Mi Kering Subtitusi Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas) dengan Penambahan Meniran (Phyllanthus niruri)

Authors

  • Aleta Pirena Andannari Ilmu dan Teknologi Pangan Universotas Trilogi
  • Seveline Seveline Ilmu dan Teknologi Pangan Universotas Trilogi
  • Indri Indrawan Ilmu dan Teknologi Pangan Universotas Trilogi

DOI:

https://doi.org/10.32662/gatj.v4i1.1501

Keywords:

antosianin, flavonoid, meniran, mi ubi ungu

Abstract

Konsumsi mi di Indonesia terbilang cukup tinggi. Salah satu bahan pengganti tepung terigu adalah ubi jalar ungu,dengan kandungan antosianin yang dapat memberikan pigmen warna ungu serta menangkal radikal bebas. Meniran merupakan tanaman liar yang banyak tumbuh di Indonesia. Meniran digunakan sebagai obat-obatan tradisional, dikarenakan adanya senyawa aktif berupa flavonoid yang berfungsi sebagai immunomodulator.Rancangan penelitian yang digunakan merupakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial dengan 2 faktor dan 2 kali ulangan. Pengujian dilanjutkan dengan uji analisis jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan misalnya. Pembuatan mi kering substitusi pasta ubi jalar ungu : tepung terigu sebesar 30 : 70, 40 : 60 dan 50 : 50 serta penambahan bubuk meniran sebesar 1,5 g dan 4,5 g. Analisis mi kering dilakukan pengujian berupa organoleptik, rendemen, kadar air dan daya kembang. Mi kering yang dihasilkan berbeda nyata terhadap warna, aroma, rasa, dan keseluruhan pada analisis organoleptik. Analisis fisiko-kimia penggunaan pasta ubi jalar ungu dan penambahan bubuk meniran pada mi kering berbeda nyata pada kadar air dan daya kembang produk.

Downloads

Published

2021-06-07

Issue

Section

Articles