Aplikasi Kitosan Cangkang Bekicot (Achatina Fulica F) Pada Tahu Putih Terhadap Organoleptis, Bobot Susut, Dan Lama Simpan
DOI:
https://doi.org/10.32662/gatj.v3i2.1172Keywords:
kitosan cangkang bekicot, tahu putih, organoleptik, bobot susut, lama simpanAbstract
Kandungan protein dan kadar air yang tinggi membuat tahu putih memiliki masa simpan yang pendek. Perlu adanya biomaterial alam yaitu kitosan cangkang bekicot untuk memperlama umur simpan tahu putih. Tujuan penelitian ini adalah mengaplikasikan kitosan cangkang bekicot (Achatina fulica F) pada tahu putih terhadap organoleptic, bobot susut, dan lama simpan. Metode penelitian ini dengan true experimental. Tahapan isolasi kitosan cangkang bekicot deproteinasi, demineralisasi, depigmentasi, dan deasetilasi, serta analisis mutu kitosan. Kitosan cangkang bekicot dilakukan pengenceran 1%, 1,5%, dan 2% untuk digunakan mencelupkan tahu putih dan amati nilai organoleptik, bobot susut, dan lama simpan. Analisa data yang diolah dengan cara desktiptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot susut yang paling kecil pada konsentrasi 2% sebesar 44,74% jika dibandingkan dengan 1,5% dan 1%. Nilai organoleptik warna dan tekstur yang disukai oleh panelis pada kosentrasi 1,5% dan 2%. Lama simpan tahu putih lebih baik yang diberi kitosan cangkang bekicot 1,5 % dan 2% selama 4 hari. Peran kitosan cangkang bekicot dapat memperlama umur simpan tahu putih pada suhu ruang.
References
Alfianika, N. 2018. Ajar Metode Penelitian Pengajaran Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Deepublish
Annisa, H.A., Prsetyaningsih, Y., dan Marlina, L. 2017. Pengaruh Bubuk Bawang Putih dan Garam Dapur terhadap Masa Simpan Tahu pada Suhu Kamar dalam Lingkungan Asam. Jurnal Teknik. 16 (2): 17-24.
Badan Pusat Statistik (BPS). 2015. Rata-Rata Konsumsi per Kapita Seminggu Beberapa Macam Bahan Makanan Penting, 2007-2018. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Cahyadi, W. 2008. Analisis & Aspek Kesehatan Bahan Tambahan Pangan, Edisi Kedua, Sinar Grafika Offset. Jakarta : Bumi Aksara.
Cauchie, H.M. 2002. Chitin Production By Arthropods In The Hydrosphere. Journal Hydrobiologia. 470: 63–96.
Chung, Y.C,. Su, Y.P,. Chen, C.C,. Jia, G., Wang, H.I, Wu, J.C.G,. Lin, J. G. 2004. Relationship between antibacterial activity of chitosan and surface characteristic of cell wall. Acta Pharmacol Sin .25(7) :932-936.
Damayanti, W., Rochima, E., Hasan, Z. 2016. Application of Chitosan as Antibacterial for Pangasius Fillet at Low Temperature Storage. Jurnal IPB. 19 (2): 321-328.
Hardjito. 2006. Aplikasi Kitosan Sebagai Bahan Tambahan Makanan dan Pengawet. Di dalam Prosiding Seminar Nasional Kitin Kitosan. Bogor: Departemen Hasil Perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor.
Hendra. 2017. Pengaruh Pemberian Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum L.) dan Lama Penyimpanan Terhadap Daya Awet Tahu Putih. Jurnal Biota. 3 (2): 54-59.
Kusumaningsih, T. Masykur, A., Arief, U. 2004. Pembuatan Kitosan dari Kitin Cangkang Bekicot (Achatina fulica). Jurnal Biofarmas. 2 (2): 64-68.
Masturoh, I., dan N. Anggita. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.
Manurung. 2010. Perbedaan Konsentrasi Kitosan Terhadap Tingkat Kesukaan Dan Daya Simpan Tahu. Artikel Ilmiah. 1 (1): 1-9.
Nurainy, F., Rizal, S., Yudiantoro. 2008. Pengaruh Konsentrasi Kitosan Terhadap Aktivitas Antibakteri Dengan Metode Difusi Agar (Sumur). Jurnal Teknoloogi Industri dan Hasil Pertanian. 13(2): 117- 125.
Paul, S., Jayan, A., Sasikumar, S. C., Cherian, M. S. 2014. Extraction and Purification Of Chitosan From Chitin Isolated From Sea Prawn (Fenneropenaeus Indicus). Department of Biotechnology. University, Coimbatore Tamil Nadu, India. 7 (4): 201-204.
Pujari, N dan Pandharipande. S.L, 2016. International Journal Of Engineering Sciences & Research Technology. International Journal of Engineering Sciences & Research Technology. 5 (10): 334-344.
Saptarini, N.M., Yulia,W, Usep, S. 2011. Deteksi Formalin dalam Tahu di Pasar Tradisional Purwakarta. Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi. 12 (1): 37 – 44.
Tarwendah, I.P. 2017. Comparative Study of Sensory Attributes and Brand Awareness in Food Product : A Review. Jurnal Pangan dan Agroindustri. 5 (2):66-73.
Uthairatanakij, A., Jaime, A., Silva, D. T., Obsuwan, K. 2007. Chitosan For Improving Orchid Production and Quality. Orchid Science and Biotechnology. 1 (1): 1-5.
Umarudin, Surahmaida, Alta, R, Nigrum, S, N. 2019. Preparation, Characterization, And Antibacterial Of Staphylococcus aureus Activity Of Chitosan From Shell Of Snail (Achatina fulica F). Biota. Vol. 10 (2): 114-126.
Umarudin, Surahmaida, Irawan,. M. S. A., Amalia, A. R. 2020. Coating Using Gastropod (Achatina fulica F.) Shell Chitosan Of Red Chil (Capsicum annum L.) On Length Of Shelf Life. Gorontalo Agriculture Tecnology Jurnal. 3 (1); 1-12.
Victor, S.M., Andhika, B., Syauqiyah, S. 2016. Pemanfaatan Kitosan Dari Limbah Cangkang Bekicot (Achatina Fulica) Sebagai Adsorben Logam Berat Seng (Zn). Konversi. 5 (1): 22-26
Wahyono, B.A., Hersoelistyorini, W., Suyanto, A. 2017. Identification of Formalin Use on White Tofu in Kedungmundu and Randusari Market of Semarang. Artikel Ilmiah. 1 (1): 1-11.
Waryati, Sudolar, N.R, Miskiyah., Juniawati. 2019. Aplikasi Vinegar sebagai Pengawet Alami untuk Meningkatkan Umur Simpan Tahu. Jurnal Ilmiah Respati. 10 (1): 41-48.