Formulasi Minuman Ready to Drink dengan Penambahan Ekstrak Fuli Pala (Myristica argantea Warb) berdasarkan Penerimaan Sensori
DOI:
https://doi.org/10.32662/gatj.v0i0.3807Keywords:
ekstrak fuli pala, penerimaan sensori, ready to drinkAbstract
Fuli pala (Myristica argentea Warb) pada umumnya dijual dalam bentuk kering. Kandungan senyawa antioksidan pada fuli pala dapat dimanfaatkan sebagai perisa alami dalam produk pangan, salah satunya adalah minuman. Minuman ready to drink berbasis rempah dan herbal sudah banyak yang mengonsumsi, namun belum ada minuman ready to drink yang menggunakan ekstrak fuli pala dengan kombinasi herbal jamu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak fuli pala dalam minuman ready to drink terhadap penerimaan sensori dan menentukan formula terbaik minuman ready to drink dengan penambahan ekstrak fuli pala berdasarkan penerimaan sensori. Rancangan percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktor yaitu konsenstrasi ekstrak fuli pala dengan perlakuan P1 (1% v/v), P2 (2% v/v), P3 (3% v/v) dan P4 (4% v/v) dengan tiga parameter kesukaan yaitu warna, aroma, dan rasa. Prosedur penelitian ini berupa pembuatan ekstrak (fuli pala, kunyit, temulawak, kencur, dan kayu secang); pembuatan minuman ready to drink; uji organoleptik; dan penentuan formula terbaik. Data uji tingkat kesukaan minuman ready to drink diolah dengan menggunakan One Way Anova dengan taraf kepercayaan 95% dan apabila terdapat pengaruh nyata maka dilakukan uji Duncan`s Multiple Rage Test (DMRT) yang menggunakan SPSS 24. Penentuan formula terbaik minuman fungsional diolah menggunakan metode De Garmo. Minuman ready to drink dengan penambahan ekstrak fuli dengan konsentrasi (1%, 2%, 3%, dan 4% v/v) tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap tingkat kesukaan warna dan aroma, dan memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap tingkat kesukaan pada parameter rasa. Formula terbaik minuman ready to drink memiliki nilai efektivitas tertinggi yaitu penambahan ekstrak fuli sebanyak 2% (v/v) dengan nilai kesukaan warna sebesar 5,97 (mendekati suka), aroma sebesar 6,00 (suka), dan rasa sebesar 6,39 (mendekati sangat suka).
References
Astuti, R. (2019). Pengaruh waktu distilasi minyak biji pala (Myristica fragrans) dengan metode distilasi uap dan identifikasi komponen kimiawi. Indonesian Journal of Laboratory, 1(2), 36-40. DOI: https://doi.org/10.22146/ijl.v1i2.44741
BPS. 2021. Kabupaten Fakfak dalam Angka 2021. BPS Kabupaten Fakfak.
Cahyono, B., Diah Khoirul Huda, M., & Limantara, L. (2011). Pengaruh proses pengeringan rimpang temulawak (Curcuma xanthorriza roxb) terhadap kandungan dan komposisi kurkuminoid. DOI: https://doi.org/10.14710/reaktor.13.3.165-171
DeGarmo EP, Sullivan WG, Canada JR. 1984. Engineering Economy, 264-266.
Febriyanto, G. (2022). Efektivitas antibakteri minyak atsiri rimpang kencur (Kaempferia galanga L.) terhadap bakteri penyebab penyakit gigi dan mulut. Jurnal Kesehatan Tambusai, 3(4), 685-691. DOI: https://doi.org/10.31004/jkt.v3i4.10523
Ismiyarto, I., Ngadiwiyana, N., & Mustika, R. (2009). Isolasi, identifikasi minyak atsiri fuli pala (Myristica fragrans) dan uji aktivitas sebagai larvasidae. Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi, 12(1), 23-30. DOI: https://doi.org/10.14710/jksa.12.1.23-30
Khadijah, K. (2019). Analisis Kandungan Proksimat, Antioksidan Dan Toksisitas Ekstrak Daun Samama (Anthocephalus Macrophylus) Dengan Penambahan Fuli Pala (Myristica Fragrant Houtt) Sebagai Minuman Fungsional. Techno: Jurnal Penelitian, 8(2), 287-296.
Lusiana, S. A., Syahfitri, D. I., Sumarni, R. N., & Kristanto, B. (2022). Analisis Uji Organoleptik Terhadap Jahe (Zimgieber Oficinale) Sebagai Minuman Fungsional. 8(2), 33-39. DOI:10.52365/jhn.v8i2.535
Malahayati, N., Widowati, T. W., & Febrianti, A. (2021). Karakterisasi ekstrak kurkumin dari kunyit putih (Kaemferia rotunda L.) dan kunyit kuning (Curcuma domestica Val.). Agritech, 41(2), 134-144. DOI: https://doi.org/10.22146/agritech.41345
Maryati, M. (2023). Isolasi, Karakterisasi, dan Identifikasi senyawa kimia dari minyak atsiri biji pala Papua (Myristica argentea Warb). Gorontalo Agriculture Technology Journal, 65-73. DOI: https://doi.org/10.32662/gatj.v0i0.3212
Maryati, M., Suloi, A. F., & Kuliahsari, D. E. (2023). Karakteristik organoleptik permen keras dengan penambahan minyak atsiri Bbji pala (Myristica argentea Warb.). Gorontalo Agriculture Technology Journal, 14-24. DOI: https://doi.org/10.32662/gatj.v0i0.2605
Mastuti, E., Kim, E. V., & Christanti, M. E. (2012). Ekstraksi senyawa brazilin dari kayu secang (Caesalpinia sappan linn) sebagai bahan baku alternatif untuk zat warna alami. Ekuilibrium, 11(1), 1-5. DOI: https://doi.org/10.20961/ekuilibrium.v11i1.49529
Mukmina, T. D. A., Prameswari, R. L., Hapsari, R. I., Muflihati, I., Affandi, A. R., & No, J. S. T. (2019). Karakteristik minuman ready to drink dengan variasi konsentrasi cmc dan rasio kacang tunggak dan kacang hijau. Jurnal Pangan dan Gizi, 9(1), 74-82.
