KONSEP PERBUATAN MELAWAN HUKUM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH
DOI:
https://doi.org/10.32662/golrev.v4i1.1404Keywords:
Perbuatan Melawan Hukum, Hukum Ekonomi Syariah, Ganti RugiAbstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konsep perbuatan melawan hukum dalam hukum ekonomi syariah serta implikasi pertanggujawaban hukum akibat perbuatan hukum dalam perspektif hukum ekonomi syariah. Metode penelitian yang dilakukan berdasarkan pendekatan secara yuridis normatif, Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis, Jenis data yang dipergunakan dalam peneitian ini, yaitu data sekunder, metode pengumpulan data yang dipergunakan adalah studi kepustakaan dan Analisis terhadap data sekunder yang bersifat kualitatif. Hasil penelitian menunjukan, pertama, istilah perbuatan melawan hukum dalam hukum ekonomi syariah disebut dengan fi’l al-dharâr, objek perbuatan yang relevan dengan perbuatan melawan hukum menurut hukum ekonomi syariah di yaitu ghasab, itlâf, ta’asuf fȋ isti’mâli al-haq dan wadh’ al-yad. Menurut para ahli hukum Islam, dapat dikatakan sebagai perbuatan melawan hukum apabila terpenuhi unsur-unsurnya. Dalam hukum ekonomi syariah, perbuatan melawan hukum berimplikasi adanya tanggung jawab hukum yang diseubut dengan istilah dhamân yang melahirkan adanya ganti rugi (ta’wȋdh).
References
Buku
Abu Bakar al-Kasani. (1986). Badâ’i al-Shanâ’i fȋ Tartȋb al-Syarâ’i. Dâr al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Abu Muhammad Ghanim. (2013). Majmâ al-Dhamânât. Dâr al-Salâm.
Adam, P. (2017). Fikih Muâmalah Mâliyah: Konsep, Regulasi dan Implementasi. Refika Aditama.
Ahmad Ibn Idris al-Qurafi. (1998). al-Furûq fî Anwâr al-Burûq. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Ahmad Warson Munawwar. (1997). Al-Munawwir: Kamus Arab-Indonesia. Pustaka Progresif.
Al-Suyuthi. (1990). al-Asybâh wa al-Nadzâir. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Ali Haidar. (1991). Daur al-Hukkâm fî Syarh Majallah al-Ahkâm. Dar al-Jail.
Amran Suadi. (2020). Wanprestasi Dan Perbuatan Melawan Hukum: Dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah. PT RajaGrafindo Persada.
Anonimous. (n.d.). al-Mausȗ’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah. Dâr al-Salasil Kuwait.
Desmadi Saharuddin. (2015). Pembayaran Ganti Rugi pada Asuransi Syariah. Kencana Prenada Media Group.
Dhomiri. (2017). Gugatan Perbuatan Melawan Hukum Syariah (PMHS) Dalam Hukum Islam. Puslitbang Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI.
Dimyauddin Djuwaini. (2015). Pengantar Fiqh Muamalah. Pustaka Pelajar.
Hanan binti Muhammad Husain Jastanih. (1998). Aqsâm al-‘Uqȗd fȋ al-Fiqh al-Islâmȋ. Universitas Umm al-Qura.
Hanbal, A. I. (2001). al-Musnad. Muasasah al-Risalah.
Hasan Elsefy. (2007). Islamic Finance A Comparative Jurisprudential Study. University of Malaya Press.
Ibrahim Anis, dkk. (1972). al-Mu’jâm al-Wasȋth. Majma’ al-Lughah al-‘Arabiyyah.
Imron Rosyadi. (2019). Akad Nominat Syariah: Implementasi dan Penyelesaian Sengketa. Kencana Prenada Media Group.
Iyyad Ibn ‘Asaf al-‘Anzi. (2009). al-Syurȗth al-Ta’wȋdiyyah fȋ al-Mu’âmalât al-Mâliyyah. Dâr Kunȗz Isybilyâ.
J. Satrio. (1993). Hukum Perikatan (Perikatan yang Lahir dari Undang-Undang). Citra Aditya Bakti.
M. Nurul Irfan. (2011). Korupsi dalam Hukum Pidana Islam. Amzah.
Muhammad ‘Abd al-Mun’in Abd Zaid. (1997). al-Dhamân fȋ al-Fiqh al-Islâmȋ wa Tahtbȋqatuhu fȋ al-Mashârif al-Islâmiyyah. al-Ma’had al-‘Ali Lil Fikri al-Islami.
