Faktor yang Berhubungan dengan Pencegahan Penyakit Diare pada Balita di Puskesmas Tempunak Kabupaten Sintang

Authors

  • Elvi Juliansyah SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KAPUAS RAYA SINTANG

DOI:

https://doi.org/10.32662/gjph.v4i2.1522

Keywords:

Balita, Diare, Pencegahan

Abstract

Diare merupakan suatu keadaan pengeluaran tinja yang tidak normal atau tidak seperti biasanya, ditandai dengan peningkatan volume, keenceran, serta frekuensi buang air besar lebih dari 3 kali sehari. Penyakit diare penyebab kedua kematian balita di dunia. Hampir 1 dari 5 kematian anak sekitar 1,5 juta setiap tahunnya dikarenakan diare. Kasus penyakit diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Tempunak sebanyak 884 kasus pada tahun 2017. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan metode cross sectional, jumlah populasi sebesar 19063 orang ibu yang memiliki Balita dan sampel sebanyak 226 orang ibu yang memiliki Balita. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil perhitungan uji chi square, jika nilai p value lebih kecil dari nilai alpha (0,05). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji beda proporsi analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis menunjukkan bahwa, variabel pendidikan dengan p value 0,025 dan OR 2,161 (1,144 – 4,084), dan sikap dengan p value 0,022  dan OR 2,663 (1,165 – 4,396) berhubungan dengan upaya pencegahan diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tempunak. Kesimpulan penelitian bahwa pendidikan di bawah SMA sulit menerima informasi pencegahan diare secara baik dan sikap mendukung upaya pencegahan kejadian diare pada balita. Disarankan agar petugas kesehatan melakukan promosi kesehatan kepada ibu balita secara terus-menerus.

Author Biography

Elvi Juliansyah, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KAPUAS RAYA SINTANG

Public Health

References

Departemen Kesehatan Republik Indonesia, D. J. P. P. M. dan P. L. P. (1999). Buku Ajar Diare. Jakarta.

Esy Maryanti, Suri Dwi Lesmana, Hendro Mandela, dan S. H. (2014). Profil Penderita Diare anak di Puskesmas Rawat Inap Pekan Baru. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2).

Hanif, Nany Sri Mulyani, S. K. (2011). Faktor Risiko Diare Akut pada Balita. Berita Kedokteran Masyarakat, 27(1), 10–17.

Indonesia, K. K. R. (2011). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Meliyanti, F. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita. Jurnal Ilmu Kesehatan Aisyah, 1(2).

Nanang Rusadi, G. S. P. (2020). Determina Perilaku Pencegahan DBD di Kelurahan Kapuas Kanan Hulu Kabupaten Sintang. Jurnal Kesmas Khatulistiwa, 7(4).

Octa Dwienda, D. (2014). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi/ Balitadan Anak Prasekolah untuk Para Bidan. Yogyakarta: deepublish publisher.

Oktaviana Maharan. (2016). Pemberian Makanan Pendamping ASI Dini Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Bayi umur 0 – 12 bulan di Kecamatan Dampal Utara, Tolitoli, Sulawesi Tengah. Journal Ners Dan and Midwifery Indonesia, 4(2).

Organization, W. H. (2015). No Title.

Palupi A, Hadi H, S. (2009). Status gizi dan hubungannya dengan kejadian diare pada anak diare akut di ruang rawat inap RSUP Dr.Sardjito Yogyakarta. Urnal Gizi Klinis Indonesia, 6(1).

Patmawati, D. R. dan. (2019a). Hubungan Tindakan Ibu terhadap kejadian diare pada Balita Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1).

Patmawati, D. R. dan. (2019b). Hubungan Tindakan Ibu Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1).

Rane, Silvia., Yusri Dianne Jurnalis, dan D. I. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Diare Akut pada Balita di Kelurahan Lubuk Buaya Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(2).

RI, D. K. (2011). Buku Saku Lintas Diare. Jakarta.

Rospita, Teuku Tahlil, M. (2017). Upaya Pencegahan Diare Pada Keluarga Dengan Balita Berdasarkan Pendekatan Planned Behavior Theory. Jurnal Ilmu Keperawatan, 5(1).

Sintang, D. K. K. (2017). Profil Kesehatan Kabupaten Sintang. Sintang.

Sivia Rane, Yusri Dianne Jurnalis, dan D. I. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Diare dengan Kejadian Diare Akut pada Balita di Kelurahan Lubuk Buaya Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2013. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 6(2).

Sodikin. (2011). Asuhan Keperawatan anak; Ganguan Sistem Gastrointestinal dan Hepatobilier. Jakarta: Salemba Medika.

Soekidjo, N. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.

Suratmaja, S. (2007). Kapita Selekta Gastroenterologi Anak. Denpasar: CV.Sagung Seto.

Tempunak, P. (2017). Laporan Puskesmas Tempunak. Tempunak.

Wa Ode Rabiatul Adawia, Yusuf Sabilu, C. S. I. (2020). Faktor Perilaku Terhadap Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Marobo Kabupaten Muna. WINS Journal.

Downloads

Published

2021-11-26

Issue

Section

Articles