REVIEWERS GUIDE

1. Pengantar dan Etika Peninjauan (Introduction and Ethical Guidelines)

Sebagai Reviewer untuk INSAN CITA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Anda memegang peran krusial dalam menjaga reputasi ilmiah dan kontribusi praktis dari setiap artikel yang diterbitkan. Proses peninjauan menggunakan sistem Double-Blind Peer Review, di mana identitas penulis dan reviewer dirahasiakan untuk menjamin objektivitas.

Reviewer diharapkan mematuhi etika peninjauan berikut:

  • Kerahasiaan: Naskah yang diterima untuk ditinjau adalah dokumen rahasia. Reviewer tidak boleh mendiskusikan atau membagikan isi naskah kepada pihak lain.

  • Objektivitas: Penilaian harus dilakukan secara jujur, objektif, dan konstruktif, bebas dari bias personal atau institusional.

  • Konflik Kepentingan: Jika Anda mengenali naskah/penulis atau memiliki hubungan profesional/personal yang dapat memengaruhi objektivitas penilaian, segera tolak permintaan meninjau (Decline Review).

  • Ketepatan Waktu: Selesaikan tinjauan dalam batas waktu yang telah ditentukan oleh Editor (standar: 2–3 minggu). Jika membutuhkan perpanjangan waktu, segera komunikasikan dengan Editor.


2. Komponen Evaluasi Naskah (Manuscript Evaluation Criteria)

Saat meninjau artikel pengabdian, fokus penilaian tidak hanya pada aspek teoretis, melainkan pada metodologi implementasi dan dampak nyata bagi mitra. Harap evaluasi naskah berdasarkan poin-poin berikut:

A. Judul, Abstrak, dan Kata Kunci (Title, Abstract, and Keywords)

  • Apakah judul mencerminkan esensi kegiatan pengabdian secara jelas, ringkas, dan tidak multitafsir?

  • Apakah abstrak menggambarkan secara utuh: masalah mitra, tujuan kegiatan, metode pelaksanaan, hasil utama (output), dan dampak/kesimpulan?

  • Apakah kata kunci sudah relevan dan mencerminkan substansi artikel?

B. Pendahuluan dan Analisis Situasi (Introduction and Situation Analysis)

  • Apakah pendahuluan menguraikan profil, kondisi, dan permasalahan konkret yang dihadapi oleh mitra secara spesifik?

  • Apakah ada kesepakatan atau justifikasi mengapa masalah tersebut mendesak untuk diselesaikan melalui program pengabdian?

  • Apakah literatur pendukung atau hasil riset terdahulu (jika ada) telah digunakan untuk memperkuat urgensi pemecahan masalah tersebut?

C. Metode Pelaksanaan (Implementation Methods)

  • Apakah metode yang ditawarkan (misalnya: pelatihan, pendampingan, penerapan teknologi, pembuatan alat, workshop) dijelaskan secara sistematis dan runut?

  • Apakah langkah-langkah penyelesaian masalah mitra digambarkan secara konkret, logis, dan dapat direplikasi (replicable)?

  • Apakah terdapat instrumen evaluasi yang jelas untuk mengukur tingkat keberhasilan program (misalnya: kuesioner pre-test dan post-test, observasi kinerja Mitra, atau uji fungsi alat)?

D. Hasil dan Pembahasan (Results and Discussion)

  • Apakah hasil kegiatan disajikan dengan data yang valid, baik melalui narasi, tabel, grafik, maupun visualisasi (foto aktivitas yang relevan)?

  • Apakah pembahasan menganalisis perubahan kondisi mitra antara sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan secara mendalam?

  • Apakah hasil evaluasi keberhasilan program dibahas secara ilmiah? (Bukan sekadar narasi kronologis acara seremonial).

  • Apakah reviewer melihat adanya hambatan selama pelaksanaan dan bagaimana solusi yang diterapkan di lapangan?

E. Kesimpulan dan Dampak Keberlanjutan (Conclusion and Sustainability)

  • Apakah kesimpulan menjawab tujuan kegiatan pengabdian secara ringkas dan tidak mengulang isi pembahasan?

  • Apakah penulis merumuskan rekomendasi atau rencana tindak lanjut nyata untuk menjamin keberlanjutan dampak (sustainability) bagi mitra setelah program selesai?

F. Referensi dan Tata Bahasa (References and Language)

  • Apakah naskah menggunakan referensi yang mutakhir (minimal 80% dari jurnal ilmiah/prosiding dalam 5–10 tahun terakhir)?

  • Apakah kutipan dalam teks dan daftar pustaka sudah konsisten (disarankan menggunakan Reference Manager seperti Mendeley/Zotero dengan gaya penulisan APA/IEEE)?

  • Apakah bahasa yang digunakan komunikatif, formal, dan bebas dari kesalahan ketik (typo)?


3. Rekomendasi Akhir Reviewer (Reviewer's Recommendation)

Setelah melakukan telaah mendalam, Reviewer diminta memberikan catatan tertulis untuk penulis di kolom yang tersedia (atau mengunggah file naskah yang telah diberi komentar/Reviewer Version) dan memilih salah satu rekomendasi akhir berikut:

  1. Accept Submission: Naskah sangat baik dan dapat langsung diterbitkan tanpa revisi.

  2. Revisions Required: Naskah layak diterbitkan, namun membutuhkan perbaikan kecil (minor) berdasarkan catatan reviewer.

  3. Resubmit for Review: Naskah memerlukan revisi besar (major). Penulis harus memperbaiki naskah secara total dan naskah tersebut wajib ditinjau ulang oleh Reviewer sebelum diputuskan layak terbit.

  4. Decline Submission: Naskah ditolak karena tidak sesuai dengan Focus and Scope jurnal, tidak memiliki basis metodologi ilmiah pengabdian, atau hanya berupa laporan seremonial tanpa evaluasi dampak yang terukur.