PELUANG KEANEKARAGAMAN JENIS BIOMAS UNTUK ENERGI BIOMAS
DOI:
https://doi.org/10.32662/gjfr.v6i2.3055Keywords:
Biomass, Biomass Energy, Perception, Likert Scale.Abstract
ABSTRAKÂ Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â
Biomassa merupakan senyawa organik yang dihasilkan dari makhluk hidup melalui proses fotosintesis, berupa produk maupun buangan. Biomassa dapat merujuk pada limbah pertanian seperti tongkol jagung, limbah singkong, dan limbah padi. Pemanfaatan limbah belum dilakukan masyarakat. Potensi biomassa di Tegal Yoso bisa digunakan sebagai sumber energi yang jumlahnya sangat melimpah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman jenis biomas yang dapat dimanfaatkan untuk energi biomas, mengetahui perlakuan keanekaragaman jenis biomas, dan mengetahui persepsi masyarakat terhadap pemanfaatan keanekaragaman jenis untuk energi biomas. Jenis perlakuan yang dilakukan yaitu dibuang, dibakar, dan pakan ternak. Penelitian ini dilakukan pada 14 Mei 2023 sampai 14 Juni 2023 di Desa Tegal Yoso kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur. Penelitian menggunakan metode wawancara terbuka, wawancara tertutup menggunakan 30 responden dan survei. Data primer yang diperoleh dari wawancara dan survei dengan masyarakat desa Tegal Yoso, data sekunder diperoleh dari jurnal, artikel, dan internet. Data dianalisis dengan menggunakan skala likert. Hasil dari penelitian, persepsi aspek ekonomi menunjukkan nilai tertinggi, sedangkan persepsi aspek ekologi menunjukkan nilai terendah. Potensi biomassa tertinggi yaitu pada tanaman jagung sebesar 1,8 ton dan terendah yaitu tanaman singkong sebesar 1 ton. Kendala terhadap lahan pertanian yang disebabkan oleh gajah yaitu memakan tanaman jagung mendapat kerugian tertinggi sebesar 100%, dan pada tanaman padi mendapat kerugian terendah sebesar 15%. Peluang keanekaragaman jenis biomas untuk energi biomas memberikan peluang positif terhadap aspek ekologi, ekonomi, dan sosial.
Â
Kata kunci: Biomassa; Energi Biomas; Persepsi; Skala Likert.
Â
ABSTRACT
Biomass is an organic compound produced by living creatures through the process of photosynthesis, in the form of products or waste. Biomass can refer to agricultural waste such as corn cobs, cassava waste, and rice waste. The community has not utilized waste. The biomass potential in Tegal Yoso can be used as a very abundant energy source. The aim of this research is to determine the diversity of biomass types that can be used for biomass energy, to understand the treatment of biomass type diversity, and to determine the public's perception of the use of species diversity for biomass energy. The types of treatment carried out are throwing away, burning, and animal feed. This research was conducted from 14 May 2023 to 14 June 2023 in Tegal Yoso Village, Purbolinggo subdistrict, East Lampung. The research used open
interview methods, closed interviews using 30 respondents and surveys. Primary data was obtained from interviews and surveys with the Tegal Yoso village community, secondary data was obtained from journals, articles and the internet. Data were analyzed using a Likert scale. The results of the research show that the perception of the economic aspect shows the highest value, while the perception of the ecological aspect shows the lowest value. The highest biomass potential is for corn plants at 1.8 tons and the lowest is for cassava plants at 1 ton. Obstacles to agricultural land caused by elephants, namely eating corn plants, received the highest loss at 100%, and rice plants received the lowest loss at 15%. The opportunity for diversity of biomass types for biomass energy provides positive opportunities for ecological, economic and social aspects.
Â
Keywords: Biomass; Biomass Energy; Perception; Likert Scale.
References
Dirgantoro, M. A., & Adawiyah, R. 2018. Nilai ekonomi pemanfaatan limbah kelapa sawit menuju zero waste production. Biowallacea, 5(2), 825-837.
Hamid, A., Suripto, H., Anwar, S. 2023. Studi Eksperimen Dan Analisis Ekonomi Briket Berbasis Biomassa. Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi, 2(02): 59-62.
Hanafi, H. 2016. Peran kandang sistem komunal ternak sapi potong terintegrasi limbah pertanian dalam mendukung kedaulatan pangan di Yogyakarta. Jurnal Pertanian Agros, 18(2): 126-133.
Ilato, R. 2015. Analisis Rantai Nilai Komoditas Jagung Serta Strategi Peningkatan Pendapatan Petani Jagung di Provinsi Gorontalo. Penelitian Prioritas Nasional MP3EI, 2(1010).
Irferamuna, A., Yulastri, A. 2019. Formulasi Biskuit Berbasis Tepung Jagung Sebagai Alternatif Camilan Bergizi. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 8(2): 221-226.
Musabbikhah, M., Saptoadi, H., Subarmono, S., Wibisono, M. A. 2015. Optimasi Proses Pembuatan Briket Biomassa Menggunakan Metode Taguchi Guna Memenuhi Kebutuhan Bahan Bakar Alternatif Yang Ramah Lingkungan (Optimization of Biomass Briquettes Production Process Using Taguchi Method). Jurnal Manusia dan Lingkungan, 22(1): 121-128.
Panjaitan, F. 2022. Mitigasi Konflik Gajah Dan Manusia Di Desa Tegal Yoso Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 11(1): 67-76.
Pamudiarini, R. D., Arifin, A., Ivontianti, W. D. 2021. Potensi Briket Arang Dari Tongkol Jagung Dan Ampas Teh Sebagai Energi Terbarukan. JURLIS: Jurnal Rekayasa Lingkungan Tropis Teknik Lingkungan Universitas Tanjungpura: 2(1), 151-160.
Parinduri, Luthfi, and Taufik Parinduri. Konversi biomassa sebagai sumber energi terbarukan. Journal of Electrical Technology, 5(2): 88-92.
Ratnawati, D., Setiadi, B. R. 2019. Techno-pest control berbasis IoT untuk proteksi tanaman padi. Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin, 4(2): 129-133.
Setiawan, A., Horman, J. R. 2019. Analisis Kausalitas Antara Konsumsi Batubara Dan Konsumsi Biomassa Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Jurnal Penelitian Tambang, 2(1): 73-79.
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryaningsih, S., Resitasari, R., Nurhilal, O. 2019. Analysis of biomass briquettes based on carbonized rice husk and jatropha seed waste by using newspaper waste pulp as an adhesive material. Journal of Physics: Conference Series 1280(2), p. 022072). IOP Publishing.
Susilo, E., Novita, D., Warman, I., Parwito, P. 2021. Pemanfaatan Limbah Pertanian Untuk Membuat Pupuk Organik di Desa Sumber Agung Kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1): 7-12.
Sutisna, N. A., Rahmiati, F., Amin, G. 2021. Optimalisasi pemanfaatan sekam padi menjadi briket arang sekam untuk menambah pendapatan petani di Desa Sukamaju, Jawa Barat. Agricultural Journal, 4(1): 116-126.
Utami, D. F., Setiawan, A., Rustiati, E. L. 2015. Kajian interaksi gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) dengan masyarakat Kuyung Arang, Kabupaten Tanggamus. Jurnal Sylva Lestari, 3(3), 63-70.
Yahya, H. 2018. Kajian beberapa Manfaat Sekam Padi di Bidang Teknologi Lingkungan: Sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Pertanian bagi Masyarakat Aceh di Masa Akan Datang. In Prosiding Seminar Nasional Biotik, 5(1).



