CREATIVE COMMUNITY IN THE FRAMEWORK OF EMPOWERMENT AND CAPACITY BUILDING OF SOCIETY ( Komunitas Kreatif Dalam Rangka Pemberdayaan Dan Peningkatan Kapasitas Masyarakat Desa )

Authors

  • Atika Marzaman Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.32662/golder.v1i2.349

Keywords:

komunitas kreatif, pemberdayaan desa.

Abstract

Masyarakat desa pada kenyataannya merupakan ujung tombak dari pembangunan nasional. Pembangunan masyarakat pedesaan merupakan bagian penting dari perwujudan pembangunan otonomi daerah dalam rangka pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah meningkatkan keikutsertaan masyarakat desa dengan membuat program-program nasional yang salah satunya adalah program pemberdayaan masayarakat desa.

Seperti yang kita ketahui, masayarakat pedesaan adalah masyarakat yang identik dengan kemisikinan dan keterletarbelakangan padahal tidak sedikit potensi yang dimiliki oleh masyarakat desa. Upaya penanggulangan kemiskinan yang paling strategis dalam era otonomi daerah dapat dirumuskan dengan memberikan masyarakat desa terutama yang berada dibawah garis kemiskinan untuk berpartisipasi aktif dalam komunitas-komunitas pemberdayaan. Dalam ha ini diperlukan pengkajian yang komprehensif mengenai potensi yang dimiliki oleh suatu desa dan metode pemberdayaan komunitas yang akan dilakukan. Input yang berasal dari luar yang masuk dalam proses pemberdayaan harus mengacu sepenuhnya pada kebutuhan dan desain aksi yang dibuat oleh masyarakat desa itu sendiri bersama komunitasnya melalui proses dialog yang produktif agar sesuai dengan konteks setempat. Artinya program pemberdayaan masyarakat desa adalah program yang sangat mementingkan kebutuhan masyarakat pedesaan. Untuk itu penelitian ini akan mencoba mengkaji dan merumuskan suatu model pengembangan komunitas yang akan menjadi stimulan dalam pengembangan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat desa.

References

Buku dan Dokumen

Permendagri RI Nomor 7 Tahhun 2007 tentang Kader Pemberdayaan Masyarakat, Bandung : Fokus Media.

Sunyoto Usman,2004, Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Sutoro Eko, 2002, Pemberdayaan Masyarakat Desa, Materi Diklat Pemberdayaan Masyarakat Desa, yang diselenggarakan Badan Diklat Provinsi Kaltim, Samarinda, Desember 2002.

Berita Resmi Statistik – Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo - No. 62/11/75/Th.X, 7 November 2016 - PERTUMBUHAN EKONOMI GORONTALO TRIWULAN III-2016.

Berita Resmi Statistik – Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo No. 26/05/75/Th.IX, 2 Mei 2016 - PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR MIKRO DAN KECIL (IMK) & INDUSTRI MANUFAKTUR BESAR DAN SEDANG (IBS) PROVINSI GORONTALO TRIWULAN I TAHUN 2016.

Berita Resmi Statistik – Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo No. 50/09/75/Th.X, 1 September 2016 - PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR PROVINSI GORONTALO JULI 2016.

Berita Resmi Statistik – Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo No. 64/11/75/Th.X, 7 November 2016 - KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI GORONTALO AGUSTUS 2016.

Departemen Perdagangan Republik Indonesia. “Peta Jalan Pengembangan Ekonomi Kreatif.†Penguatan Pilar dan Landasan 2009-2015. 2008.

Majalah, Koran dan Internet

Komunitas Kreatif, diakses melalui https://komunitaskreatifbali.wordpress.com/2008/09/03/diskusi-komunitas-kreatif-bali-di-soupchat-20/ pada 5 Aguastus 2017.

Industri Kreatif Kain Karawo - http://bpmptsp.gorontaloprov.go.id/industri-kreatif-kain-karawo/

Kopi Pinogu, Apa Istimewanya?http://degorontalo.co/kopi-pinogu-apa-istimewanya/

Pemkab Serahkan Bantuan Modal Usaha UKM Baru - http://www.antaragorontalo.com/berita/27095/pemkab-serahkan-bantuan-modal-usaha-ukm-baru

Potensi Industri dan Perdagangan - http://bpmptsp.gorontaloprov.go.id/potensi-industri-dan-perdagangan/

Downloads

Published

19-10-2018

How to Cite

Marzaman, A. (2018). CREATIVE COMMUNITY IN THE FRAMEWORK OF EMPOWERMENT AND CAPACITY BUILDING OF SOCIETY ( Komunitas Kreatif Dalam Rangka Pemberdayaan Dan Peningkatan Kapasitas Masyarakat Desa ). Gorontalo Development Review, 1(2), 48–61. https://doi.org/10.32662/golder.v1i2.349

Issue

Section

Articles