PERAN MASYARAKAT DALAM PELESTARIAN EKOSISTEM MANGROVE BERBASIS PERIKANAN BERKELANJUTAN

Authors

  • Meriyanti Ngabito Fakultas Pertanian Kehutanan dan Perikanan
  • Ida Astuti Fakultas Pertanian Kehutanan dan Perikanan
  • Fandy Meyer Fakultas Pertanian Kehutanan dan Perikanan

DOI:

https://doi.org/10.32662/gjfr.v8i2.4055

Keywords:

partisipasi_masyarakat, mangrove, pelestarian_lingkungan, perikanan_berkelanjutan,

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat partisipasi masyarakat dan menganalisis hambatan dalam pelestarian ekosistem mangrove berbasis perikanan berkelanjutan di Desa Bangga, Kecamatan Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo. Ekosistem mangrove di wilayah ini memiliki peran penting sebagai habitat ikan, pelindung pesisir, serta sumber daya ekonomi lokal. Namun, aktivitas manusia seperti penebangan liar dan peternakan tak terkendali menyebabkan degradasi lingkungan yang signifikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 33 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pengetahuan masyarakat tentang mangrove tergolong tinggi (skor rata-rata 2,98), tingkat partisipasi masih tergolong sedang (skor rata-rata 2,17), dengan partisipasi yang lebih tinggi dalam penyebaran informasi dan kesadaran lingkungan, namun rendah dalam keterlibatan diskusi dan kontribusi finansial. Hambatan utama antara lain infrastruktur pendukung yang tidak memadai, keterbatasan ekonomi, dan kurangnya program penyuluhan yang intensif. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta melalui program pendidikan, rehabilitasi mangrove, serta insentif berbasis ekonomi seperti ekowisata berkelanjutan. Keterlibatan aktif masyarakat dalam semua tahap pengelolaan mangrove sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekologi dan meningkatkan kesejahteraan pesisir.

Kata Kunci: partisipasi masyarakat, mangrove, pelestarian lingkungan, perikanan berkelanjutan, Desa Bangga.

References

Antu, Y. R., Sahami, F. M., & Hamzah, S. N. (2015). Keanekaragaman Jenis dan Indeks Nilai Penting Mangrove di Desa. Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 3(1), 11–15.

Hadi Suroso, Abdul Hakim, I. N. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat Dalam Gresik, Perencanaan Pembangunan Di Desa Banjaran Kecamatan Driyorejo Kabupaten. WACANA, Jurnal Sosial Dan Humaniora, 17(1), 7–15. http://www.wacana.ub.ac.id/index.php/wacana/article/view/290

Manginsela, M. P. (2016). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Hutan Mangrove di Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara. 9.

Nanlohy, L. H., & Masniar, M. (2020). Manfaat Ekosistem Mangrove Dalam Meningkatkan Kualitas Lingkungan Masyarakat Pesisir. Abdimas: Papua Journal of Community Service, 2(1), 1–4. https://doi.org/10.33506/pjcs.v2i1.804

Putri. (2023). Peran Pemerintah Dan Perilaku Masyarakat Dalam Menjaga Ekosistem Hutan Mangrove Di Kabupaten Langkat, 2(3), 310–324. https://bnr.bg/post/101787017/bsp-za-balgaria-e-pod-nomer-1-v-buletinata-za-vota-gerb-s-nomer-2-pp-db-s-nomer-12

Tefarani, R., Tri Martuti, N. K., & Ngabekti, S. (2019). Keanekaragaman Spesies Mangrove dan Zonasi di Wilayah Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu Kota Semarang. Life Science, 8(1), 41–53. https://doi.org/10.15294/lifesci.v8i1.29989

Ummah, M. S. (2019b). Statistik potensi Desa Kabupaten Boalemo 2024. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI

Downloads

Published

2025-10-27

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.