Peningkatan Peran Dan Partisipasi Pemuda Dalam Pemberdayaan Masyarakat Dan Pembangunan Daerah Di Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango

Authors

  • Dikson Junus Universitas Gorontalo
  • Atika Marzaman Universitas Gorontalo
  • Suaib Napir Universitas Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.32662/insancita.v1i1.495

Abstract

Berbagai patologi sosial yang akhir-akhir ini kemudian berkembang terkait masalah pengangguran yang umumnya menjangkiti para pemuda, Hal ini tentu saja mengakibatkan pekerjaan besar baru bagi bangsa ini. Mengingat pada saat bersamaan. Isu pemberantasan korupsi yang belum tuntas, dekandensi moral, ilegal logging serta permasalahan bangsa yang lain hampir menyebabkan bangsa kehabisan cara untuk mengatasinya. Kedepan jika permasalahan ini tidak segera diatasi, maka tidak menutup kemungkinan bangsa ini akan mengalami lost generation (kehilangan tongkat estafet kepemimpinan bangsa).

Ancaman ini sudah sepatutnya diperhatikan oleh seluruh elemen bangsa yang dikenal besar dengan sejarahnya, serta kekayaan alam yang melimpah ruah. Agar nantinya bangsa ini dapat menjadi bangsa yang disegani dalam percaturan politik global. Salah satunya ialah dengan merapatkan diri pada Pemuda sebagai aset strategis bangsa, melalui pengambilan kebijakan dan tindakan nyata oleh para stakeholder. Metode yang di gunakan dalam pengabdian ini adalah pendidikan masyarakat. Pendidikan masyarakat dalam hal ini penyuluhan yang bertujuan meningkatkan pemahaman serta kesadaran terhadap masalah yang di hadapi. Kegiatan ini di laksanakan selama 2 (dua) hari di Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango. Dari hasil kegiatan pengabdian ini, di ketahui bahwa peserta mampu menganalisa masalah yang di hadapi dengan metode-metode pemecahan masalah yang di sampaikan oleh pemateri.

 

Kata kunci : Partisipasi pemuda, pemberdayaan masyarakat, pembangunan daerah

References

Bahar, Safroedin dan A.B. Tangdilinting, (Penyunting), Inte¬grasi Nasional: Teori, Masalah dan Strategi, Jakarta: Ghalia Indonesia, 1996.

Budiardjo, Miriam, Partisipasi Dan Partai Politik, Sebuah Bunga Rampai, Jakarta: Gramedia, 1982.

________, Demokrasi Di Indonesia Demokrasi Parlementer dan Demokrasi Pancasila, Jakarta: Gramedia, 1994.

Dahl, Robert A., Dilema Demokrasi Pluralis Antara Otonomi Dan Kontrol, Jakarta: Rajawali Pers, 1985.

Harris, Peter, dan Ben Reilly, (Ed)., Demokrasi dan Konflik Yang Mengakar: Sejumlah Pilihan Untuk Negosiator, Jakarta: Ameepro, 2000.

Harvey, Barbara Silar, Permesta: Pemberontakan Setengah Hati, Jakarta: Grafiti, 1989.

MacAndrews, Colin dan Ichlasul Amal, Hubungan Pusat-Daerah Dalam Pembangunan, Jakarta: Rajawali, 1993.

Sjamsuddin, Nazaruddin, PNI Dan Kepolitikannya, Jakarta: Rajawali, 1984.

_____________, Integrasi Politik Di Indonesia, Jakar¬ta: Gramedia, 1989.

____________, Mengapa Indonesia Harus Menjadi Negara Federasi, Jakarta: UI Press, 2002.

Sudirman, 2014, Laporan Kinerja LP2M, Unhas, Tanpa Penerbit.

Tim Penyusun LP2M, 2015, Pedoman Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Makassar, LP2M Unhas.

Varma, S.P., Teori Politik Modern, Jakarta: Rajawali Pers, Cetakan Kedua, 1990.

Downloads

Published

2019-03-01