Pangemanan, A., & Budiarso, F. (2016). Uji daya hambat ekstrak rimpang kunyit (Curcuma longa) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas sp. eBiomedik, 4(1):81-85. DOI: 10.35790/ebm.4.1.2016.10840
Prasetyo, R. A., Setiawan, M. J., & Harismah, K. (2019, January). Pembuatan minuman instan jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) dengan pemanis stevia. In Prosiding University Research Colloquium (pp. 325-331).
Putri, R. M. S. (2013). Si “kuning” temulawak (Curcuma xanthoriza Roxb.) dengan “segudang” khasiat. Jurnal Teknologi Pertanian, 2(2), 42-49. DOI: https://doi.org/10.32520/jtp.v2i2.55
Rasyid, M. I., Yuliana, N. D., & Budijanto, S. (2016). Karakteristik sensori dan fisiko-kimia beras analog sorghum dengan penambahan rempah campuran. Agritech, 36(4), 394-403. DOI: https://doi.org/10.22146/agritech.16762
Rekasih, M. (2016). Aktivitas antihiperglikemik minuman effervescent nanoenkapsulasi berbasis ekstrak daun kumis kucing (Othosiphon aristatus B1. Miq) pada tikus diabetes yang diinduksi Streptozotocin (Doctoral dissertation, Bogor Agricultural University (IPB)).
Setyawan, E., Putratama, P., Ajeng, A., & Rengga, W. D. P. (2012). Optimasi yield etil p metoksisinamat pada ekstraksi oleoresin kencur (Kaempferia galanga) menggunakan pelarut etanol. Jurnal Bahan Alam Terbarukan, 1(2). DOI: https://doi.org/10.15294/jbat.v1i2.2547
Shafiq, M. I., Ahmed, M., Rasul, A., Samra, Z. Q., Qadir, M. A., Mazhar, S., & Ali, A. (2016). Chemical composition of the essential oils of nutmeg and mace by GC-FID/MS indigenous to Pakistan and evaluation of their biological activities. Lat. Am. J. Pharm, 35(10), 2176-2184.
Sintasari, Rinelda Ayu, Joni Kusnadi, and Dian Widya Ningtyas. "Pengaruh penambahan konsentrasi susu skim dan sukrosa terhadap karakteristik minuman probiotik sari beras merah." Jurnal pangan dan Agroindustri 2, no. 3 (2014): 65-75.
Spence, C. (2024). Nutmeg and mace: The sweet and savoury spices. International Journal of Gastronomy and Food Science, 100936.,1-11. DOI: https://doi.org/10.1016/j.ijgfs.2024.100936
Sriarumtias, F. F., Syamsudin, R. A. M. R., Ummah, L., & Abdillah, F. F. (2022). Formulasi dan karakterisasi mikroemulgel etil p-metoksisinamat (EPMS) dari rimpang kencur (Kaempferia galanga Linn). Jurnal Kefarmasian Akfarindo, 8-14. DOI: https://doi.org/10.37089/jofar.vi0.106
Tarwendah, I. P. (2017). Comparative study of sensory attributes and brand awareness in food product: A Review. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 5(2), 66-73.
Umami, C., & Afifah, D. N. (2015). Pengaruh penambahan ekstrak kayu secang dan ekstrak daun stevia terhadap aktivitas antioksidan dan kadar gula total pada yoghurt sebagai alternatif minuman bagi penderita diabetes melitus tipe 2 (Doctoral dissertation, Diponegoro University).
Utama, N., Kurniawan, M. F., & Kusumaningrum, I. (2024). Analisis RATA (Rate-All-That-Apply) minuman temulawak dan jahe dengan penambahan pemanis rendah Kalori. Karimah Tauhid, 3(5), 5270-5282. DOI: https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i5.13174
Waromi, J. (2021). Keberlanjutan agroindustri pala Fakfak: a sistematic literature review (SLR). Median: Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta, 13(1), 32-43. DOI: https://doi.org/10.33506/md.v13i1.1151
Wisnu, L., Kawiji, K., & Atmaka, W. (2015). Pengaruh suhu dan waktu pasteurisasi terhadap perubahan kadar total fenol pada wedang uwuh ready to drink dan kinetika perubahan kadar total fenol selama penyimpanan. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 8(2), 71-76. DOI: https://doi.org/10.20961/jthp.v0i0.12892
Zulenda, Z., Naselia, U. A., Gustian, N., Zaharah, T. A., & Rahmalia, W. (2019). Sintesis dan karakterisasi kompleks brazilin dari ekstrak kayu secang (Caesalpinia sappan Linn) serta aplikasinya dalam Dye Sensitized Solar Cells (DSSC). Jurnal Kimia VALENSI Volume, 5(1):8-14. DOI: 10.15408/jkv.v5i1.8559