Hubungan Pola Konsumsi Ikan dengan Status Gizi Anak Sekolah di Pesisir Teluk Pandan Kabupaten Pesaweran
DOI:
https://doi.org/10.32662/gjph.v3i1.918Keywords:
fish consumption pattern, nutritional status, school children, pola konsumsi ikan, status gizi, anak sekolahAbstract
School children are important objectives in improving the nutritional status of society. Nutritional status one of them is influenced by protein consumption. Fish is a good source of protein for the growth period and low fish consumption in elementary school students is a problem caused by various factors. This research was to know the pattern of fish consumption with nutritional status in the school children in the Gulf of Pandan Coastal Regency Pesawaran. Research was used cross-sectional research study. The research was conducted at Teluk Pandan Coast Elementary School in August-September 2019. Samples in this study were children of V and VI classes as many as 111 students. Data analysis using chi-square test.The results was showed that the level of protein intake (p = 0.040) was association with the nutritional status while the amount of fish consumption (p = 0.599), the frequency of fish consumption (p = 0.954), the proportion of fish protein consumption (P = 0.076) were not related with nutritional status. The school can utilize media such as posters that contain the importance of consuming fish in school children and include material about the importance of protein intake and fish proteins into physical and sports education subjects and campaigning for the "love to eat fish" slogan. Parents make fish processed with a variety of menu variations so that children can prefer fish.Anak sekolah merupakan sasaran penting dalam perbaikan status gizi masyarakat. Status gizi salah satunya dipengaruhi oleh konsumsi protein. Ikan merupakan sumber protein yang baik untuk masa pertumbuhan dan rendahnya konsumsi ikan pada siswa Sekolah Dasar merupakan masalah yang disebabkan oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola konsumsi ikan dengan status gizi pada anak sekolah di Pesisir Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran. Penelitian menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di SDN Pesisir Teluk Pandan pada bulan Agustus-September 2019. Sampel pada penelitian ini adalah anak kelas V dan VI sebanyak 111 siswa. Analisa data menggunakan uji chi-square test. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara tingkat asupan protein (p = 0.040) dengan status gizi dantidak ada hubungan yang bermakna antara jumlah konsumsi ikan (p = 0.599), frekuensi konsumsi ikan (p = 0.954), proporsi konsumsi protein ikan (p = 0.076) dengan status gizi. Pihak sekolah dapat memanfaatkan media seperti poster yang berisikan tentang pentingnya mengonsumsi ikan pada anak sekolah dan memasukkan materi tentang pentingnya asupan protein dan protein ikan kedalam mata pelajaran pendidikan jasmani dan olahraga serta mengkampanyekan kembali slogan “gemar makan ikanâ€. Orang tua murid membuat olahan ikan dengan berbagai variasi menu sehingga anak lebih bisa menyukai ikan.
References
Badan Pusat Statistik. 2014. Analisis Rumah Tangga Perikanan di Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Buckle KA, Edward RA, Fleet GH, Wootton. 2007. Ilmu Pangan Edisi Ke-4. Terjemahan Hari Purnomo dan Adiono. UI-Press. Jakarta.
Devi N. 2010. Nutrition and Food. PT Kompas Media Nusantara. Jakarta.
Diana FM. 2009. Fungsi dan Metabolisme Protein dalam Tubuh Manusia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas. 4(1): 47 – 52.
Departemen Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (DKP). 2004. Merajut Ikatan “Gemarikan†Dari Daerah ke Daerah melalui Penyuluhan. Jakarta: Departemen Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.
Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Lampung, 2018. Inventarisasi dan Informasi Pengolahan dan Perikanan Provinsi Lampung 2018. Bandar Lampung: Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Lampung.
Hardinsyah, Irawati A, Kartono D, Prihartini S, Linorita I, Amilia L, Fermanda M, Adyas EE, Yudianti D, Kusharto CM, Heryanto Y. 2012. Pola Konsumsi Pangan dan Gizi Penduduk Indonesia. Bogor: Departemen Gizi Masyarakat FEMA IPB dan Badan Litbangkes Kemenkes RI.
Junaidi. 2007. Hubungan Keparahan Karies Gigi dengan Konsumsi Zat Gizi dan Status Gizi Anak Sekolah Dasar Di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. 4(2): 92 – 96.
Kementerian Kesehatan RI. 2017. Buku Saku Pemantauan Status Gizi (PSG). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI
Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2018. Produktivitas Perikanan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Marques RC, Dorea JG, Bernardi JV, Bastos WR, Malm O. 2008. Maternal Fish Consumption in The Nutrition Transition of The Amazon Basin: Growth of Exclusively Breastfed Infants during The First 5 Years. Ann. Hum. Biol. 35: 363 – 377.
Monica A, Jumirah, Siagian A. 2015. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pola Konsumsi Ikan Siswa Sekolah Dasar Negeri 060919 di Kecamatan Medan Sunggal. Jurnal USU Gizi, Kesehatan Reproduksi dan Epidemiologi. 1(5): 1 – 10.
Nagari RK, Nindya TS. 2017. Tingkat Kecukupan Energi, Protein, dan Status Ketahanan Pangan Rumah Tangga Berhubungan dengan Status Gizi Anak Usia 6-12 Tahun di SD Negeri 1 dan 2 Sambirejo Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Universitas Airlangga. 3: 189 – 197.
Purnamasari DU. 2018. Panduan Gizi Dan Kesehatan Anak Sekolah. Penerbit Andi. Yogyakarta.
Puskesmas Hanura. 2018. Laporan Hasil Penjaringan Anak SD/MI Kecamatan Teluk Pandan. Pesawaran: Puskesmas Hanura.
Regar E, Sekartini R. 2012. Status Gizi Anak di Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Jurnal Kedokteran Indonesia. 1(3): 184 – 189.
Supariasa IDN, Bakri B, Fajar I. 2016. Penilaian Status Gizi. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.
Sutomo B. 2008. Sukses Wirausaha Kue Kering. Kriya Pustaka. Jakarta.
Widyakarya Pangan dan Gizi X (WNPG). 2012. Pemantapan Ketahanan Pangan Perbaikan Gizi Berbasis Kemandirian dan Kearifan Lokal. 20-21 November. Jakarta.