Muhammad Ibn Abd al-‘Aziz Abu ‘Abah. (2011). al-Ta’wÈ‹dh ‘An al-Dharar fÈ‹ al-Fiqh al-IslâmÈ‹ wa “Alâqatuhu bita’wÈ‹dh Adhrâr al-Kawârits al-ThabÈ‹â€iyyah fÈ‹ al-Nidzhâm al-Su’ȗdÈ‹. Pascasarjana Universitas Nayef al-‘Arabiyyah.
Muhammad Rawas Qal’ajih. (1988). Mu’jam Lughat al-Fuqahâ. Dâr al-Nafâis.
Muhammad Zaki Abd al-Bar. (1989). Istimâl al-haq fȋ Fiqh al-Islâmȋ. Dâr al-Kutub.
Munir Fuady. (2005). Perbuatan Melawan Hukum Pendekatan Kontemporer. Citra Aditya Bakti.
R. Subekti. (1982). Pokok-Pokok Hukum Perdata. Intermasa.
Syamsul Anwar. (2017). Hukum Perjanjian Syariah: Studi tentang Teori Akad dalam Fikih Muamalat. PT RajaGrafindo Persada.
Syubair, M. U. (2010). Al-Madkhal Ila Fiqh al-Mu’amalat al-Maliyyah: al-Mal, al-Milkiyyah, al-’Aqd. Dar al-Nafais.
Wahbah al-Zuhaili. (1997). al-Fiqh al-Islâmȋ wa Adillatuh. Dâr al-Fikr.
Wahbah al-Zuhaili. (2012a). Mausû’ah al-fiqh al-Islâmî wa al-Qadhayâ al-Mu’âshirah. Dar al-Fikr.
Wahbah al-Zuhaili. (2012b). Nadzariyyat al-Dhâman aw ahkâm al-Mas’uliyyah al-Madaniyyah wa al-jinâiyyah fȋ al-Fiqh al-Islâmȋ: Dirâsah Muqâranah. Dâr al-Fikr al-Mu’âshir.
Jurnal
Asmuni. (2007). Teori Ganti Rugi (Dhaman) Perspektif Hukum Islam. Millah, VI(2).
Asnawi, M. N. (2018). Perlindungan Hukum Kontrak Dalam Perspektif Hukum Kontrak Kontemporer. Masalah-Masalah Hukum, 46(1), 55. https://doi.org/10.14710/mmh.46.1.2017.55-68
Firmanda, H. (2018). Hakikat Ganti Rugi Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Perdata Indonesia. Jurnal Hukum Respublica, 16(2), 236–251. https://doi.org/10.31849/respublica.v16i2.1438
Hasanuddin, Fakhruddin Mansyur, M. M. (2020). Fatwa Dsn Mui Klausal Denda Dan Ganti Rugi Pada Skim Kpr Syariah. Fatwa Dsn Mui Klausal Denda Dan Ganti Rugi Pada Skim Kpr Syariah, 7(2).
Salam, S. (2018). Perkembangan doktrin perbuatan melawan hukum penguasa. Nurani Hukum, 1(1), 33–44. https://doi.org/10.51825/nhk.v1i1.4818
Sedyo Prayogo. (2016). Penerapan Batas-Batas Wanprestasi dan Perbuatan Melawan Hukum dalam Perjanjian. Jurnal Pembaharuan Hukum, III(2), 281.
Slamet, S. R. (2013). Tuntutan Ganti Rugi dalam Perbuatan Melawan Hukum: Suatu Perbandingan dengan Wanprestasi. Lex Jurnalica (Journal of Law), 10(2), 107–120. https://media.neliti.com/media/publications/18068-ID-tuntutan-ganti-rugi-dalam-perbuatan-melawan-hukum-suatu-perbandingan-dengan-wanp.pdf
Wahyudi, F. (2017). Mengontrol Moral Hazard Nasabah Melalui Instrumen Ta’Zir Dan Ta’Widh. Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman, 16(2), 25. https://doi.org/10.18592/al-banjari.v16i2.1357
Peraturan Perundang-Undangan
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata
Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Peradilan Agama
Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah
Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2008 tentang Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah