IDENTIFIKASI JENIS TANAMAN AGROFORESTRI UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA DI DESA PULAU PAHAWANG

Authors

  • Muhammad Alfatikha Lampung University
  • Susni Herwanti
  • Indra Gumay Febryano
  • Slamet Budi Yuwono

DOI:

https://doi.org/10.32662/gjfr.v3i2.1097

Keywords:

agroforestri, ketahanan pangan, pulau-pulau kecil

Abstract

Agroforestri berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat khususnya di pulau-pulau kecil. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi jenis tanaman agroforestri yang mendukung ketahanan pangan rumah tangga di Pulau Pahawang. Analisis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi lapang dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi jenis tanaman yang ditemukan pada lahan agroforestri terdiri dari 6 jenis sayur-sayuran, 8 jenis buah-buahan, 5 jenis umbi-umbian dan 2 jenis biji-bijian yang termasuk kedalam 18 famili, dimana keberadaannya cukup mampu membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya, sehingga apabila sewaktu-waktu masyarakat tidak mampu membeli kebutuhan diluar karena adanya permasalahan seperti bencana alam, maka keberadaan agroforestri mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

 

Author Biography

Muhammad Alfatikha, Lampung University

Nama : Muhammad Alfatikha

Tempat Tanggal Lahir : Bandar Lampung, 22 November 1998

Anak Kedua dari 4 Bersaudara

Menempuh Pendidikan di S1 Kehutanan Universitas Lampung

References

Ajayi, O. C., Akinnifesi, F., Sileshi, G., Chakeredza, S., dan Matakala, P. 2007. Economic framework for integrating environmental stewardship into food security strategies in low-income countries: Case of agroforestry in Southern African Region. Journal of Environmental Science and Technology. 1(1): 59-67.

Anderson, J. R. 2018. Concepts of stability in food security. Journal Global Food Securityr. 1(1): 1-8.

Arikunto, S. 2013. Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi). Rineka Cipta. Jakarta.

Badan Pusat Statistik. 2015. Jumlah Kunjungan Wisatawan Pulau Pahawang 2015. Buku. BPS Lampung. Lampung.

Bureau, J. C., dan Johan, S. 2017. Europe policies and global food security. Journal Global Food Security. 16(1): 106-115.

Dewi, I. N., Awang, S. A., Andayani, W., dan Suryanto, P. 2018. Karakteristik petani dan kontribusi Hutan Kemasyarakatan (HKm) terhadap pendapatan petani di Kulon Progo. Jurnal Ilmu Kehutanan. 12(1): 86-98.

Febryano, I, G., Salampessy, M. L., Ichsan, A. C,. Asmarahman, C., dan Riba’i. 2014. Analisis finansial pola penggunaan lahan magrove. Jurnal Hutan Tropis. 2(3): 239-248.

Jacobi, J. 2016. Agroforestry in Bolivia: opportunities and challenges in the context of food security and food sovereignty. Journal Environmental Conservation. 43(4): 307–316.

Lipton, M., dan Yashar, L. 2016. Food security farmland acces ethics and land reform. Journal Global Food Security. 12(1): 59-66.

Mayrowani, H dan Ashari. 2011. Pengembangan agroforestri untuk mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan petani sekitar hutan. Jurnal Agro Ekonomi. 29 (2): 83-96.

Mardani, A., Purwanti, F., dan Rudiyanti, S. 2017. Strategi pengembangan ekowisata berbasis masyarakat di Pulau Pahawang Propinsi Lampung. Jurnal Maquares. 6(1): 1-9.

Mishra, Reeta., dan Yagya, D. 2017. Challenges and Strategies for Livelihood Security in Agroforestry. Buku. RVSKVV-Kristhi. India.

Mulyana, L., Febryano, I. G., Safe’i, R., dan Banuwa, I. S. 2017. Performa pengelolaan agroforestri di wilayah kesatuan pengelolaan hutan lindung Rajabasa. Jurnal Hutan Tropis. 5(2): 127-133.

Nandini, R. 2018. Analisis keuntungan usaha tani agroforestri kemiri, coklat, kopi dan pisang di Hutan Kemasyarakatan (HKm) Sesaot, Lombok Barat. Jurnal Penelitian Kehutanan Faloak. 2(1): 1-12.

Noordwijk, M. V., Hoang, M. H., dan Neufeldt, H. 2011. How trees and people can co-adapt to climate change reducing vulnerability in multifunctional landscapes. Buku. World Agroforestry Centre, United Nations Gigiri.

Rajaguguk, C. P., Febryano, I. G., dan Herwanti, S. 2018. Perubahan komposisi jenis tanaman dan pola tanam pada pengelolaan agroforestri damar. Jurnal Sylva Lestari. 6(3): 18-27.

Rizani. 2007. Forest and Human; Persuing Forest Management by People. KARSA. Buku. Yogyakarta.

Salampessy, M. L., Bone, I., dan Febryano, I. G. 2012. Performansi Dusung Pala sebagai salah satu agroforestri tradisional di Maluku. Jurnal Tengkawang. 2(2): 55-65.

Sibuea, S. M., Kardhinata, E. H., dan Ilyas, S. 2014. Identifikasi dan inventarisasi jenis tanaman umbi-umbian yang berpotensi sebagai sumber karbohidrat alternatif di Kabupaten Serdang Bedagai. Jurnal Online Agroekoteknologi. (2)4: 1408-1418.

Sodikin, H. 2011. Pertumbuhan Acropora Digitate pada Transplantasi Karang di Pantai Teluk Limau Sungailiat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Skripsi. Fakultas Perikanan Universitas Bangka Belitung. Bangka Belitung.

Sumedi dan Djauhari, A. 2014. Reformasi Kebijakan Desentralisasi Sektor Pertanian. Buku. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor.

Wanderi., Qurniati, R., dan Kaskoyo, H. 2019. Kontribusi tanaman agroforestri terhadap pendapatan dan kesejahteraan petani. Jurnal Sylva Lestari. 7(1): 118-127.

Yoman, Y., Pangemanan, E. F. S., dan Ratag, S. P. 2018. Keragaman jenis tanaman pada sistem agroforestri pekarangan di Desa Warembunga. Jurnal Cocos.1(2): 1-9.

Downloads

Published

2020-10-15

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.