KINERJA PENGELOLAAN DAS PAGUYAMAN BERDASARKAN KONDISI FISIKA DAN KIMIA AIR
DOI:
https://doi.org/10.32662/gjfr.v6i2.2505Keywords:
water quality, mining, pollution of the riverAbstract
                        ABSTRAK
 Aktivitas penambangan oleh masyarakat di sempadan Sungai Paguyaman, menyebabkan pencemaran di perairan sungai. Dampak langsung dapat dilihat pada kualitas perairannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas air Sungai Paguyaman pada areal penambangan batuan Desa Motoduto Kecamatan Boliyohuto. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2022 di Sungai Paguyaman. Pengambilan sampel air di dilakukan di tiga tempat yaitu sebelum lokasi tambang sebagai kontrol, di tapak kegiatan tambang liar saat beraktivitas dan setelah lokasi pertambangan. Paremeter kualitas air meliputi parameter kecerahan, pH,  dan Dissolved Oxygen (DO). total dissolved solid (TDS), Total Suspended Solid (TSS), suhu dan ammonia, Biologycal Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD). Hasil pengukuran akan ditampilkan dalam bentuk grafik dan dibahas seacara deskriptif dengan merujuk pada baku mutu PP Nomor 22 tahun 2021 (Lampiran VI). Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa parameter TSS dan Surfactan melewati baku mutu kualitas air untuk Kelas II. Konsentrasi TSS di lokasi control sebesar 98 mg/l dan Surfactan 0,009 mg/l. Konsentrasi TSS di sekitar lokasi tambang sebesar 119 mg/l dan Surfactan 0,02 mg/l. Konsentrasi TSS setelah lokasi tambang adalah 148 mg/l dan Surfactan sebesar 0,021 mg/l. Baku mutu TSS untuk air sungai Kelas II sebesar 50 mg/l dan Surfactan sebesar 0,001 mg/l.
ABSTRACT
 Rock mining activities on the Paguyaman River border can cause river water pollution. The purpose of this study was to analyze the water quality of the Paguyaman River around the rock mining area of Motoduto Village, Boliyohuto District. Water sampling was carried out at three locations, namely before the mine site as a control, at the rock mining activity site and after the mining site. Water quality parameters include brightness, pH, and Dissolved Oxygen (DO) parameters. total dissolved solid (TDS), Total Suspended Solid (TSS), temperature and ammonia, Biological Oxygen Demand (BOD) and Chemical Oxygen Demand (COD). The measurement results will be displayed in graphic form and analyzed descriptively by referring to the PP No. 22 of 2021 quality standard (Appendix VI). The results of the laboratory analysis showed that the TSS and Surfactant parameters passed the water quality standard for Class II. The concentration of TSS at the control location was 98 mg/l and surfactant 0.009 mg/l. The concentration of TSS around the mine site is 119 mg/l and Surfactan is 0.02 mg/l. The concentration of TSS after the mine site is 148 mg/l and Surfactan is 0.021 mg/l. The TSS quality standard for Class II river water is 50 mg/l and Surfactant is 0.001 mg/l.
References
Cahyono, Y.E., Hasim., Dunggio, I. 2021. Analisis pola perubahan penggunaan lahan di daerah aliran sungai Biyonga Kabupaten Gorontalo. Provinsi Gorontalo. GJFR Volume 4 Nomor 2 Oktober 2021, E-ISSN 2614-204X P-ISSN 2614-2058. DOI: https://doi.org/10.32662/gjfr.v4i2.1698
Desey, H., Lihawa F., Dunggio, I. 2022. Strategi Pengelolaan Limbah Cair Industri Kecil Menengah Di Kabupaten Gorontalo Utara. RADIAL: Jurnal Peradaban, Sains, Rekayasa dan Teknologi. Vol. 10 No. 1, Juni 2022, Hal. 23-33. ISSN: 2337-4101. E-ISSN: 2686-553X . DOI: https://doi.org/10.37971/radial.v10i1.262
Dunggio, I., Ichsan, A.C. 2022. Efektifitas pembuatan tanaman vegetatif dalam menanggulangi erosi dan sedimentasi. Jurnal Belantara Vol. 5, No.1, Maret 2022 (45-58). E-ISSN 2614-3453 P-ISSN 2614-7238. DOI: https://doi.org/10.29303/jbl.v5i1.882
Dunggio, I., Abdullah, S., & Risma Neswati. (2021). Impact Of Pandemic Covid-19 On Environmental And Agriculture In The Province Of Gorontalo. Jurnal Ecosolum, 10(1), 82- 96. https://doi.org/10.20956/ecosolum.v10i1.14235
Djoharam, V., E. Riani, M. Yani. 2018. Analisis Kualitas Air dan Daya Tampung Beban Pencemaran Sungai Pesanggrahan di Wilayah Provinsi DKI Jakarta. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan 8(1): 127-133.
Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumberdaya Air dan Lingkungan Perairan. Kanisius: Yogyakarta.
Effendi, H., A.A. Kristianiarso, E.M. Adiwilaga. 2013. Karakteristik Kualitas Air Sungai Cihideung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ecolab 7(2): 81-92.
Handoco, E. (2021). Studi Analisis Kualitas Air Sungai Bah Biak Kota Pematangsiantar. TRITON: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan, 17(2), 117-124.
Hauer, F.R. & W.R. Hill. 2007. Temperature, Light, and Oxygen. Methods in Stream Ecology (Second Edition): 103-117. https://doi.org/10.1016/B978-012332908-0.50007-3
Kojongkam, G.A., Rahim, S., Dunggio, I. 2022 The effect of regional fiscal capacity on climates change Action Budget Commitments. Volume 5 No 1 April tahun 2022. DOI: https://doi.org/10.32662/golder.v5i1.1996
Notonagoro, A.G., S.R.P, Sitorus, S.D. Tarigan. 2019. Perubahan Penggunaan Lahan dan Keterkaitannya Dengan Kondisi Hidrologi DAS Ketahun Bagian Hulu, Kabupaten Lebong. Tesis. Institut Pertanian Bogor.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Permatasari, R., Arwin, A., & Natakusumah, D. K. (2017). Pengaruh perubahan penggunaan lahan terhadap rezim hidrologi DAS (Studi kasus: DAS Komering). Jurnal Teknik Sipil, 24(1), 91-98.
Prasetyawan, I.B., L. Maslukah, A. Rifai. 2017. Pengukuran Sistem Karbondioksida (CO2) Sebagai Data Dasar Penentuan Fluks Karbon di Perairan Jepara. Buletin Oseanografi Marina 16(1): 9-16.
Pratiwi, N.T.M., S. Hariyadi, D.I. Kiswari. 2017. Struktur Komunitas Perifiton di Bagian Hulu Sungai Cisadane, Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Jawa Barat. Jurnal Biologi Indonesia 13(2): 289-296
Salmin. 2005 Oksigen Terlarut (DO) dan Kebutuhan Oksigen Biologi (BOD) Sebagai Salah Satu Indikator Untuk Menentukan Kualitas Perairan. Oseana XXX(3): 21-26.
Salote, MK., Lihawa F, Dunggio, I. 2022 Hubungan kondisi sosial ekonomi masyarakat petani terhadap degradasi lahan di DAS Alo Pohu Provinsi Gorontalo. Vol 3, No 2 (2022): Jambura Geo Education Journal (JGEJ). DOI: https://doi.org/10.34312/jgej.v3i2.14838
Sanger, Y.Y.J., J. E.X. Rogi, J. Rombang. 2016. Pengaruh Tipe Tutupan Lahan Terhadap Iklim Mikro di Kota Bitung. Agri-SosioEkonomi 12(3A): 105-116.
Shah, C. R. (2017). Performance and comparative analysis of SISO, SIMO, MISO, MIMO. Int. J. Wirel. Commun. Simul, 9(1), 1-14.
Sihombing, P.C. 2018. Pengaruh Perbedaan Suhu Air Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan hidup Ikan Nilai (Oreochromis niloticus). Skripsi. Fakultas Pertanian Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Universitas Sumatera Utara.
Simanjuntak, M. 2007. Oksigen Terlarut dan Apparent Oxygen Utilization di Perairan Teluk Klabat, Pulau Bangka. Ilmu Kelautan 12(2): 59-66.
Sugianti, Y. & L.P. Astuti. 2018. Respon Oksigen Terlarut Terhadap Pencemaran dan Pengaruhnya Terhadap Keberadaan Sumberdaya Ikan di Sungai Citarum. Jurnal Teknologi Lingkungan 19(2): 203-211.
Thamrin H., Dunggio I., Rahim S. 2022. Evaluasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Kota Gorontalo. Jambura Edu Biosfer Journal. Vol. 4, No. 1. Pages : 44-55. e-ISSN : 2656-0526. DOI : https://doi.org/10.34312/jebj
Utami, N. D., & Suprayogi, S. (2014). Kajian debit banjir akibat perubahan penggunaan lahan di Sub DAS Belik, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Bumi Indonesia, 3(3).
Winnarsih, W., & Emiyarti, E. (2016). Distribusi Total Suspended Solid Permukaan di Perairan Teluk Kendari (Doctoral dissertation, Haluoleo University
Yulis, P.A.R., Desti, A. Febliza. 2018. Analisis Kadar DO, BOD, dan COD Air Sungai Kuantan Terdampak Penambangan Emas Tanpa Izin. Jurnal Bioterdidik Wahana Ekspresi Ilmiah



