian perilaku menyimpang di kanagarian limau gadang lumpo timur kecamatan iv jurai kabupaten pesisir selatan).

Suka, I.G. et al., 2013. Pemberdayaan Perarem Untuk Menurunkan Angka Hamil Di Luar Nikah Dan Kawin Usia Muda Di Desa Pengotan Kabupaten Bangli. , pp.275–281. Available at: https://media.neliti.com/media/publications/20856-ID-pemberdayaan-perarem-untuk-menurunkan-angka-hamil-di-luar-nikah-dan-kawin-usia m.pdf.

UNICEF, 2015. Analisis Data Perkawinan Usia Anak di Indonesia. Available at:https://www.unicef.org/indonesia/id/laporan_perkawinan_usia_anak.pdf

UPT Kesmas Payangan, 2017. Jumlah Ibu Hamil Di Bawah Umur 20 Tahun Per Desa Di Kecamatan Payangan, Gianyar.

Wati, E.Y., 2015. Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Umur 13-19 Tahun Tentang Resiko Pernikahan Dini Di Desa Gantiwarno, Mojokerto, Kedawung, Sragen. Available at: http://digilib.stikeskusumahusada.ac.id/files/disk1/19/01-gdl-elivyudowa-949-1-ktieliv-b.pdf.

Yelfia, A.F., 2014. Sikap Remaja Terhadap Program Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) Di Desa Dagang Kelambir Kecamatan Tanjung Morawa. , p.2014. Available at: http://digilib.unimed.ac.id/7160/.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.