PENERAPKAN INOVASI PEMBERDAYAAN YANG TERDAMPAK COVID-19 DAN STUNTING MELALUI METODE PENDEKATAN SHARING PEER GROUP DALAM MENINGKATAN KESEHATAN DAN PEMULIHAN EKONOMI

Authors

  • Herman Hatta Universitas Gorontalo
  • Maesarah Maesarah Universitas Gorontalo
  • Safrudin Tolinggi Universitas Gorontalo
  • Ernikawati Ernikawati Universitas Gorontalo
  • Haerul Haerul Universitas Gorontalo
  • Fania Dalanggo Universitas Gorontalo
  • Repin Igirisa Universitas Gorontalo
  • Sri Ananda Putri H Mahmud Universitas Gorontalo
  • Riska Afrilia Universitas Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.32662/insancita.v5i1.2467

Abstract

Stunting dan covid-19 menjadi permasalahan, karena berhubungan dengan meningkatnya risiko terjadinya kesakitan dan kematian khususnya di negara miskin dan berkembang maupun negara maju. Sebelum pandemi Covid-19 the lancet melaporkan bahwa anak dibawah 5 tahun yang mengalami kurus sebesar 14,3% atau sekitar 47 juta anak. Terhitung mulai tanggal 30 Januari 2022 sebanyak 4.343.185 orang terinfeksi virus corona, 144.303 orang meninggal dunia dan pasien yang telah sembuh sebanyak 4.137.164 orang. Merebaknya pandemi Covid-19 berdampak pada semua kehidupan masyarakat dunia, sehingga membuat roda kehidupan seolah berjalan lamban bahkan bisa dikatakan terhenti. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan pembentukan kader kesehatan teraltih untuk masyarakat yang terdampak covid-19 dan stunting, memberi penyuluhan kesehatan dan pelatihan membuat puding labu kuning subtitusi ikan teri, pemanfaatan lahan pekarangan serta cara pengolahan hasil pertanian untuk olahan jadi produk atau tanaman obat keluarga dalam meningkatan kesadaran kesehatan dan pemulihan ekonomi desa. Pelaksanaan Pengabdian Program Kemitraan Masyarakat meliputi: selama 6 bulan melalui metode pendekatan sharing peer group dalam meningkatan kesehatan dan pemulihan ekonomi dengan memberikan penyuluhan edukasi kesehatan dan cara pemulihan ekonomi desa serta memberikan poster, leaflet gizi, pelatihan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak covid-19, stunting.

 

Kata Kunci : Covid-19, Inovasi, Kesehatan, Stunting

Author Biographies

Herman Hatta, Universitas Gorontalo

Prodi Gizi, Fakultas kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo

Maesarah Maesarah, Universitas Gorontalo

Prodi Gizi, Fakultas kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo

Safrudin Tolinggi, Universitas Gorontalo

Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo

Ernikawati Ernikawati, Universitas Gorontalo

Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Gorontalo

Haerul Haerul, Universitas Gorontalo

Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Gorontalo

Fania Dalanggo, Universitas Gorontalo

Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo

Repin Igirisa, Universitas Gorontalo

Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo

Sri Ananda Putri H Mahmud, Universitas Gorontalo

Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo

Riska Afrilia, Universitas Gorontalo

Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo

References

Apriluana, G. and Fikawati, S. (2018) ‘Analisis Faktor-Faktor Risiko terhadap Kejadian Stunting pada Balita (0-59 Bulan) di Negara Berkembang dan Asia Tenggara’, Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 28(4), pp. 247–256

A Joint Call To Protect the Nutritional Status of the Most Vulnerable Women and Children across Eastern and Southern Africa from the effects of Covid-19 July 22, 2020.

Besila, Q. A., Intan, N., Titiek, M., & Debora, P. (2021). Menunjang Ketahanan Pangan Keluarga Selama Masa Socialization on the Use of Limited Open Space To Reinforce Household Food Security During Covid-19 Pandemic. 02(01), 11–21

Dewi, N. T. and Widari, D. (2018) ‘Hubungan Berat Badan Lahir Rendah dan Penyakit Infeksi dengan Kejadian Stunting pada Baduta di Desa Maron Kidul Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo, Amerta Nutr. pp. 24–33.

Dikes Kabupaten Gorontalo. (2018). Prevalensi Stunting Di Provinsi Gorontalo.

Diwanti, D. P. (2018). ( Pekarangan Rumah ) Dengan Teknik Budidaya Tanaman Sayuran Secara Vertikultur. Jurnal Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, 1(3), 101–107 Covid-19. Jurnal Kependudukan Indonesia, 2902(1907–2902), 69.

Eli Indawati, Yulia Agustina, & Asep Rusman. (2021). Edukasi Gizi Seimbang Bagi Kader Posyandu Pada Masa Pandemi Covid-19 Sebagai Pencegahan Balita Stunting Di Kabupaten Bekasi. Jurnal Antara Abdimas Keperawatan, 4(1), 1–10.

Evi Yunitasari, Riska Hediya Putri, A. D. L. (2020) ‘Faktor Faktor yang Berhubungan Kejadian Stunting Pada Balita 24-36 Bulan di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Gadingrejo Kabupaten Pringsewu’, Wellness and healthy magazine, 2. pp. 309–313.

Hatta, H. Nuryani & Mikkie (2021) ‘Pengetahuan dan Sikap Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Baduta. Gorontalo Journal of Nutrition Dietetic, 1(1), pp. 7–15.

Heriari, N. S. et al. (2013) ‘Dampak Dari Ketidakseimbangan Antara Asupan Sebaliknya Dan Kesalahan Dalam Memilih Bahan Untuk Diterima Secara Menurunkan Kemampuan Produktif Suatu Bangsa Kronis , Berat Badan Lebih Dan Kurang , 392, pp. 0–5.

Hidayani, W. R. (2020) ‘Prosiding Seminar Nasional Kesehatan "Peran Tenaga Kesehatan Dalam Menurunkan Kejadian Stunting’, Jurnal Seminar Nasional, 2(01), pp. 1–8.

Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo. Profil Wilayah Puskesmas Telaga. 2021.

Kinanti, R. (2020) ‘Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Permasalahan Stunting dan Pencegahannya Pendahuluan’, Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), pp. 225–229.

Kusumawati, E., Rahardjo, S. and Sari, H. P. (2013) ‘Model Pengendalian Faktor Risiko Stunting pada Anak Usia di Bawah Tiga Tahun’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(3), pp. 249–256.

Llahi, R. K. (2017) ‘Hubungan Pendapatan Keluarga, Berat Lahir, Dan Panjanjang Lahir Dengan Stunting Balita 24 -59 Bulan Di Bangkalan’, Jurnal Manajemen Kesehatan, 148, pp. 148–162.

Margawati, A. and Astuti, A. M. (2018) ‘Pengetahuan ibu, pola makan dan status gizi pada anak stunting usia 1-5 tahun di Kelurahan Bangetayu, Kecamatan Genuk, Semarang’, Jurnal Gizi Indonesia 6(2), pp. 82–89.

Mitra, M. (2015) ‘Permasalahan Anak Pendek (Stunting) Dan Intervensi Untuk Mencegah Terjadinya Stunting (Suatu Kajian Kepustakaan)’, Jurnal Kesehatan Komunitas, 2(6), pp. 254–261.

Rahayu A, Khairiyati, L. (2014) ‘Risiko Pendidikan Ibu Terhadap Kejadan Stunting’, Penelitian Gizi Makanan. 3.7, pp. 129–136.

Santosa, S., Rohmanugraha, D., Antoro, Y. T., Nurjanah, T. R., Wardani, E., HR, N. J., M., I. L., Hidayah, N., Ermawati, E., Rahman, M. D., & Yusron, M. (2018). Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan Rumah dengan Sistem Vertikultur dari Limbah Plastik Sebagai Upaya Mendukung Indonesia Bebas Sampah dan Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga di Dukuh Baturan Kec. Gantiwarno Kab. Klaten. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 18(2), 127.

Setiawan, E., Machmud, R. and Masrul, M. (2018) ‘Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kecamatan Padang Timur Kota Padang Tahun 2018’, Jurnal Kesehatan Andalas, 7(2), p. 275.

Sari, I. D., Yuniar, Y., Siahaan, S., Riswati, R., & Syaripuddin, M. (2015). Tradisi Masyarakat dalam Penanaman dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat Lekat di Pekarangan. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 5(2), 123–132.

Unicef. 2020. Covid-19 Dan Anak-Anak Di Indonesia. Agenda Tindakan Untuk Mengatasi Tantangan Sosial Ekonomi.

Vibriyanti, D. (2020). Kesehatan Mental Masyarakat: Mengelola Kecemasan Di Tengah Pandemi

Wali, M., Pali, A., & Mbabho, F. (2020). PKM Edukasi Pencegahan Penularan Covid-19 terhadap Siswa Kelas III SD I Turekisa. International Journal of Community Service Learning, 4(4), 367–372.

Wahidah, I., Septiadi, M. A., Rafqie, M. C. A., Fitria, N., Hartono, S., & Athallah, R. (2020). Pandemik Covid-19 : Analisis Perencanaan Pemerintah dan Masyarakat dalam Berbagai Upaya Pencegahan Covid-19. Pandemic : Analysis of Government and Community Planning in Various Prevention Measures. Jurnal Manajemen Dan Oranisasi, 11(3), 179–188.

Winurini, S. (2020). Permasalahan Kesehatan Mental Akibat Pandemi Covid-19. Info Singkat: Kajian Singkat Terhadap Isu Aktual Dan Strategis, 12(15), 13–18.

WHO. 2019. Child Malnutrition. Global health Observatory (GHO) Data.

WHO. 2020. Malnutrition Covid-19 and the Risks to the Nutritional outcomes of Children and Women in Eastern and Southern Africa.

Yosephin, B. (2019). Buku Pegangan Petugas KUA: Sebagai Konser 1000 HPK Dalam Mengedukasi Calon Pengantin Menuju Bengkulu Bebas Stunting (Cetakan Pertama; A. D. Nabila, ed.).Yogyakarta: CV Budi Utama

Downloads

Published

2023-02-28